<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemkab Blitar Alokasikan Dana Rp2,14 Miliar untuk Tanggulangi Corona</title><description>Dana penanggulangan virus corona atau Covid-19 itu berasal dari APBD Blitar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/24/519/2188118/pemkab-blitar-alokasikan-dana-rp2-14-miliar-untuk-tanggulangi-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/24/519/2188118/pemkab-blitar-alokasikan-dana-rp2-14-miliar-untuk-tanggulangi-corona"/><item><title>Pemkab Blitar Alokasikan Dana Rp2,14 Miliar untuk Tanggulangi Corona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/24/519/2188118/pemkab-blitar-alokasikan-dana-rp2-14-miliar-untuk-tanggulangi-corona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/24/519/2188118/pemkab-blitar-alokasikan-dana-rp2-14-miliar-untuk-tanggulangi-corona</guid><pubDate>Selasa 24 Maret 2020 12:05 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/24/519/2188118/pemkab-blitar-alokasikan-dana-rp2-14-miliar-untuk-tanggulangi-corona-dU7sBzZ3xg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bupati Blitar Rijanto (tengah) memberi keterangan pers (Okezone.com/Avirista)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/24/519/2188118/pemkab-blitar-alokasikan-dana-rp2-14-miliar-untuk-tanggulangi-corona-dU7sBzZ3xg.jpg</image><title>Bupati Blitar Rijanto (tengah) memberi keterangan pers (Okezone.com/Avirista)</title></images><description>BLITAR &amp;ndash; Pemkab Blitar mengalokasikan dana Rp2,14 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 untuk menanggulangi virus corona atau Covid-19. Rinciannya dari dana tidak terduga Rp1,520 miliar dan dana di Dinas Kesehatan Rp620 juta.

&quot;Dana itu diambil dari pembiayaan tidak terduga di APBD. Dana itu digunakan pembelian disinfektan, alat penyemprot, operasional dan APD (Alat Pelindung Diri),&quot; kata Bupati Blitar Rijanto dalam konferensi pers di Blitar, Jawa Timur, Selasa (24/3/2020).

Pemkab Blitar juga mengalokasikan dana bagi hasil cukai hasil tembakau sebesar Rp5 miliar untuk layanan kesehatan dan keperluan perawatan inap pasien Covid-19.
&amp;nbsp;
Pemkab Blitar telah meminta sejumlah rumah sakit siap menjadi rujukan pasien yang terinfeksi Covid-19.

Rijanto menjelaskan ada tujuh rumah sakit yang dijadikan rujukan lanjutan dengan total 38 ruangan isolasi. Dari rumah sakit tersebut di antaranya RSUD Ngudi Waluyo dengan 25 ruangan isolasi dan RSU Medika Utama dengan empat ruangan isolasi.

&quot;Total ruang isolasi 38 dengan 714 tenaga dokter dan perawat yang ada di Kabupaten Blitar,&quot; kata Rijanto.

Saat ini ada seorang warga Blitar positif corona. Pasien perempuan tersebut kini dirawat di ruang isolasi RSUD Pare, Kediri dan kondisinya dilaporkan stabil.

</description><content:encoded>BLITAR &amp;ndash; Pemkab Blitar mengalokasikan dana Rp2,14 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 untuk menanggulangi virus corona atau Covid-19. Rinciannya dari dana tidak terduga Rp1,520 miliar dan dana di Dinas Kesehatan Rp620 juta.

&quot;Dana itu diambil dari pembiayaan tidak terduga di APBD. Dana itu digunakan pembelian disinfektan, alat penyemprot, operasional dan APD (Alat Pelindung Diri),&quot; kata Bupati Blitar Rijanto dalam konferensi pers di Blitar, Jawa Timur, Selasa (24/3/2020).

Pemkab Blitar juga mengalokasikan dana bagi hasil cukai hasil tembakau sebesar Rp5 miliar untuk layanan kesehatan dan keperluan perawatan inap pasien Covid-19.
&amp;nbsp;
Pemkab Blitar telah meminta sejumlah rumah sakit siap menjadi rujukan pasien yang terinfeksi Covid-19.

Rijanto menjelaskan ada tujuh rumah sakit yang dijadikan rujukan lanjutan dengan total 38 ruangan isolasi. Dari rumah sakit tersebut di antaranya RSUD Ngudi Waluyo dengan 25 ruangan isolasi dan RSU Medika Utama dengan empat ruangan isolasi.

&quot;Total ruang isolasi 38 dengan 714 tenaga dokter dan perawat yang ada di Kabupaten Blitar,&quot; kata Rijanto.

Saat ini ada seorang warga Blitar positif corona. Pasien perempuan tersebut kini dirawat di ruang isolasi RSUD Pare, Kediri dan kondisinya dilaporkan stabil.

</content:encoded></item></channel></rss>
