<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>743 Orang Meninggal karena Virus Corona Dalam Sehari di Italia</title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/25/18/2188674/743-orang-meninggal-karena-virus-corona-dalam-sehari-di-italia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/25/18/2188674/743-orang-meninggal-karena-virus-corona-dalam-sehari-di-italia"/><item><title>743 Orang Meninggal karena Virus Corona Dalam Sehari di Italia</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/25/18/2188674/743-orang-meninggal-karena-virus-corona-dalam-sehari-di-italia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/25/18/2188674/743-orang-meninggal-karena-virus-corona-dalam-sehari-di-italia</guid><pubDate>Rabu 25 Maret 2020 09:59 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/25/18/2188674/743-orang-meninggal-karena-virus-corona-dalam-sehari-di-italia-XlpPxrep55.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Partikel virus korona atau Covid-19. (Foto/WebMD)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/25/18/2188674/743-orang-meninggal-karena-virus-corona-dalam-sehari-di-italia-XlpPxrep55.jpg</image><title>Partikel virus korona atau Covid-19. (Foto/WebMD)</title></images><description>ROMA - Kepala Perlindungan Sipil Italia, Angelo Borrelli, pada Selasa, 24 Maret mengatakan korban meninggal akibat COVID-19 telah meningkat 743 orang menjadi 6.820.
Ia mengatakan ada tambahan 3.612 kasus sejak pengumuman terakhirnya, sehingga jumlah total orang yang terinfeksi saat ini di atas 54.000.
Baca juga:&amp;nbsp;Faktor-Faktor Penyebab Kematian Virus Corona di Italia Terbanyak Melewati China
Baca juga:&amp;nbsp;Sejumlah Lansia di Italia Merasa Lebih Takut Kesepian daripada Corona

Karena tingginya jumlah penderita, sistem layanan kesehatan Italia kewalahan dan tekanan meningkat terhadap rumah sakit di bagian utara negara itu yang paling parah terimbas.
Di banyak tempat, peti mati untuk orang yang meninggal menumpuk, menunggu kremasi dan penguburan.
Sebagian besar pasien yang terkena virus corona hanya mengalami gejala ringan dan sembuh setelah sekitar dua minggu, namun virus ini sangat menular dan bisa menyebar dari orang-orang yang tidak menunjukkan gejala nyata.
</description><content:encoded>ROMA - Kepala Perlindungan Sipil Italia, Angelo Borrelli, pada Selasa, 24 Maret mengatakan korban meninggal akibat COVID-19 telah meningkat 743 orang menjadi 6.820.
Ia mengatakan ada tambahan 3.612 kasus sejak pengumuman terakhirnya, sehingga jumlah total orang yang terinfeksi saat ini di atas 54.000.
Baca juga:&amp;nbsp;Faktor-Faktor Penyebab Kematian Virus Corona di Italia Terbanyak Melewati China
Baca juga:&amp;nbsp;Sejumlah Lansia di Italia Merasa Lebih Takut Kesepian daripada Corona

Karena tingginya jumlah penderita, sistem layanan kesehatan Italia kewalahan dan tekanan meningkat terhadap rumah sakit di bagian utara negara itu yang paling parah terimbas.
Di banyak tempat, peti mati untuk orang yang meninggal menumpuk, menunggu kremasi dan penguburan.
Sebagian besar pasien yang terkena virus corona hanya mengalami gejala ringan dan sembuh setelah sekitar dua minggu, namun virus ini sangat menular dan bisa menyebar dari orang-orang yang tidak menunjukkan gejala nyata.
</content:encoded></item></channel></rss>
