<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pandemi Corona, Penumpang KRL Anjlok 70 Persen</title><description>Penurunan penumpang KRL mencapai 70 persen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/25/338/2188746/pandemi-corona-penumpang-krl-anjlok-70-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/25/338/2188746/pandemi-corona-penumpang-krl-anjlok-70-persen"/><item><title>Pandemi Corona, Penumpang KRL Anjlok 70 Persen</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/25/338/2188746/pandemi-corona-penumpang-krl-anjlok-70-persen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/25/338/2188746/pandemi-corona-penumpang-krl-anjlok-70-persen</guid><pubDate>Rabu 25 Maret 2020 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/25/338/2188746/pandemi-corona-penumpang-krl-anjlok-70-persen-ZSwBA1lYrx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/25/338/2188746/pandemi-corona-penumpang-krl-anjlok-70-persen-ZSwBA1lYrx.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Dampak Pandemi Wabah Virus Corona pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. Penurunan penumpang mencapai 70 persen.

&quot;Dari yang biasanya mencapai 900 ribu hingga 1,1 juta pengguna setiap harinya di waktu normal, menjadi sekitar 300 ribu pengguna per hari,&quot; kata VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba kepada Okezone, Rabu (25/3/2020).

Anne mengungkapkan pada Senin 23 Maret kemarin volume tercatat 341.252 pengguna, sementara pada Selasa 24 Maret kemarin hanya 292.825 pengguna.

Meski demikian, pihaknya terus mengambil langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di KRL Commuter Line. Seperti menambah jumlah wastafel di stasiun dengan memasang unit tambahan selain dari yang tersedia di toilet seluruh stasiun.



&quot;Penambahan wastafel di luar toilet ini hadir agar pengguna dapat lebih mudah untuk mencuci tangannya saat hendak menggunakan kereta maupun setelah turun dari kereta,&quot; ujarnyam

Kemudian, PT KCI juga menyediakan bilik disinfektan di Stasiun Sudirman. Dimana para pengguna yang memerlukan dapat melewati bilik ini saat hendak masuk maupun keluar stasiun.

&quot;Bilik ini juga akan dipasang pada sejumlah stasiun lainnya bekerja sama dengan berbagai pihak,&quot; ujarnya.

Sementara itu, PT KCI juga upaya physical distancing atau menjaga jarak antar pengguna di dalam KRL juga terus ditingkatkan.

&quot;PT KCI mengimbau agar para pengguna mengisi bangku tempat duduk panjang di dalam KRL yang berkapasitas tujuh orang cukup dengan maksimum empat orang. Sementara untuk tempat duduk prioritas sebaiknya diisi paling banyak dua orang tiap tempat duduk,&quot; ungkapnya.

&quot;Para pengguna yang berdiri juga akan diarahkan untuk berjarak dan tidak berhadapan satu sama lain,&quot; tutupnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Dampak Pandemi Wabah Virus Corona pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. Penurunan penumpang mencapai 70 persen.

&quot;Dari yang biasanya mencapai 900 ribu hingga 1,1 juta pengguna setiap harinya di waktu normal, menjadi sekitar 300 ribu pengguna per hari,&quot; kata VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba kepada Okezone, Rabu (25/3/2020).

Anne mengungkapkan pada Senin 23 Maret kemarin volume tercatat 341.252 pengguna, sementara pada Selasa 24 Maret kemarin hanya 292.825 pengguna.

Meski demikian, pihaknya terus mengambil langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di KRL Commuter Line. Seperti menambah jumlah wastafel di stasiun dengan memasang unit tambahan selain dari yang tersedia di toilet seluruh stasiun.



&quot;Penambahan wastafel di luar toilet ini hadir agar pengguna dapat lebih mudah untuk mencuci tangannya saat hendak menggunakan kereta maupun setelah turun dari kereta,&quot; ujarnyam

Kemudian, PT KCI juga menyediakan bilik disinfektan di Stasiun Sudirman. Dimana para pengguna yang memerlukan dapat melewati bilik ini saat hendak masuk maupun keluar stasiun.

&quot;Bilik ini juga akan dipasang pada sejumlah stasiun lainnya bekerja sama dengan berbagai pihak,&quot; ujarnya.

Sementara itu, PT KCI juga upaya physical distancing atau menjaga jarak antar pengguna di dalam KRL juga terus ditingkatkan.

&quot;PT KCI mengimbau agar para pengguna mengisi bangku tempat duduk panjang di dalam KRL yang berkapasitas tujuh orang cukup dengan maksimum empat orang. Sementara untuk tempat duduk prioritas sebaiknya diisi paling banyak dua orang tiap tempat duduk,&quot; ungkapnya.

&quot;Para pengguna yang berdiri juga akan diarahkan untuk berjarak dan tidak berhadapan satu sama lain,&quot; tutupnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
