<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sekwan Muarojambi Meninggal Dunia, Ini Pernyataan Gugus Tugas Covid-19</title><description>Dedi Susilo meninggal dunia di Rumah Sakit Abdul Manap, Kota Jambi, Rabu (25/3/2020) dini hari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/25/340/2188832/sekwan-muarojambi-meninggal-dunia-ini-pernyataan-gugus-tugas-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/25/340/2188832/sekwan-muarojambi-meninggal-dunia-ini-pernyataan-gugus-tugas-covid-19"/><item><title>Sekwan Muarojambi Meninggal Dunia, Ini Pernyataan Gugus Tugas Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/25/340/2188832/sekwan-muarojambi-meninggal-dunia-ini-pernyataan-gugus-tugas-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/25/340/2188832/sekwan-muarojambi-meninggal-dunia-ini-pernyataan-gugus-tugas-covid-19</guid><pubDate>Rabu 25 Maret 2020 15:11 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/25/340/2188832/sekwan-muarojambi-meninggal-dunia-ini-pernyataan-gugus-tugas-covid-19-E9mA8WHAx9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/25/340/2188832/sekwan-muarojambi-meninggal-dunia-ini-pernyataan-gugus-tugas-covid-19-E9mA8WHAx9.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAMBI &amp;ndash; DPRD Kabupaten Muarojambi, Jambi berduka. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Muarojambi, Dedi Susilo meninggal dunia di Rumah&amp;nbsp;Sakit Abdul Manap, Kota Jambi, Rabu&amp;nbsp;(25/3/2020) dini hari. Padahal, dia masih sempat ke kantor untuk bekerja pada Senin.&amp;nbsp;
Almarhum berstatus orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (Covid-19). Pasalnya,&amp;nbsp;yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dari Pulau Jawa beberapa waktu lalu.
Juru bicara tim gugus penanganan Covid-19 Jambi, Johansyah membenarkan, seorang pasien yang meninggal masuk dalam kategori ODP.

&quot;Bahwa malam tadi (Selasa malam) pukul 23.30 WIB pihak Rumah Sakit Abdul Manap mengirimkan WA Kadinkes Provinsi Jambi bahwa ada pasien laki-laki umur 53 tahun dalam kategori orang dalam pemantauan,&quot; ungkapnya, Rabu (25/3/2020).
Selanjutnya, dia menambahkan, surat yang dikeluarkan RS Abdul Manap pukul 01.01 WIB, menyebutkan bahwa pasien didiagnosa gagal jantung dan gagal pernapasan, penurunan kesadaran mengarah ke stroke.
&quot;Bahwa almarhum di atas belum dilakukan uji swab, maka belum bisa kita katagorikan positif virus corona,&quot; tegas Johansyah.
Diakuinya, sebelum dibawa ke rumah sakit, almarhum memiliki riwayat perjalanan dari Pulau Jawa. Dari itu, semua yang pernah kontak dengan almarhum diharapkan menguji kesehatanya.
&quot;infonya berpergian ke Yogyakarta dan Tegal, maka orang-orang yang pernah ada kontak dalam 14 hari ke belakang, diharapkan dilaksanakan tes kesehatan,&quot; harap Johansyah.</description><content:encoded>JAMBI &amp;ndash; DPRD Kabupaten Muarojambi, Jambi berduka. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Muarojambi, Dedi Susilo meninggal dunia di Rumah&amp;nbsp;Sakit Abdul Manap, Kota Jambi, Rabu&amp;nbsp;(25/3/2020) dini hari. Padahal, dia masih sempat ke kantor untuk bekerja pada Senin.&amp;nbsp;
Almarhum berstatus orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (Covid-19). Pasalnya,&amp;nbsp;yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dari Pulau Jawa beberapa waktu lalu.
Juru bicara tim gugus penanganan Covid-19 Jambi, Johansyah membenarkan, seorang pasien yang meninggal masuk dalam kategori ODP.

&quot;Bahwa malam tadi (Selasa malam) pukul 23.30 WIB pihak Rumah Sakit Abdul Manap mengirimkan WA Kadinkes Provinsi Jambi bahwa ada pasien laki-laki umur 53 tahun dalam kategori orang dalam pemantauan,&quot; ungkapnya, Rabu (25/3/2020).
Selanjutnya, dia menambahkan, surat yang dikeluarkan RS Abdul Manap pukul 01.01 WIB, menyebutkan bahwa pasien didiagnosa gagal jantung dan gagal pernapasan, penurunan kesadaran mengarah ke stroke.
&quot;Bahwa almarhum di atas belum dilakukan uji swab, maka belum bisa kita katagorikan positif virus corona,&quot; tegas Johansyah.
Diakuinya, sebelum dibawa ke rumah sakit, almarhum memiliki riwayat perjalanan dari Pulau Jawa. Dari itu, semua yang pernah kontak dengan almarhum diharapkan menguji kesehatanya.
&quot;infonya berpergian ke Yogyakarta dan Tegal, maka orang-orang yang pernah ada kontak dalam 14 hari ke belakang, diharapkan dilaksanakan tes kesehatan,&quot; harap Johansyah.</content:encoded></item></channel></rss>
