<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemimpin Oposisi Mali Dilaporkan Diculik Kelompok ISIS</title><description>Total sebanyak 11 orang anggota partai oposisi Mali ikut dalam rombongan perjalanan yang hilang kontak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/26/18/2189491/pemimpin-oposisi-mali-dilaporkan-diculik-kelompok-isis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/26/18/2189491/pemimpin-oposisi-mali-dilaporkan-diculik-kelompok-isis"/><item><title>Pemimpin Oposisi Mali Dilaporkan Diculik Kelompok ISIS</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/26/18/2189491/pemimpin-oposisi-mali-dilaporkan-diculik-kelompok-isis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/26/18/2189491/pemimpin-oposisi-mali-dilaporkan-diculik-kelompok-isis</guid><pubDate>Kamis 26 Maret 2020 18:42 WIB</pubDate><dc:creator>Medikantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/26/18/2189491/pemimpin-oposisi-mali-dilaporkan-diculik-kelompok-isis-2Zw0pfJLkw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemimpin oposisi Mali, Soumaila Cisse (Foto: Wikimedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/26/18/2189491/pemimpin-oposisi-mali-dilaporkan-diculik-kelompok-isis-2Zw0pfJLkw.jpg</image><title>Pemimpin oposisi Mali, Soumaila Cisse (Foto: Wikimedia)</title></images><description>BAMAKO - Pemimpin kubu oposisi Mali, Partai Kesatuan Republik dan Demokrasi (URD), dikabarkan hilang dalam masa kampanye pada Kamis (26/3/2020). Pemimpin URD, Soumaila Cisse, sedianya akan menghadiri sebuah acara pada Rabu, 25 Maret di wilayah Koumaira sebelum dinyatakan hilang kontak.

&quot;Hingga saat ini kami belum menerima kabar dari yang bersangkutan maupun anggota rombongan lain,&quot; kata Wakil Presiden URD, Madani Traore, melansir Reuters.

Partai itu jug sudah membentuk komite krisis serta meminta pertolongan pemerintah maupun pasukan perdamaian PBB.

URD sudah melaporkan hilangnya rombongan petinggi partainya itu sebagai kasus penculikan, walaupun tidak memberi keterangan lebih lanjut.

Total sebanyak 11 orang anggota partai, bersama Cisse, ikut dalam rombongan perjalanan kampanye tersebut.

Wilayah Koumaira yang berada sebelah utara kota Timbuktu, diketahui menjadi lokasi rawan gangguan keamanan dalam beberapa waktu terakhir. Penyebabnya adalah serangan bersenjata kepada warga sipil maupun pasukan militer, oleh kelompok simpatisan Al Qaeda dan ISIS.

Insiden dugaan penculikan Cisse muncul jelang pemilihan legislatif pada akhir pekan ini, yang berlanjut di tengah potensi penularan virus corona (COVID-19).

Pemilihan umum tingkat legislatif ini sudah mundur dari jadwal seharusnya pada 2018 lalu, karena alasan keamanan.</description><content:encoded>BAMAKO - Pemimpin kubu oposisi Mali, Partai Kesatuan Republik dan Demokrasi (URD), dikabarkan hilang dalam masa kampanye pada Kamis (26/3/2020). Pemimpin URD, Soumaila Cisse, sedianya akan menghadiri sebuah acara pada Rabu, 25 Maret di wilayah Koumaira sebelum dinyatakan hilang kontak.

&quot;Hingga saat ini kami belum menerima kabar dari yang bersangkutan maupun anggota rombongan lain,&quot; kata Wakil Presiden URD, Madani Traore, melansir Reuters.

Partai itu jug sudah membentuk komite krisis serta meminta pertolongan pemerintah maupun pasukan perdamaian PBB.

URD sudah melaporkan hilangnya rombongan petinggi partainya itu sebagai kasus penculikan, walaupun tidak memberi keterangan lebih lanjut.

Total sebanyak 11 orang anggota partai, bersama Cisse, ikut dalam rombongan perjalanan kampanye tersebut.

Wilayah Koumaira yang berada sebelah utara kota Timbuktu, diketahui menjadi lokasi rawan gangguan keamanan dalam beberapa waktu terakhir. Penyebabnya adalah serangan bersenjata kepada warga sipil maupun pasukan militer, oleh kelompok simpatisan Al Qaeda dan ISIS.

Insiden dugaan penculikan Cisse muncul jelang pemilihan legislatif pada akhir pekan ini, yang berlanjut di tengah potensi penularan virus corona (COVID-19).

Pemilihan umum tingkat legislatif ini sudah mundur dari jadwal seharusnya pada 2018 lalu, karena alasan keamanan.</content:encoded></item></channel></rss>
