<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ikut Rapid Test Corona di Semarang Harus Daftar via Online</title><description>Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang segera menggelar rapid test untuk masyarakat umum guna menanggulangi penyebaran Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/26/512/2189438/ikut-rapid-test-corona-di-semarang-harus-daftar-via-online</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/26/512/2189438/ikut-rapid-test-corona-di-semarang-harus-daftar-via-online"/><item><title>Ikut Rapid Test Corona di Semarang Harus Daftar via Online</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/26/512/2189438/ikut-rapid-test-corona-di-semarang-harus-daftar-via-online</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/26/512/2189438/ikut-rapid-test-corona-di-semarang-harus-daftar-via-online</guid><pubDate>Kamis 26 Maret 2020 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/26/512/2189438/ikut-rapid-test-corona-di-semarang-harus-daftar-via-online-x65MMK9lNV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/26/512/2189438/ikut-rapid-test-corona-di-semarang-harus-daftar-via-online-x65MMK9lNV.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang segera menggelar rapid test untuk masyarakat umum guna menanggulangi penyebaran Covid-19. Mekanisme pendaftaran rapid test akan dilakukan secara online melalui website milik Pemerintah Kota Semarang.

Dalam website tersebut berisi sejumlah pertanyaan untuk memperhitungkan urgensi pengecekan. Di antaranya kondisi kesehatan yang dirasakan, suhu tubuh, hubungan kontak dengan pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit, dan lainnya.

&quot;Untuk yang ada di Dinas Kesehatan Kota Semarang belum dimulai, nanti prioritasnya untuk PDP, ODP, dan tenaga kesehatan yang terkait dengan penangan Covid-19,&quot; tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, Rabu 25 Maret 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;27 Provinsi Terjangkit Virus Corona, Berikut Sebarannya&amp;nbsp;
Dia mengatakan, pihak-pihak yang akan dilakukan rapid test corona akan mengacu pada tracing atau penelusuran kontak. &quot;Nanti mekanismenya siapa saja yang akan dilakukan pengecekan sesuai tracing Dinas Kesehatan Kota Semarang,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati, menambahkan, rapid test corona tidak dilakukan pada semua warga. Namun, hanya kepada orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP), serta petugas medis yang merawat pasien.

&amp;ldquo;Nanti (mendaftar) secara online. Jadi, pasien atau keluarga siapa saja akan bisa mengakses ke kami secara online. Kemudian, dari hal tersebut akan ada pertanyaan-pertanyaan nanti akan ada mengarah apakah ini memang bisa dilakukan rapid test apa tidak,&amp;rdquo; ungkapnya.

&amp;ldquo;Karena untuk rapid test tidak semua masyarakat kita lakukan rapid test, tapi yang mengarah kepada ODP kemudian kontak erat, kemudian PDP yang ada di rumah sakit,&amp;rdquo; ujarnya.
</description><content:encoded>SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang segera menggelar rapid test untuk masyarakat umum guna menanggulangi penyebaran Covid-19. Mekanisme pendaftaran rapid test akan dilakukan secara online melalui website milik Pemerintah Kota Semarang.

Dalam website tersebut berisi sejumlah pertanyaan untuk memperhitungkan urgensi pengecekan. Di antaranya kondisi kesehatan yang dirasakan, suhu tubuh, hubungan kontak dengan pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit, dan lainnya.

&quot;Untuk yang ada di Dinas Kesehatan Kota Semarang belum dimulai, nanti prioritasnya untuk PDP, ODP, dan tenaga kesehatan yang terkait dengan penangan Covid-19,&quot; tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, Rabu 25 Maret 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;27 Provinsi Terjangkit Virus Corona, Berikut Sebarannya&amp;nbsp;
Dia mengatakan, pihak-pihak yang akan dilakukan rapid test corona akan mengacu pada tracing atau penelusuran kontak. &quot;Nanti mekanismenya siapa saja yang akan dilakukan pengecekan sesuai tracing Dinas Kesehatan Kota Semarang,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati, menambahkan, rapid test corona tidak dilakukan pada semua warga. Namun, hanya kepada orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP), serta petugas medis yang merawat pasien.

&amp;ldquo;Nanti (mendaftar) secara online. Jadi, pasien atau keluarga siapa saja akan bisa mengakses ke kami secara online. Kemudian, dari hal tersebut akan ada pertanyaan-pertanyaan nanti akan ada mengarah apakah ini memang bisa dilakukan rapid test apa tidak,&amp;rdquo; ungkapnya.

&amp;ldquo;Karena untuk rapid test tidak semua masyarakat kita lakukan rapid test, tapi yang mengarah kepada ODP kemudian kontak erat, kemudian PDP yang ada di rumah sakit,&amp;rdquo; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
