<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Atasi Wabah Virus Corona, Gubernur Anies: Perlu Langkah-langkah Ekstrim   </title><description>Menghadapi Pandemi Virus Corona yang mewabah hampir 160 negara termasuk Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/28/338/2190385/atasi-wabah-virus-corona-gubernur-anies-perlu-langkah-langkah-ekstrim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/28/338/2190385/atasi-wabah-virus-corona-gubernur-anies-perlu-langkah-langkah-ekstrim"/><item><title> Atasi Wabah Virus Corona, Gubernur Anies: Perlu Langkah-langkah Ekstrim   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/28/338/2190385/atasi-wabah-virus-corona-gubernur-anies-perlu-langkah-langkah-ekstrim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/28/338/2190385/atasi-wabah-virus-corona-gubernur-anies-perlu-langkah-langkah-ekstrim</guid><pubDate>Sabtu 28 Maret 2020 14:31 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/28/338/2190385/atasi-wabah-virus-corona-gubernur-anies-perlu-langkah-langkah-ekstrim-ymmwu8nQvB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/28/338/2190385/atasi-wabah-virus-corona-gubernur-anies-perlu-langkah-langkah-ekstrim-ymmwu8nQvB.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (foto: Okezone.com)</title></images><description>
JAKARTA - Menghadapi Pandemi Virus Corona yang mewabah hampir 160 negara termasuk Indonesia. Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan melakukan telekonferensi bersama 44 walikota atau pemimpin kota dari 31 negara dalam jaringan C40 Cities.

Dalam telekonferensi tersebut, Anies mengemukan agar virus Corona tidak berkembang pesat lebih parah lagi, dibutuhkan langkah-langkah ekstrim yang harus dilakukan.

&quot;Kota-kota telah menjadi episenter dari krisis ini dan untuk menghentikan penyebaran virus Corona, perlu tindakan ekstrim yang belum pernah kita lakukan sebelumnya, bersama-sama di seluruh dunia,&quot; katanya dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2020).

Selain itu pertukaran informasi dalam menangani Covid -19 sangat dibutuhkan, sehingga satu sama lain dapat belajar dari pengalaman kota atau negara lain dalam menghadapi virus tersebut.

&quot;Karenanya penting untuk saling bertukar pengalaman dengan kota-negara lain, terutama mereka yang sudah lebih dulu mengalami krisis Covid-19. Belajar dari pengalaman mereka untuk menyelamatkan warga dan melindungi kesejahteraannya selama pandemi Covid-19,&quot; lanjutnya.

Oleh karena itu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu. Sangat berharap kerjasama para pemimpin kota dunia untuk melawan Pandemi Virus Corona.

&quot;Dari Jakarta kami sampaikan kondisi terakhir di Jakarta, hal-hal yang sudah dilakukan, tantangan yang dihadapi. Kami berharap pemerintah kota-kota dunia ini bisa terus saling bertukar informasi dan praktik baik dengan cepat. InsyaAllah, bersama-sama kita akan segera melewati ujian ini, lebih kuat dari sebelumnya,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menghadapi Pandemi Virus Corona yang mewabah hampir 160 negara termasuk Indonesia. Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan melakukan telekonferensi bersama 44 walikota atau pemimpin kota dari 31 negara dalam jaringan C40 Cities.

Dalam telekonferensi tersebut, Anies mengemukan agar virus Corona tidak berkembang pesat lebih parah lagi, dibutuhkan langkah-langkah ekstrim yang harus dilakukan.

&quot;Kota-kota telah menjadi episenter dari krisis ini dan untuk menghentikan penyebaran virus Corona, perlu tindakan ekstrim yang belum pernah kita lakukan sebelumnya, bersama-sama di seluruh dunia,&quot; katanya dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2020).

Selain itu pertukaran informasi dalam menangani Covid -19 sangat dibutuhkan, sehingga satu sama lain dapat belajar dari pengalaman kota atau negara lain dalam menghadapi virus tersebut.

&quot;Karenanya penting untuk saling bertukar pengalaman dengan kota-negara lain, terutama mereka yang sudah lebih dulu mengalami krisis Covid-19. Belajar dari pengalaman mereka untuk menyelamatkan warga dan melindungi kesejahteraannya selama pandemi Covid-19,&quot; lanjutnya.

Oleh karena itu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu. Sangat berharap kerjasama para pemimpin kota dunia untuk melawan Pandemi Virus Corona.

&quot;Dari Jakarta kami sampaikan kondisi terakhir di Jakarta, hal-hal yang sudah dilakukan, tantangan yang dihadapi. Kami berharap pemerintah kota-kota dunia ini bisa terus saling bertukar informasi dan praktik baik dengan cepat. InsyaAllah, bersama-sama kita akan segera melewati ujian ini, lebih kuat dari sebelumnya,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
