<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Banda Aceh Siapkan Dana Penanganan Covid-19 Rp18,7 Miliar   </title><description>Pemerintah Kota Banda Aceh telah menyiapkan dana senilai Rp18,7 miliar untuk penanganan wabah Corona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/28/340/2190306/banda-aceh-siapkan-dana-penanganan-covid-19-rp18-7-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/28/340/2190306/banda-aceh-siapkan-dana-penanganan-covid-19-rp18-7-miliar"/><item><title> Banda Aceh Siapkan Dana Penanganan Covid-19 Rp18,7 Miliar   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/28/340/2190306/banda-aceh-siapkan-dana-penanganan-covid-19-rp18-7-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/28/340/2190306/banda-aceh-siapkan-dana-penanganan-covid-19-rp18-7-miliar</guid><pubDate>Sabtu 28 Maret 2020 07:50 WIB</pubDate><dc:creator>Windy Phagta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/28/340/2190306/banda-aceh-siapkan-dana-penanganan-covid-19-rp18-7-miliar-CzelW8klz9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/28/340/2190306/banda-aceh-siapkan-dana-penanganan-covid-19-rp18-7-miliar-CzelW8klz9.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh telah menyiapkan dana senilai Rp18,7 miliar untuk penanganan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), selama masa tanggap darurat.

Kebijakan tersebut diambil oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mencermati semakin meningkatnya grafik pasien Covid-19 baik suspect maupun positif di Indonesia, Aceh, dan Banda Aceh.

&quot;Dananya sudah ada dan sudah kita siapkan sebesar Rp. 18.771.528.387. Sumbernya dari APBK tahun anggaran 2020,&quot; kata Wali Kota Aminullah, Jumat 27 Maret 2020.

Menurut Aminullah, ada beberapa plot anggaran yang digeser atau dialihkan untuk keperluan penanganan Covid-19 seperti kegaiatan/event yang bersifat mengumpulkan orang banyak.

&quot;Termasuk biaya perjalanan dinas seluruh SKPK,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Secara garis besar, penggunaan dana tersebut dibagi menjadi dua bagian. Pertama senilai Rp8 miliar lebih untuk belanja barang jasa dan barang habis pakai serta pengadaan belanja modal sarana.

&quot;Kedua, Rp10 miliar untuk belanja tidak terduga,&quot; katanya.

Pagu pertama digunakan untuk membeli bahan disinfektan, masker, baju APD lengkap, thermal scanner, wastafel portable, spraycan, dan bilik sterilisasi.

&quot;Juga untuk merehab ruang isolasi di RSUD Meuraxa, serta pemasangan baliho, serta pengadaan spanduk, poster, dan banner informasi bagi masyarakat,&quot; ucap Aminullah.

Kemudian dana senilai Rp10 miliar akan dicadangkan untuk kebutuhan tak terduga.
&quot;Apabila situasi semakin parah, maka dana ini akan kita gunakan untuk pembagian sembako bagi warga kurang mampu, dan para pekerja yang terdampak serta keperluan darurat lainnya,&quot; sambungnya.

Ia pun berharap agar masyarakat tetap tenang sembari meningkatkan kewaspadaan diri dan keluarga.

&quot;Mohon dipatuhi segala protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona. Kita terus berikhtiar dan berdoa yang terbaik bagi Kota Banda Aceh tercinta,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh telah menyiapkan dana senilai Rp18,7 miliar untuk penanganan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), selama masa tanggap darurat.

Kebijakan tersebut diambil oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mencermati semakin meningkatnya grafik pasien Covid-19 baik suspect maupun positif di Indonesia, Aceh, dan Banda Aceh.

&quot;Dananya sudah ada dan sudah kita siapkan sebesar Rp. 18.771.528.387. Sumbernya dari APBK tahun anggaran 2020,&quot; kata Wali Kota Aminullah, Jumat 27 Maret 2020.

Menurut Aminullah, ada beberapa plot anggaran yang digeser atau dialihkan untuk keperluan penanganan Covid-19 seperti kegaiatan/event yang bersifat mengumpulkan orang banyak.

&quot;Termasuk biaya perjalanan dinas seluruh SKPK,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Secara garis besar, penggunaan dana tersebut dibagi menjadi dua bagian. Pertama senilai Rp8 miliar lebih untuk belanja barang jasa dan barang habis pakai serta pengadaan belanja modal sarana.

&quot;Kedua, Rp10 miliar untuk belanja tidak terduga,&quot; katanya.

Pagu pertama digunakan untuk membeli bahan disinfektan, masker, baju APD lengkap, thermal scanner, wastafel portable, spraycan, dan bilik sterilisasi.

&quot;Juga untuk merehab ruang isolasi di RSUD Meuraxa, serta pemasangan baliho, serta pengadaan spanduk, poster, dan banner informasi bagi masyarakat,&quot; ucap Aminullah.

Kemudian dana senilai Rp10 miliar akan dicadangkan untuk kebutuhan tak terduga.
&quot;Apabila situasi semakin parah, maka dana ini akan kita gunakan untuk pembagian sembako bagi warga kurang mampu, dan para pekerja yang terdampak serta keperluan darurat lainnya,&quot; sambungnya.

Ia pun berharap agar masyarakat tetap tenang sembari meningkatkan kewaspadaan diri dan keluarga.

&quot;Mohon dipatuhi segala protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona. Kita terus berikhtiar dan berdoa yang terbaik bagi Kota Banda Aceh tercinta,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
