<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jangan Diskriminasi dan Stigma Pasien Corona, Lindungi Dia agar Cepat Sembuh!</title><description>Pemerintah mengajak masyarakat bersolidaritas menghadapi pandemi Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/29/337/2190801/jangan-diskriminasi-dan-stigma-pasien-corona-lindungi-dia-agar-cepat-sembuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/29/337/2190801/jangan-diskriminasi-dan-stigma-pasien-corona-lindungi-dia-agar-cepat-sembuh"/><item><title>Jangan Diskriminasi dan Stigma Pasien Corona, Lindungi Dia agar Cepat Sembuh!</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/29/337/2190801/jangan-diskriminasi-dan-stigma-pasien-corona-lindungi-dia-agar-cepat-sembuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/29/337/2190801/jangan-diskriminasi-dan-stigma-pasien-corona-lindungi-dia-agar-cepat-sembuh</guid><pubDate>Minggu 29 Maret 2020 16:51 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/29/337/2190801/jangan-diskriminasi-dan-stigma-pasien-corona-lindungi-dia-agar-cepat-sembuh-aEMzQoK4Va.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simulasi penanganan pasien Covid-19 di RSU Moewardi, Solo, Jawa Tengah (Okezone.com/Bramantyo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/29/337/2190801/jangan-diskriminasi-dan-stigma-pasien-corona-lindungi-dia-agar-cepat-sembuh-aEMzQoK4Va.jpg</image><title>Simulasi penanganan pasien Covid-19 di RSU Moewardi, Solo, Jawa Tengah (Okezone.com/Bramantyo)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengajak masyarakat menjunjung solidaritas untuk menghadapi pandemi global virus corona. Jangan mendiskriminasi dan melabelkan stigma negatif terhadap orang yang terinfeksi Covid-19.

&quot;Kita lindungi yang sakit (akibat corona). Jangan didiskriminasikan, jangan distigmanisasi, tapi lindungi dia agar bisa melaksanakan isolasi dengan baik di rumahnya,&quot; kata Yuri dalam jumpa pers secara daring di Gedung BNPB, Minggu (29/3/2020).

Yuri mengatakan, warga yang terinfeksi Covid-19 semestinya dibantu oleh masyarakat lainnya agar ia bisa fokus penyembuhan, bukan justru didiskriminasi bahkan distigma negarif sehingga membuat mereka bertambah drop.

&quot;Kemudian untuk yang sehat juga harus dilindungi, jangan sampai sakit. Oleh karena itu mari bersama-sama kita patuhi,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Dirjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini mengatakan, perawatan di rumah sakit diprioritaskan untuk pasien yang terindikasi Covid-19 dan tak bisa melakukan isolasi diri.

Selain itu, layanan rawatan rumah sakit juga diprioritaskan untuk masyarakat yang rentan dan sudah memiliki penyakit bawaan dengan keadaan cukup berat.

&quot;Kita tidak punya cara yang lain, perawatan di rumah sakit akan selektif kita lakukan untuk yang memang terindikasi penyakit ini dan tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi diri,&quot; kata Yuri.

Sebagaimana diketahu, jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19 di Indonesia hingga sore ini tercatat 1.285 orang, bertambah bertambah 130 orang dibandingkan Sabtu kemarin.

Pasien yang sembuh bertambah 5 menjadi 64 orang. Sedangkan yang meninggal dunia menjadi 114 orang.
</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengajak masyarakat menjunjung solidaritas untuk menghadapi pandemi global virus corona. Jangan mendiskriminasi dan melabelkan stigma negatif terhadap orang yang terinfeksi Covid-19.

&quot;Kita lindungi yang sakit (akibat corona). Jangan didiskriminasikan, jangan distigmanisasi, tapi lindungi dia agar bisa melaksanakan isolasi dengan baik di rumahnya,&quot; kata Yuri dalam jumpa pers secara daring di Gedung BNPB, Minggu (29/3/2020).

Yuri mengatakan, warga yang terinfeksi Covid-19 semestinya dibantu oleh masyarakat lainnya agar ia bisa fokus penyembuhan, bukan justru didiskriminasi bahkan distigma negarif sehingga membuat mereka bertambah drop.

&quot;Kemudian untuk yang sehat juga harus dilindungi, jangan sampai sakit. Oleh karena itu mari bersama-sama kita patuhi,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Dirjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini mengatakan, perawatan di rumah sakit diprioritaskan untuk pasien yang terindikasi Covid-19 dan tak bisa melakukan isolasi diri.

Selain itu, layanan rawatan rumah sakit juga diprioritaskan untuk masyarakat yang rentan dan sudah memiliki penyakit bawaan dengan keadaan cukup berat.

&quot;Kita tidak punya cara yang lain, perawatan di rumah sakit akan selektif kita lakukan untuk yang memang terindikasi penyakit ini dan tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi diri,&quot; kata Yuri.

Sebagaimana diketahu, jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19 di Indonesia hingga sore ini tercatat 1.285 orang, bertambah bertambah 130 orang dibandingkan Sabtu kemarin.

Pasien yang sembuh bertambah 5 menjadi 64 orang. Sedangkan yang meninggal dunia menjadi 114 orang.
</content:encoded></item></channel></rss>
