<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pandemi Corona, Jumlah Perantau Mudik ke Pangandaran Capai 400 Orang</title><description>Jeje menambahkan, langkah pengendalian tersebut di antaranya dengan melakukan pengetatan wilayah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/30/525/2191492/pandemi-corona-jumlah-perantau-mudik-ke-pangandaran-capai-400-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/30/525/2191492/pandemi-corona-jumlah-perantau-mudik-ke-pangandaran-capai-400-orang"/><item><title>Pandemi Corona, Jumlah Perantau Mudik ke Pangandaran Capai 400 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/30/525/2191492/pandemi-corona-jumlah-perantau-mudik-ke-pangandaran-capai-400-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/30/525/2191492/pandemi-corona-jumlah-perantau-mudik-ke-pangandaran-capai-400-orang</guid><pubDate>Senin 30 Maret 2020 22:26 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Maarif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/30/525/2191492/pandemi-corona-jumlah-perantau-mudik-ke-pangandaran-capai-400-orang-2ErTEjy2UE.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/30/525/2191492/pandemi-corona-jumlah-perantau-mudik-ke-pangandaran-capai-400-orang-2ErTEjy2UE.JPG</image><title>Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata (Foto: Ist)</title></images><description>PANGANDARAN - Jumlah pendatang ke Pangandaran, Jawa Barat di saat Pemerintah melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) dalam satu pekan tergolong tinggi.
Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata mengatakan, pada Sabtu 28 Maret 2020 lalu, pendatang ke Pangandaran tercatat 188 orang, sedangkan Senin (30/32020) hari ini mencapai 400 orang.
&quot;Menyikapi lonjakan angkat tersebut, Pemerintah Kabupaten Pangandaran sudah menggelar rapat koordinasi dengan Forkopimda untuk melakukan langkah pengendalian,&quot; kata Jeje.
Jeje menambahkan, langkah pengendalian tersebut di antaranya dengan melakukan pengetatan wilayah.
&quot;Bagi warga Pangandaran yang berada di daerah zona merah virus Corona untuk tidak kembali dulu ke Pangandaran,&quot; tambahnya.
Jeje menjelaskan, Pemkab Pangandaran juga sudah memberhentikan angkutan umum untuk tidak beroperasi sampai Selasa, 14 April 2020 mendatang.
&quot;Kami akan evaluasi setelah beberapa langkah pengendalian yang diberlakukan apakah efektif atau tidak,&quot; jelasnya.
Selain itu, dia menegaskan bahwa Pemkab Pangandaran akan memperketat akses masuk dan keluar di lima titik perbatasan yang ada di Pangandaran.
&quot;Orang yang masuk ke Pangandaran akan di periksa apakah betul warga Pangandaran atau bukan, dia membawa teman atau tidak dan apakah berasal dari zona merah atau bukan,&quot; ucap dia.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran lanjut Jeje, sudah memiliki rapid test dan segera melakukan tes ke 400 OPD.
&quot;Salah satu yang akan diprioritaskan di antaranya seluruh pegawai yang ada di Puskesmas karena mereka harus sehat dan bebas dari virus corona,&quot; tandasnya.
Sedangkan untuk teknis rapid test sendiri nantinya akan dibagi menjadi 30 tim yang akan datang ke rumah-rumah warga.</description><content:encoded>PANGANDARAN - Jumlah pendatang ke Pangandaran, Jawa Barat di saat Pemerintah melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) dalam satu pekan tergolong tinggi.
Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata mengatakan, pada Sabtu 28 Maret 2020 lalu, pendatang ke Pangandaran tercatat 188 orang, sedangkan Senin (30/32020) hari ini mencapai 400 orang.
&quot;Menyikapi lonjakan angkat tersebut, Pemerintah Kabupaten Pangandaran sudah menggelar rapat koordinasi dengan Forkopimda untuk melakukan langkah pengendalian,&quot; kata Jeje.
Jeje menambahkan, langkah pengendalian tersebut di antaranya dengan melakukan pengetatan wilayah.
&quot;Bagi warga Pangandaran yang berada di daerah zona merah virus Corona untuk tidak kembali dulu ke Pangandaran,&quot; tambahnya.
Jeje menjelaskan, Pemkab Pangandaran juga sudah memberhentikan angkutan umum untuk tidak beroperasi sampai Selasa, 14 April 2020 mendatang.
&quot;Kami akan evaluasi setelah beberapa langkah pengendalian yang diberlakukan apakah efektif atau tidak,&quot; jelasnya.
Selain itu, dia menegaskan bahwa Pemkab Pangandaran akan memperketat akses masuk dan keluar di lima titik perbatasan yang ada di Pangandaran.
&quot;Orang yang masuk ke Pangandaran akan di periksa apakah betul warga Pangandaran atau bukan, dia membawa teman atau tidak dan apakah berasal dari zona merah atau bukan,&quot; ucap dia.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran lanjut Jeje, sudah memiliki rapid test dan segera melakukan tes ke 400 OPD.
&quot;Salah satu yang akan diprioritaskan di antaranya seluruh pegawai yang ada di Puskesmas karena mereka harus sehat dan bebas dari virus corona,&quot; tandasnya.
Sedangkan untuk teknis rapid test sendiri nantinya akan dibagi menjadi 30 tim yang akan datang ke rumah-rumah warga.</content:encoded></item></channel></rss>
