<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perangkat Desa Diminta Buat Pusat Informasi Pencegahan Corona</title><description>Pusat informasi itu juga harus diiringi dengan edukasi kepada masyarakat terkait Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/31/337/2191674/perangkat-desa-diminta-buat-pusat-informasi-pencegahan-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/31/337/2191674/perangkat-desa-diminta-buat-pusat-informasi-pencegahan-corona"/><item><title>Perangkat Desa Diminta Buat Pusat Informasi Pencegahan Corona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/31/337/2191674/perangkat-desa-diminta-buat-pusat-informasi-pencegahan-corona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/31/337/2191674/perangkat-desa-diminta-buat-pusat-informasi-pencegahan-corona</guid><pubDate>Selasa 31 Maret 2020 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/31/337/2191674/perangkat-desa-diminta-buat-pusat-informasi-pencegahan-corona-XpCqDw1uYI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/31/337/2191674/perangkat-desa-diminta-buat-pusat-informasi-pencegahan-corona-XpCqDw1uYI.jpg</image><title>Ilustrasi (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengimbau kepada seluruh warga desa di Indonesia harus mengetahui, gejala, pencegahan dan penanganan terhadap virus corona atau Covid-19.

Imbauan itu seiring dengan keluarnya Surat Edaran (SE) Mendes PDTT Nomor 8 Tahun 2020 tentang 'Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa', yang diteken pada 24 Maret 2020. Surat itu juga mengatur tentang pembentukan relawan desa tanggap Covid-19.

&quot;Relawan harus tahu dan kenali gejalanya. Misalnya batuk, pilek itu harus dikenali, kalau dia sakit langsung diisolasi, kalau tingkatan tinggi koordinasi dengan Pemda. Relawan harus tahu gejala, pencegahan, dan penanganan terkait virus ini,&quot; kata Kepala Badan Penelitidan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan dan Informasi Kemendes PDTT Eko Sri Haryanto dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Selasa (31/3/2020).
&amp;nbsp;
Eko menekankan, pencegahan virus yang menyerang saluran pernapaan itu sangat perlu di desa. Mengingat, apabila penyakit itu menyebar di desa, efek domino akan sangat dirasakan warga terutama sektor ekonomi.

Kemendes berharap seluruh perangkat desa bisa membuat pusat informasi terkait pencegahan dan penanganan virus corona. Hal itu juga harus diiringi dengan edukasi dan sosialisasi kepada warga.

&quot;Ini tugas relawan, harus antisipasi dan tahu gejala, cara penularannya harus tahu, ada edukasi, misalnya penularan ini melalui droplet, lalu bagaimana pencegahannya dengan cara jaga jarak, tidak boleh sentuh barang yang terindikasi ada penularan. Ini bagian yang penting juga,&quot; papar Eko.

</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengimbau kepada seluruh warga desa di Indonesia harus mengetahui, gejala, pencegahan dan penanganan terhadap virus corona atau Covid-19.

Imbauan itu seiring dengan keluarnya Surat Edaran (SE) Mendes PDTT Nomor 8 Tahun 2020 tentang 'Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa', yang diteken pada 24 Maret 2020. Surat itu juga mengatur tentang pembentukan relawan desa tanggap Covid-19.

&quot;Relawan harus tahu dan kenali gejalanya. Misalnya batuk, pilek itu harus dikenali, kalau dia sakit langsung diisolasi, kalau tingkatan tinggi koordinasi dengan Pemda. Relawan harus tahu gejala, pencegahan, dan penanganan terkait virus ini,&quot; kata Kepala Badan Penelitidan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan dan Informasi Kemendes PDTT Eko Sri Haryanto dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Selasa (31/3/2020).
&amp;nbsp;
Eko menekankan, pencegahan virus yang menyerang saluran pernapaan itu sangat perlu di desa. Mengingat, apabila penyakit itu menyebar di desa, efek domino akan sangat dirasakan warga terutama sektor ekonomi.

Kemendes berharap seluruh perangkat desa bisa membuat pusat informasi terkait pencegahan dan penanganan virus corona. Hal itu juga harus diiringi dengan edukasi dan sosialisasi kepada warga.

&quot;Ini tugas relawan, harus antisipasi dan tahu gejala, cara penularannya harus tahu, ada edukasi, misalnya penularan ini melalui droplet, lalu bagaimana pencegahannya dengan cara jaga jarak, tidak boleh sentuh barang yang terindikasi ada penularan. Ini bagian yang penting juga,&quot; papar Eko.

</content:encoded></item></channel></rss>
