<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkumham: Belum Ada Warga Binaan Terpapar Virus Corona</title><description>Politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan bahwa, sejak mewabahnya corona, pihaknya langsung melakukan langkah pencegahan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/01/337/2192361/menkumham-belum-ada-warga-binaan-terpapar-virus-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/01/337/2192361/menkumham-belum-ada-warga-binaan-terpapar-virus-corona"/><item><title>Menkumham: Belum Ada Warga Binaan Terpapar Virus Corona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/01/337/2192361/menkumham-belum-ada-warga-binaan-terpapar-virus-corona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/01/337/2192361/menkumham-belum-ada-warga-binaan-terpapar-virus-corona</guid><pubDate>Rabu 01 April 2020 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/01/337/2192361/menkumham-belum-ada-warga-binaan-terpapar-virus-corona-qeHxSH5Im7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkumham Yasonna Laoly (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/01/337/2192361/menkumham-belum-ada-warga-binaan-terpapar-virus-corona-qeHxSH5Im7.jpg</image><title>Menkumham Yasonna Laoly (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan sampai saat ini belum ada warga binaan di dalam Lapas atau Rutan yang terindikasi terpapar virus corona atau Covid-19.

&quot;Sampai sekarang belum ada yang terpapar. Karena pintu masuk sudah kami tahan. Tapi kami tidak akan biarkan begitu saja, kami secara bertahap bekerjasama dengan instansi lain,&quot; kata Yasonna dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR, Jakarta, Rabu (1/4/2020).
&amp;nbsp;
Politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan bahwa, sejak mewabahnya corona, pihaknya langsung melakukan langkah pencegahan. Di antaranya adalah, penyemprotan disinfektan di seluruh Lapas Indonesia dan juga menutup pembatasan kunjungan tahanan.

&quot;Dan protokol ketat tiap petugas yg masuk harus mengikuti protokol pencegahan covid-19, yaitu pintu masuk harus melalui dispray seluruh tubuh dan wajib memakai masker dan APD seperti sarung tangan, wajib cuci tangan. Kami juga rutin mengeluarkan warga binaan untuk berjemur secara bertahap,&quot; papar Yasonna.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Pastikan RS Darurat Covid-19 di Pulau Galang Beroperasi Senin Pekan Depan
Yasonna mengakui, wabah corona sangat rentan dan berbahaya apabila sampai menyebar di Lapas. Mengingat, ruang tahanan Indonesia rerata mengalami kelebihan kapasitas.

&quot;Kami menydari betul bhw lapas yg overkapasitas kami sadari dampaknya jika ada yang sampai terpapar di Lapas. Maka pertama yang kami lakukan adalah disinfektansi terhadap semua lapas-rutan di Indonesia. Juga pembatasan secara ketat tidak dilakukan bertamu kecual vicon (video conference),&quot; tutup Yasonna.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan sampai saat ini belum ada warga binaan di dalam Lapas atau Rutan yang terindikasi terpapar virus corona atau Covid-19.

&quot;Sampai sekarang belum ada yang terpapar. Karena pintu masuk sudah kami tahan. Tapi kami tidak akan biarkan begitu saja, kami secara bertahap bekerjasama dengan instansi lain,&quot; kata Yasonna dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR, Jakarta, Rabu (1/4/2020).
&amp;nbsp;
Politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan bahwa, sejak mewabahnya corona, pihaknya langsung melakukan langkah pencegahan. Di antaranya adalah, penyemprotan disinfektan di seluruh Lapas Indonesia dan juga menutup pembatasan kunjungan tahanan.

&quot;Dan protokol ketat tiap petugas yg masuk harus mengikuti protokol pencegahan covid-19, yaitu pintu masuk harus melalui dispray seluruh tubuh dan wajib memakai masker dan APD seperti sarung tangan, wajib cuci tangan. Kami juga rutin mengeluarkan warga binaan untuk berjemur secara bertahap,&quot; papar Yasonna.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Pastikan RS Darurat Covid-19 di Pulau Galang Beroperasi Senin Pekan Depan
Yasonna mengakui, wabah corona sangat rentan dan berbahaya apabila sampai menyebar di Lapas. Mengingat, ruang tahanan Indonesia rerata mengalami kelebihan kapasitas.

&quot;Kami menydari betul bhw lapas yg overkapasitas kami sadari dampaknya jika ada yang sampai terpapar di Lapas. Maka pertama yang kami lakukan adalah disinfektansi terhadap semua lapas-rutan di Indonesia. Juga pembatasan secara ketat tidak dilakukan bertamu kecual vicon (video conference),&quot; tutup Yasonna.</content:encoded></item></channel></rss>
