<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Corona, Pilkada 2020 Kota Depok Tertunda</title><description>Penundaan Pilkada dilakukan lantaran Indonesia khususnya Kota Depok masih diselimuti Pandemi virus Covid-19.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/01/338/2192578/dampak-corona-pilkada-2020-kota-depok-tertunda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/01/338/2192578/dampak-corona-pilkada-2020-kota-depok-tertunda"/><item><title>Dampak Corona, Pilkada 2020 Kota Depok Tertunda</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/01/338/2192578/dampak-corona-pilkada-2020-kota-depok-tertunda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/01/338/2192578/dampak-corona-pilkada-2020-kota-depok-tertunda</guid><pubDate>Rabu 01 April 2020 19:34 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Muntinanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/01/338/2192578/dampak-corona-pilkada-2020-kota-depok-tertunda-P7eV4XRvVw.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/01/338/2192578/dampak-corona-pilkada-2020-kota-depok-tertunda-P7eV4XRvVw.jpeg</image><title>Ilustrasi (Dok. okezone)</title></images><description>DEPOK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Jawa Barat akhirnya melakukan penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Pilkada serentak yang seyogyanya digelar 23 September 2020 dengan 224 kabupaten dan 36 kota lain di Indonesia, ditunda hingga waktu yang belum dapat ditentukan.

Hal itu dilakukan lantaran Indonesia khususnya Kota Depok masih diselimuti Pandemi virus Covid-19.

&quot;Kami sebagai penyelenggara daerah sedang menunggu apakah Perppu-nya sudah keluar atau belum. Sebagaimana pimpinan pusat saja, kami akan siap, mengikuti instruksi yang diberikan pada kami,&quot; kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Shorbana saat dihubungi wartawan, Selasa (1/4/2020).

Dia mengaku pihaknya telah siap menggelar pemungutan suara, selain itu KPU Kota Depok juga telah melantik para petugas PPS dan kini sedang menyusun daftar pemilih.

&quot;Kami sudah siap ya dari sisi anggaran, SDM, personel, kami sudah sangat siap. Tinggal menyelenggarakan saja,&quot; jelasnya.

Pandemi virus corona yang sebarannya kian masif di Kota Depok membuat puluhan orang dinyatakan positif covid-19, ratusan orang suspec dan ribuan orang dalam tahap pemantauan petugas kesehatan.

Sementara itu, untuk pasien positif corona yang meninggal dunia sudah mencapai 5 orang dan belasan lainya yang nyatakan suspec corona turut meninggal dunia. Sedangkan kasus kesembuahan pasien belum ada penambahan dan bertahan di angka 10 jiwa.</description><content:encoded>DEPOK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Jawa Barat akhirnya melakukan penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Pilkada serentak yang seyogyanya digelar 23 September 2020 dengan 224 kabupaten dan 36 kota lain di Indonesia, ditunda hingga waktu yang belum dapat ditentukan.

Hal itu dilakukan lantaran Indonesia khususnya Kota Depok masih diselimuti Pandemi virus Covid-19.

&quot;Kami sebagai penyelenggara daerah sedang menunggu apakah Perppu-nya sudah keluar atau belum. Sebagaimana pimpinan pusat saja, kami akan siap, mengikuti instruksi yang diberikan pada kami,&quot; kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Shorbana saat dihubungi wartawan, Selasa (1/4/2020).

Dia mengaku pihaknya telah siap menggelar pemungutan suara, selain itu KPU Kota Depok juga telah melantik para petugas PPS dan kini sedang menyusun daftar pemilih.

&quot;Kami sudah siap ya dari sisi anggaran, SDM, personel, kami sudah sangat siap. Tinggal menyelenggarakan saja,&quot; jelasnya.

Pandemi virus corona yang sebarannya kian masif di Kota Depok membuat puluhan orang dinyatakan positif covid-19, ratusan orang suspec dan ribuan orang dalam tahap pemantauan petugas kesehatan.

Sementara itu, untuk pasien positif corona yang meninggal dunia sudah mencapai 5 orang dan belasan lainya yang nyatakan suspec corona turut meninggal dunia. Sedangkan kasus kesembuahan pasien belum ada penambahan dan bertahan di angka 10 jiwa.</content:encoded></item></channel></rss>
