<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Karyawan Villa Tewas Gantung Diri Usai di PHK saat Pademi Corona</title><description>Wabah Covid-19 mengakibatkan banyak karyawan hotel dan villa dirumahkan, bahkan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/03/244/2193748/karyawan-villa-tewas-gantung-diri-usai-di-phk-saat-pademi-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/03/244/2193748/karyawan-villa-tewas-gantung-diri-usai-di-phk-saat-pademi-corona"/><item><title> Karyawan Villa Tewas Gantung Diri Usai di PHK saat Pademi Corona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/03/244/2193748/karyawan-villa-tewas-gantung-diri-usai-di-phk-saat-pademi-corona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/03/244/2193748/karyawan-villa-tewas-gantung-diri-usai-di-phk-saat-pademi-corona</guid><pubDate>Jum'at 03 April 2020 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Balipost.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/03/244/2193748/karyawan-villa-tewas-gantung-diri-usai-di-phk-saat-pademi-corona-SzZw0CUbm3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/03/244/2193748/karyawan-villa-tewas-gantung-diri-usai-di-phk-saat-pademi-corona-SzZw0CUbm3.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>

BADUNG - Wabah Covid-19 mengakibatkan banyak karyawan hotel dan villa dirumahkan, bahkan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Kondisi ini disikapi beragam oleh para karyawan yang terkena PHK.

Seperti karyawan villa, I Made Juniawan (34) nekat gantung diri di tempat tinggalnya Perumahan Alam Tegal, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, pada Kamis 2 April 2020. Dan di dalam saku celananya ditemukan surat PHK.

Kasubbag Humas Polres Badung, Iptu Ketut Gede Oka Bawa menyampaikan, keterangan saksi Kadek Dian Diari (26), dia baru pulang dari bekerja di salon di Mengwi pukul 19.30 Wita. Selanjutnya dia menuju rumah di Perumahan Alam Tegal, Banjar Pendem, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, dengan maksud mebanten dan bersembahyang.

&amp;ldquo;Saksi (Dian) terkejut begitu membuka pintu rumah karena melihat korban tergantung di kusen pintu kamar dengan wajah menghitam,&amp;rdquo; ujarnya, Jumat (3/4/2020).
&amp;nbsp;
Dian seketika berteriak dan menangis sangat keras. Mendengar teriakan yang keras itu, warga perumahan tersebut mendatangi TKP.

Sedangkan ayah korban, Made Suparna (60) menjelaskan,  pukul 20.00 Wita dirinya ditelepon tetangga anaknya tersebut. Disampaikan jika Juniawan meninggal dunia dengan cara gantung diri. Suparna pun bergegas ke lokasi.

&amp;ldquo;Suparna melihat anaknya tergantung di kusen pintu kamarnya,&amp;rdquo; ucapnya.

Tim Identifikasi Polres Badung  dan melakukan olah TKP. &amp;ldquo;Jasad korban dibawa ke rumah sakit,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>

BADUNG - Wabah Covid-19 mengakibatkan banyak karyawan hotel dan villa dirumahkan, bahkan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Kondisi ini disikapi beragam oleh para karyawan yang terkena PHK.

Seperti karyawan villa, I Made Juniawan (34) nekat gantung diri di tempat tinggalnya Perumahan Alam Tegal, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, pada Kamis 2 April 2020. Dan di dalam saku celananya ditemukan surat PHK.

Kasubbag Humas Polres Badung, Iptu Ketut Gede Oka Bawa menyampaikan, keterangan saksi Kadek Dian Diari (26), dia baru pulang dari bekerja di salon di Mengwi pukul 19.30 Wita. Selanjutnya dia menuju rumah di Perumahan Alam Tegal, Banjar Pendem, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, dengan maksud mebanten dan bersembahyang.

&amp;ldquo;Saksi (Dian) terkejut begitu membuka pintu rumah karena melihat korban tergantung di kusen pintu kamar dengan wajah menghitam,&amp;rdquo; ujarnya, Jumat (3/4/2020).
&amp;nbsp;
Dian seketika berteriak dan menangis sangat keras. Mendengar teriakan yang keras itu, warga perumahan tersebut mendatangi TKP.

Sedangkan ayah korban, Made Suparna (60) menjelaskan,  pukul 20.00 Wita dirinya ditelepon tetangga anaknya tersebut. Disampaikan jika Juniawan meninggal dunia dengan cara gantung diri. Suparna pun bergegas ke lokasi.

&amp;ldquo;Suparna melihat anaknya tergantung di kusen pintu kamarnya,&amp;rdquo; ucapnya.

Tim Identifikasi Polres Badung  dan melakukan olah TKP. &amp;ldquo;Jasad korban dibawa ke rumah sakit,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
