<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Berita Hoaks Covid-19</title><description>Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni meminta masyarakat tak terpengaruh berita bohong atau hoaks.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/03/340/2193869/masyarakat-diminta-tak-terpengaruh-berita-hoaks-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/03/340/2193869/masyarakat-diminta-tak-terpengaruh-berita-hoaks-covid-19"/><item><title>Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Berita Hoaks Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/03/340/2193869/masyarakat-diminta-tak-terpengaruh-berita-hoaks-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/03/340/2193869/masyarakat-diminta-tak-terpengaruh-berita-hoaks-covid-19</guid><pubDate>Jum'at 03 April 2020 21:27 WIB</pubDate><dc:creator>Demon Fajri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/03/340/2193869/masyarakat-diminta-tak-terpengaruh-berita-hoaks-covid-19-cV78t1XAJT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Okezone.com/Demon Fajri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/03/340/2193869/masyarakat-diminta-tak-terpengaruh-berita-hoaks-covid-19-cV78t1XAJT.jpg</image><title>(Foto: Okezone.com/Demon Fajri)</title></images><description>BENGKULU - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni meminta masyarakat tak terpengaruh berita bohong atau hoaks.
''Masyarakat agar tidak menyebarkan berita-berita yang tidak jelas sumbernya, dan pastikan yang kita dapat itu harus dari sumber yang sesungguhnya. Jangan menyebarkan sesuatu yang menyebarkan kecemasan dan kegaduhan,'' kata Herwan di Posko Penanganan Covid-19, Dinkes Provinsi Bengkulu, Jumat (3/4/2020).
Terkait kondisi pasien positif Covid-19, pihaknya telah menurunkan tim guna melakukan penelurusan kasus, yakni pengambilan swab tenggorokan 5 orang kontak erat dengan kasus PDP.
Baca juga:&amp;nbsp;Ratusan ODP dan PDP di Bengkulu Dinyatakan Sehat, 1 Pasien Positif Covid-19 Membaik
''Sudah dilakukan swab dan akan disampaikan ke laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP), Palembang, Sumatera Selatan, mudah-mudahan dalam 3 hari hasilnya bisa kita dapatkan,'' jelas Herwan.&amp;nbsp;

Tidak hanya itu, timnya juga telah mendata di tempat kerja pasien. Enam orang yang mengikuti rapid test hasilnya negatif.&amp;nbsp;
Sedangkan di lingkungan rumah&amp;nbsp;pasien, 12 orang juga dinyatakan negatif.
''Bagi orang-orang yang kontak erat ini sudah kita sampaikan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah, nanti akan dipantau oleh tim kesehatan,'' jelas Herwan.&amp;nbsp;</description><content:encoded>BENGKULU - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni meminta masyarakat tak terpengaruh berita bohong atau hoaks.
''Masyarakat agar tidak menyebarkan berita-berita yang tidak jelas sumbernya, dan pastikan yang kita dapat itu harus dari sumber yang sesungguhnya. Jangan menyebarkan sesuatu yang menyebarkan kecemasan dan kegaduhan,'' kata Herwan di Posko Penanganan Covid-19, Dinkes Provinsi Bengkulu, Jumat (3/4/2020).
Terkait kondisi pasien positif Covid-19, pihaknya telah menurunkan tim guna melakukan penelurusan kasus, yakni pengambilan swab tenggorokan 5 orang kontak erat dengan kasus PDP.
Baca juga:&amp;nbsp;Ratusan ODP dan PDP di Bengkulu Dinyatakan Sehat, 1 Pasien Positif Covid-19 Membaik
''Sudah dilakukan swab dan akan disampaikan ke laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP), Palembang, Sumatera Selatan, mudah-mudahan dalam 3 hari hasilnya bisa kita dapatkan,'' jelas Herwan.&amp;nbsp;

Tidak hanya itu, timnya juga telah mendata di tempat kerja pasien. Enam orang yang mengikuti rapid test hasilnya negatif.&amp;nbsp;
Sedangkan di lingkungan rumah&amp;nbsp;pasien, 12 orang juga dinyatakan negatif.
''Bagi orang-orang yang kontak erat ini sudah kita sampaikan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah, nanti akan dipantau oleh tim kesehatan,'' jelas Herwan.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
