<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI: Muslim Meninggal karena Corona Mati Syahid</title><description>Pasien meninggal akibat virus corona (Covid-19) di Tanah Air semakin hari kian bertambah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/04/337/2194092/mui-muslim-meninggal-karena-corona-mati-syahid</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/04/337/2194092/mui-muslim-meninggal-karena-corona-mati-syahid"/><item><title>MUI: Muslim Meninggal karena Corona Mati Syahid</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/04/337/2194092/mui-muslim-meninggal-karena-corona-mati-syahid</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/04/337/2194092/mui-muslim-meninggal-karena-corona-mati-syahid</guid><pubDate>Sabtu 04 April 2020 13:13 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/04/337/2194092/mui-muslim-meninggal-karena-corona-mati-syahid-tVo3PkeEuO.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sekretaris Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/04/337/2194092/mui-muslim-meninggal-karena-corona-mati-syahid-tVo3PkeEuO.JPG</image><title>Sekretaris Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pasien meninggal akibat virus corona (Covid-19) di Tanah Air semakin hari kian bertambah. Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Asrorun Niam Sholeh menyebut, mereka dari umat muslim yang wafat akibat penyakit maka termasuk syahid.
&quot;Pertama, bahwa setiap muslim korban Covid-19 secara syar'i syahid, memiliki kemuliaan dan kehormataan di mata Allah,&quot; ucapnya dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4/2020).
Asrorun secara khusus menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga pasien korban corona. &quot;Ini ujian dan di mata Allah yang wafat syahid,&quot; imbuhnya.

Dia menjelaskan, dalam konteks duniawi mulai dari pemandian, pengkafanan, salat hingga penguburan protokol kesehatan perlu dijaga seraya mematuhi ketentuan agama.
&quot;Memandikan tidak harus dilepas baju, jika mungkin dilakukan pengucuran air tapi jika tidak dimungkinkan dengan cara tayamum. Jika tidak juga karena pertimbangan keamanan teknis lain, maka dimungkinkan langsung dikafankan,&quot; paparnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pasien meninggal akibat virus corona (Covid-19) di Tanah Air semakin hari kian bertambah. Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Asrorun Niam Sholeh menyebut, mereka dari umat muslim yang wafat akibat penyakit maka termasuk syahid.
&quot;Pertama, bahwa setiap muslim korban Covid-19 secara syar'i syahid, memiliki kemuliaan dan kehormataan di mata Allah,&quot; ucapnya dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4/2020).
Asrorun secara khusus menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga pasien korban corona. &quot;Ini ujian dan di mata Allah yang wafat syahid,&quot; imbuhnya.

Dia menjelaskan, dalam konteks duniawi mulai dari pemandian, pengkafanan, salat hingga penguburan protokol kesehatan perlu dijaga seraya mematuhi ketentuan agama.
&quot;Memandikan tidak harus dilepas baju, jika mungkin dilakukan pengucuran air tapi jika tidak dimungkinkan dengan cara tayamum. Jika tidak juga karena pertimbangan keamanan teknis lain, maka dimungkinkan langsung dikafankan,&quot; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
