<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Corona Mewabah, Umat Islam Diimbau Salat Tarawih dan Idul Fitri di Rumah</title><description>Imbauan itu disampaikan PBNU.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/06/337/2194615/corona-mewabah-umat-islam-diimbau-salat-tarawih-dan-idul-fitri-di-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/06/337/2194615/corona-mewabah-umat-islam-diimbau-salat-tarawih-dan-idul-fitri-di-rumah"/><item><title>Corona Mewabah, Umat Islam Diimbau Salat Tarawih dan Idul Fitri di Rumah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/06/337/2194615/corona-mewabah-umat-islam-diimbau-salat-tarawih-dan-idul-fitri-di-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/06/337/2194615/corona-mewabah-umat-islam-diimbau-salat-tarawih-dan-idul-fitri-di-rumah</guid><pubDate>Senin 06 April 2020 06:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/06/337/2194615/corona-mewabah-umat-islam-diimbau-salat-tarawih-dan-idul-fitri-di-rumah-YOPG2PTaXJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jamaah salat di Masjid Istiqlal, Jakarta (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/06/337/2194615/corona-mewabah-umat-islam-diimbau-salat-tarawih-dan-idul-fitri-di-rumah-YOPG2PTaXJ.jpg</image><title>Jamaah salat di Masjid Istiqlal, Jakarta (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau umat Islam untuk melaksanakan ibadah Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri pada 1 Syawal 1441 Hijriah di rumah masing-masing. Hal itu karena Ramadan dan Idul Fitri tahun ini berada dalam keadaan pandemi virus corona atau Covid-19.

Imbauan tersebut Surat Instrukti Nomor 3945/C.I.34/03/2020 tentang Protokol NU Peduli Covid-19 dan Surat Instrukti Nomor 3952/C.I.34/03/2020 sebagai upaya lanjut, khususnya dalam menyambut dan melaksanakan peribadatan di bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

&quot;Kepada seluruh Pengurus Wilayah, Pengurus Cabang, Pengurus Majlis Wakil Cabang, Pengurus Ranting dan Pengurus Anak Ranting, serta Lembaga dan Badan Otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama berikut seluruh warga Nahdlatul Ulama dan umat Islam pada umumnya agar senantiasa melaksanakan peribadatan wajib dan meningkatkan amaliyah, berupaya taqorrub kepada Allah SWT dengan memperbanyak amalan sunnah, seperti, shodaqoh, membaca Al-Quran, mujahadah,  memanjatkan do&amp;rsquo;a untuk para leluhur, serta berbagai amaliyah dan ibadah lainnya,&quot; demikian imbauan disampaikan Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj dalam keterangan tertulis diterima Okezone, Senin (6/4/2020).
&amp;nbsp;
KH Said Aqil Siradj (Okezone)
&quot;Termasuk menjalankan Salat Tarawih selama bulan Ramadan dan Salat Idul Fitri selama pandemi Covid-19 di rumah masing-masing atau sesuai protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah masing-masing,&quot; tambah KH Said Aqil.

PBNU juga meminta kepada seluruh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama yang belum membentuk Gugus Tugas NU-Peduli Covid-19, agar segera membentuk Gugus Tugas Penaggulangan Covid-19 dengan memprioritaskan pada bidang kesehatan dan sosial ekonomi, dengan mengacu pada Surat Edaran dan Protokol Covid-19 yang sudah diterbitkan oleh PBNU. Seperti, kata dia, Gugus Tugas NU-Peduli COVID-19 bisa dikembangkan ke tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama atau dengan membentuk Relawan-relawan NU-Peduli COVID-19 di tingkat Ranting/Anak Ranting.

&quot;Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut tentang NU-Peduli COVID-19, silakan hubungi Call center NU-Peduli Covid-19 : +62 813 8979 8679 melalui Telegram dan WhatsApp dan ikuti Official Accaount: Instagram: @nupedulicovid19, Twitter: @nupedulicovid19, Facebook: @nupedulicovid19,&quot; lanjutnya.
Said Aqil menginstruksikan kepada seluruh warga Nahdliyyin agar senantiasa mentaati keputusan, kebijakan dan imbauan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, termasuk mengenai mudik lebaran.

&quot;Semoga Allah SWT selalu menjaga dan melindungi kita semua dari wabah Covid-19 dan selalu meridloi eksistensi Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia,&quot; imbuhnya.

Secara khusus, PBNU menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh petugas medis yang telah menjalankan tugas dengan sepenuh hati di garda terdepan guna memberi pelayanan yang terbaik terhadap pasien Covid-19. Bahkan, kata dia, rela mempertaruhkan nyawa.

&quot;Semoga segenap amal baktinya mendapat balasan yang setimpal,&quot; tutur Said Aqil.

&quot;PBNU juga menyampaikan duka mendalam kepada seluruh keluarga penderita terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia dan terhadap semua penderita terkonfirmasi positif Covid-19 semoga diberi kesabaran dan kesembuhan, dan pandemi Covid-19 segera berakhir,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau umat Islam untuk melaksanakan ibadah Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri pada 1 Syawal 1441 Hijriah di rumah masing-masing. Hal itu karena Ramadan dan Idul Fitri tahun ini berada dalam keadaan pandemi virus corona atau Covid-19.

Imbauan tersebut Surat Instrukti Nomor 3945/C.I.34/03/2020 tentang Protokol NU Peduli Covid-19 dan Surat Instrukti Nomor 3952/C.I.34/03/2020 sebagai upaya lanjut, khususnya dalam menyambut dan melaksanakan peribadatan di bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

&quot;Kepada seluruh Pengurus Wilayah, Pengurus Cabang, Pengurus Majlis Wakil Cabang, Pengurus Ranting dan Pengurus Anak Ranting, serta Lembaga dan Badan Otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama berikut seluruh warga Nahdlatul Ulama dan umat Islam pada umumnya agar senantiasa melaksanakan peribadatan wajib dan meningkatkan amaliyah, berupaya taqorrub kepada Allah SWT dengan memperbanyak amalan sunnah, seperti, shodaqoh, membaca Al-Quran, mujahadah,  memanjatkan do&amp;rsquo;a untuk para leluhur, serta berbagai amaliyah dan ibadah lainnya,&quot; demikian imbauan disampaikan Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj dalam keterangan tertulis diterima Okezone, Senin (6/4/2020).
&amp;nbsp;
KH Said Aqil Siradj (Okezone)
&quot;Termasuk menjalankan Salat Tarawih selama bulan Ramadan dan Salat Idul Fitri selama pandemi Covid-19 di rumah masing-masing atau sesuai protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah masing-masing,&quot; tambah KH Said Aqil.

PBNU juga meminta kepada seluruh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama yang belum membentuk Gugus Tugas NU-Peduli Covid-19, agar segera membentuk Gugus Tugas Penaggulangan Covid-19 dengan memprioritaskan pada bidang kesehatan dan sosial ekonomi, dengan mengacu pada Surat Edaran dan Protokol Covid-19 yang sudah diterbitkan oleh PBNU. Seperti, kata dia, Gugus Tugas NU-Peduli COVID-19 bisa dikembangkan ke tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama atau dengan membentuk Relawan-relawan NU-Peduli COVID-19 di tingkat Ranting/Anak Ranting.

&quot;Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut tentang NU-Peduli COVID-19, silakan hubungi Call center NU-Peduli Covid-19 : +62 813 8979 8679 melalui Telegram dan WhatsApp dan ikuti Official Accaount: Instagram: @nupedulicovid19, Twitter: @nupedulicovid19, Facebook: @nupedulicovid19,&quot; lanjutnya.
Said Aqil menginstruksikan kepada seluruh warga Nahdliyyin agar senantiasa mentaati keputusan, kebijakan dan imbauan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, termasuk mengenai mudik lebaran.

&quot;Semoga Allah SWT selalu menjaga dan melindungi kita semua dari wabah Covid-19 dan selalu meridloi eksistensi Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia,&quot; imbuhnya.

Secara khusus, PBNU menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh petugas medis yang telah menjalankan tugas dengan sepenuh hati di garda terdepan guna memberi pelayanan yang terbaik terhadap pasien Covid-19. Bahkan, kata dia, rela mempertaruhkan nyawa.

&quot;Semoga segenap amal baktinya mendapat balasan yang setimpal,&quot; tutur Said Aqil.

&quot;PBNU juga menyampaikan duka mendalam kepada seluruh keluarga penderita terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia dan terhadap semua penderita terkonfirmasi positif Covid-19 semoga diberi kesabaran dan kesembuhan, dan pandemi Covid-19 segera berakhir,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
