<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Polda Metro Bentuk Tim Khusus Bantu Pemakaman Jenazah Covid-19   </title><description>Polda Metro Jaya membentuk tim khusus, untuk mengamankan proses pemakaman pasien virus corona atau Covid-19.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/06/338/2194738/polda-metro-bentuk-tim-khusus-bantu-pemakaman-jenazah-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/06/338/2194738/polda-metro-bentuk-tim-khusus-bantu-pemakaman-jenazah-covid-19"/><item><title> Polda Metro Bentuk Tim Khusus Bantu Pemakaman Jenazah Covid-19   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/06/338/2194738/polda-metro-bentuk-tim-khusus-bantu-pemakaman-jenazah-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/06/338/2194738/polda-metro-bentuk-tim-khusus-bantu-pemakaman-jenazah-covid-19</guid><pubDate>Senin 06 April 2020 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/06/338/2194738/polda-metro-bentuk-tim-khusus-bantu-pemakaman-jenazah-covid-19-TQb9cYRlGE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri (foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/06/338/2194738/polda-metro-bentuk-tim-khusus-bantu-pemakaman-jenazah-covid-19-TQb9cYRlGE.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri (foto: Sindonews)</title></images><description>
JAKARTA - Polda Metro Jaya membentuk tim khusus, untuk mengamankan proses pemakaman pasien virus corona atau Covid-19. Pembentukan tim itu dilakukan guna mengantisipasi penolakan warga terhadap jenazah yang terjangkit virus corona.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, tim khusus ini sudah dibekali dengan pelatihan sebelumnya sehingga mampu menangani situasi ketika mendapat hambatan dari warga.

&quot;Mereka bertugas dalam rangka antipasi penolakan warga terhadap pemakaman korban Covid-19 dan antisipasi keluarga korban yang ingin memaksakan diri mengikuti proses pemakaman,&quot; kata Yusri dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/4/2020).
&amp;nbsp;
Yusri menuturkan, tim khusus tersebut terdiri dari anggota pengamanan dan anggota yang siap membantu dalam pemakaman jenazah. Mereka ditugaskan  di tempat pemakaman umum (TPU) Tegal Alur Jakarta Barat dan TPU Pondok Rangon Jakarta Timur.

&quot;Jumlah personil seluruhnya ada 60 dibagi dua masing-masing 30 orang untuk pengamanan di TPU Tegal Alur Jakarta Barat dan TPU Pondok Rangon Jakarta Timur,&quot; jelasnya.

Dari masing-masing tim yang ditugaskan di TPU tersebut kata dia, ada 4 anggota Polri yang APD, sehingga ketika diperbantukan dalam proses pemakaman tidak tertular virus.

&quot;Dari 30 orang disiapkan 4 orang yang gunakan APD yang bertugas membantu pemakaman bila diperlukan oleh pihak makam dan 26 orang pengamanan diluar untuk menghimbau dan menghalau masyarakat atau keluarga jenazah yang melakukan penolakan pemakaman,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Polda Metro Jaya membentuk tim khusus, untuk mengamankan proses pemakaman pasien virus corona atau Covid-19. Pembentukan tim itu dilakukan guna mengantisipasi penolakan warga terhadap jenazah yang terjangkit virus corona.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, tim khusus ini sudah dibekali dengan pelatihan sebelumnya sehingga mampu menangani situasi ketika mendapat hambatan dari warga.

&quot;Mereka bertugas dalam rangka antipasi penolakan warga terhadap pemakaman korban Covid-19 dan antisipasi keluarga korban yang ingin memaksakan diri mengikuti proses pemakaman,&quot; kata Yusri dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/4/2020).
&amp;nbsp;
Yusri menuturkan, tim khusus tersebut terdiri dari anggota pengamanan dan anggota yang siap membantu dalam pemakaman jenazah. Mereka ditugaskan  di tempat pemakaman umum (TPU) Tegal Alur Jakarta Barat dan TPU Pondok Rangon Jakarta Timur.

&quot;Jumlah personil seluruhnya ada 60 dibagi dua masing-masing 30 orang untuk pengamanan di TPU Tegal Alur Jakarta Barat dan TPU Pondok Rangon Jakarta Timur,&quot; jelasnya.

Dari masing-masing tim yang ditugaskan di TPU tersebut kata dia, ada 4 anggota Polri yang APD, sehingga ketika diperbantukan dalam proses pemakaman tidak tertular virus.

&quot;Dari 30 orang disiapkan 4 orang yang gunakan APD yang bertugas membantu pemakaman bila diperlukan oleh pihak makam dan 26 orang pengamanan diluar untuk menghimbau dan menghalau masyarakat atau keluarga jenazah yang melakukan penolakan pemakaman,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
