<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prosedur Ketat, Makam Khusus Covid-19 Dipastikan Tidak Sebar Virus</title><description>Makam untuk jenazah pasien corona dipastikan tidak akan menyebarkan virus karena telah melalui prosedur ketat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/07/512/2195567/prosedur-ketat-makam-khusus-covid-19-dipastikan-tidak-sebar-virus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/07/512/2195567/prosedur-ketat-makam-khusus-covid-19-dipastikan-tidak-sebar-virus"/><item><title>Prosedur Ketat, Makam Khusus Covid-19 Dipastikan Tidak Sebar Virus</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/07/512/2195567/prosedur-ketat-makam-khusus-covid-19-dipastikan-tidak-sebar-virus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/07/512/2195567/prosedur-ketat-makam-khusus-covid-19-dipastikan-tidak-sebar-virus</guid><pubDate>Selasa 07 April 2020 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/07/512/2195567/prosedur-ketat-makam-khusus-covid-19-dipastikan-tidak-sebar-virus-E2zu5U0Nvu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proses pemakaman jenazah pasien virus corona. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/07/512/2195567/prosedur-ketat-makam-khusus-covid-19-dipastikan-tidak-sebar-virus-E2zu5U0Nvu.jpg</image><title>Proses pemakaman jenazah pasien virus corona. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Pemerintah Kota Semarang menyiapkan lahan khusus untuk pemakaman korban bencana, termasuk corona virus disease atau covid-19. Masyarakat pun tak perlu khawatir karena proses pemakaman menggunakan protokol ketat sehingga diyakini tidak akan menyebarkan virus corona.
&quot;Korban dari covid-19 yang meninggal ini pasti kalau dimakamkan sudah sesuai SOP. Disterilkan, dibungkus plastik, dan seterusnya sehingga tidak perlu ada kekhawatiran bahwa makam itu akan menyebarkan virus corona,&quot; kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Senin 6 April 2020.
Dia menjelaskan, area makam khusus itu berada di kawasan Mijen. Hingga kini ada 2 jenazah pasien covid-19 yang dimakamkan di lokasi tersebut.
&quot;Ada 2 orang yang sudah dimakamkan di situ, dan mudah-mudahan kita belajar dari daerah-daerah lain, seluruh warga Kota Semarang ini,&quot; tutur dia.
Pria yang akrab disapa Hendi itu meminta masyarakat tidak mempermasalahkan pemakaman korban covid-19. Selain dijamin aman dari persebaran virus corona, mesti ditumbuhkan juga rasa empati kepada korban dan seluruh keluarganya.
&quot;Jadi sebagai sesama saudara, baik saudara sebangsa, saudara seagama terutama Muslim, tidak ada lagi relevansinya Panjenengan (Anda) menolak tempat pemakaman ini,&quot; lugasnya.
&quot;Kita berharap semuanya berjalan sesuai asas perikemanusiaan dan rasa empati kita kepada orang yang sedang terkena musibah,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Pemerintah Kota Semarang menyiapkan lahan khusus untuk pemakaman korban bencana, termasuk corona virus disease atau covid-19. Masyarakat pun tak perlu khawatir karena proses pemakaman menggunakan protokol ketat sehingga diyakini tidak akan menyebarkan virus corona.
&quot;Korban dari covid-19 yang meninggal ini pasti kalau dimakamkan sudah sesuai SOP. Disterilkan, dibungkus plastik, dan seterusnya sehingga tidak perlu ada kekhawatiran bahwa makam itu akan menyebarkan virus corona,&quot; kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Senin 6 April 2020.
Dia menjelaskan, area makam khusus itu berada di kawasan Mijen. Hingga kini ada 2 jenazah pasien covid-19 yang dimakamkan di lokasi tersebut.
&quot;Ada 2 orang yang sudah dimakamkan di situ, dan mudah-mudahan kita belajar dari daerah-daerah lain, seluruh warga Kota Semarang ini,&quot; tutur dia.
Pria yang akrab disapa Hendi itu meminta masyarakat tidak mempermasalahkan pemakaman korban covid-19. Selain dijamin aman dari persebaran virus corona, mesti ditumbuhkan juga rasa empati kepada korban dan seluruh keluarganya.
&quot;Jadi sebagai sesama saudara, baik saudara sebangsa, saudara seagama terutama Muslim, tidak ada lagi relevansinya Panjenengan (Anda) menolak tempat pemakaman ini,&quot; lugasnya.
&quot;Kita berharap semuanya berjalan sesuai asas perikemanusiaan dan rasa empati kita kepada orang yang sedang terkena musibah,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
