<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pangandaran Masih &quot;Hijau&quot; dari Corona, Bupati Minta Masyarakat Jangan Lengah</title><description>Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan warga yang meninggal saat dirawat di RSUD Kota Banjar dinyatakan negatif Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/07/525/2195711/pangandaran-masih-hijau-dari-corona-bupati-minta-masyarakat-jangan-lengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/07/525/2195711/pangandaran-masih-hijau-dari-corona-bupati-minta-masyarakat-jangan-lengah"/><item><title>Pangandaran Masih &quot;Hijau&quot; dari Corona, Bupati Minta Masyarakat Jangan Lengah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/07/525/2195711/pangandaran-masih-hijau-dari-corona-bupati-minta-masyarakat-jangan-lengah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/07/525/2195711/pangandaran-masih-hijau-dari-corona-bupati-minta-masyarakat-jangan-lengah</guid><pubDate>Selasa 07 April 2020 23:00 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Maarif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/07/525/2195711/pangandaran-masih-hijau-dari-corona-bupati-minta-masyarakat-jangan-lengah-CWOZMV3Im5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/07/525/2195711/pangandaran-masih-hijau-dari-corona-bupati-minta-masyarakat-jangan-lengah-CWOZMV3Im5.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. okezone)</title></images><description>PANGANDARAN - Di tengah ancaman penyebaran Covid-19, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat masih berstatus zona hijau atau belum ditemukan warga yang positif Covid-19.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan warga Pangandaran yang meninggal saat dirawat di RSUD Kota Banjar, Minggu 5 April lalu, dinyatakan negatif Covid-19.

&quot;Hasil test swab yang diterima Selasa, (7/4/2020) warga Pangandaran tersebut dinyatakan negatif virus Corona atau Covid-19,&quot; kata Jeje.

Jeje menegaskan, pasien tersebut diketahui memiliki penyakit jantung dan akhirnya dirujuk ke RSUD Kota Banjar.

&quot;Namun sesuai SOP saat pandemi Corona, karena pasien menunjukkan gejala sesak nafas akhirnya masuk ruang isolasi dan ditangani khusus hingga akhirnya meninggal dunia,&quot; tambahnya.

Jeje juga mengatakan, proses pemakaman jenazah dilakukan dengan protokol pemulasaraan jenazah pasien positif Covid-19.

&quot;Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi dan merupakan SOP yang diberlakukan saat pandemi Corona,&quot; papar Jeje.

Jeje menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga dan masyarakat, karena baru bisa mengumumkan setelah hasil test swab keluar.

&quot;Kami tahu keluarga almarhum, tentu sangat tertekan dengan situasi dan kondisi seperti ini,&quot; jelasnya.

Begitu pula kepada masyarakat yang tentu ingin mendapat kepastian soal penyebab meninggalnya almarhum.

&quot;Dengan keluarnya test swab yang hasilnya negatif, maka hingga saat ini Pangandaran masih zona hijau,&quot; jelasnya.

Meskipun demikian Jeje mengimbau masyarakat tidak boleh lengah dan harus meningkatkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

&quot;Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi imbauan pemerintah untuk memutus penyebaran virus Corona,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>PANGANDARAN - Di tengah ancaman penyebaran Covid-19, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat masih berstatus zona hijau atau belum ditemukan warga yang positif Covid-19.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan warga Pangandaran yang meninggal saat dirawat di RSUD Kota Banjar, Minggu 5 April lalu, dinyatakan negatif Covid-19.

&quot;Hasil test swab yang diterima Selasa, (7/4/2020) warga Pangandaran tersebut dinyatakan negatif virus Corona atau Covid-19,&quot; kata Jeje.

Jeje menegaskan, pasien tersebut diketahui memiliki penyakit jantung dan akhirnya dirujuk ke RSUD Kota Banjar.

&quot;Namun sesuai SOP saat pandemi Corona, karena pasien menunjukkan gejala sesak nafas akhirnya masuk ruang isolasi dan ditangani khusus hingga akhirnya meninggal dunia,&quot; tambahnya.

Jeje juga mengatakan, proses pemakaman jenazah dilakukan dengan protokol pemulasaraan jenazah pasien positif Covid-19.

&quot;Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi dan merupakan SOP yang diberlakukan saat pandemi Corona,&quot; papar Jeje.

Jeje menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga dan masyarakat, karena baru bisa mengumumkan setelah hasil test swab keluar.

&quot;Kami tahu keluarga almarhum, tentu sangat tertekan dengan situasi dan kondisi seperti ini,&quot; jelasnya.

Begitu pula kepada masyarakat yang tentu ingin mendapat kepastian soal penyebab meninggalnya almarhum.

&quot;Dengan keluarnya test swab yang hasilnya negatif, maka hingga saat ini Pangandaran masih zona hijau,&quot; jelasnya.

Meskipun demikian Jeje mengimbau masyarakat tidak boleh lengah dan harus meningkatkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

&quot;Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi imbauan pemerintah untuk memutus penyebaran virus Corona,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
