<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Menkominfo Sebut Facebook Jadi Media Sosial Terbanyak Sebaran Hoaks Covid-19   </title><description>Media sosial Facebook, menjadi platform digital yang paling tinggi terdapat sebaran konten hoaks, atau informasi palsu terkait Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/08/337/2196079/menkominfo-sebut-facebook-jadi-media-sosial-terbanyak-sebaran-hoaks-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/08/337/2196079/menkominfo-sebut-facebook-jadi-media-sosial-terbanyak-sebaran-hoaks-covid-19"/><item><title> Menkominfo Sebut Facebook Jadi Media Sosial Terbanyak Sebaran Hoaks Covid-19   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/08/337/2196079/menkominfo-sebut-facebook-jadi-media-sosial-terbanyak-sebaran-hoaks-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/08/337/2196079/menkominfo-sebut-facebook-jadi-media-sosial-terbanyak-sebaran-hoaks-covid-19</guid><pubDate>Rabu 08 April 2020 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/08/337/2196079/menkominfo-sebut-facebook-jadi-media-sosial-terbanyak-sebaran-hoaks-covid-19-5y50BcVw9r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkominfo, Jhonny G Plate (foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/08/337/2196079/menkominfo-sebut-facebook-jadi-media-sosial-terbanyak-sebaran-hoaks-covid-19-5y50BcVw9r.jpg</image><title>Menkominfo, Jhonny G Plate (foto: Okezone.com)</title></images><description>
JAKARTA - Media sosial (medsos) Facebook, menjadi platform digital yang paling tinggi terdapat sebaran konten hoaks, atau informasi palsu terkait Covid-19 atau virus corona di Indonesia.

Menkominfo Johnny G Plate mengungkapkan, bahwa dalam pengendalian konten hoaks bersama dengan platform digital pihaknya sudah memberikan catatan adanya 785 konten hoaks di Facebook.

&quot;Langkah pertama disaat keadaan darurat kesehatan adalah berkomunikasi dengan platform digital global, seperti Facebook, Twitter, Youtube, dan Instagram,&quot; kata Plate dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Plate menambahkan, pihaknya juga sudah mengajukan catatan penyebaran hoaks ke Youtube, Instagram dan Twitter.
&amp;nbsp;
&quot;Dari sebaran hoaks Kami telah sampaikan seluruhannya sebanyak pada Facebook 785, Instagram 10, Twitter 324 dan Youtube 6,&quot; ujar Plate.

Dari pengajuan itu, Plate menuturkan bahwa platfrom digital Facebook telah menindaklanjuti sebanyak 359. Rinciannya, Facebook 303, Instagram 3, Twitter 53 dan Youtube 6.

&quot;Dan Youtube sedang ditindaklanjuti sebanyak 6. Masih terdapat 766 sebaran isu hoaks yang beredar platfrom digital,&quot; tutur Plate.

Menurut Plate, dalam memutus mata rantai Covid-19, diperlukan adanya kerjasama dari seluruh pihak. Mengingat, pandemi ini dirasakan secara global.

&quot;Covid pandemi adalah masalah global karena itu dalam penanganannya dan memutus mata rantai baik global atau domestik menjadi tugas kami semua termasuk platform digital global,&quot; tutup Plate.</description><content:encoded>
JAKARTA - Media sosial (medsos) Facebook, menjadi platform digital yang paling tinggi terdapat sebaran konten hoaks, atau informasi palsu terkait Covid-19 atau virus corona di Indonesia.

Menkominfo Johnny G Plate mengungkapkan, bahwa dalam pengendalian konten hoaks bersama dengan platform digital pihaknya sudah memberikan catatan adanya 785 konten hoaks di Facebook.

&quot;Langkah pertama disaat keadaan darurat kesehatan adalah berkomunikasi dengan platform digital global, seperti Facebook, Twitter, Youtube, dan Instagram,&quot; kata Plate dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Plate menambahkan, pihaknya juga sudah mengajukan catatan penyebaran hoaks ke Youtube, Instagram dan Twitter.
&amp;nbsp;
&quot;Dari sebaran hoaks Kami telah sampaikan seluruhannya sebanyak pada Facebook 785, Instagram 10, Twitter 324 dan Youtube 6,&quot; ujar Plate.

Dari pengajuan itu, Plate menuturkan bahwa platfrom digital Facebook telah menindaklanjuti sebanyak 359. Rinciannya, Facebook 303, Instagram 3, Twitter 53 dan Youtube 6.

&quot;Dan Youtube sedang ditindaklanjuti sebanyak 6. Masih terdapat 766 sebaran isu hoaks yang beredar platfrom digital,&quot; tutur Plate.

Menurut Plate, dalam memutus mata rantai Covid-19, diperlukan adanya kerjasama dari seluruh pihak. Mengingat, pandemi ini dirasakan secara global.

&quot;Covid pandemi adalah masalah global karena itu dalam penanganannya dan memutus mata rantai baik global atau domestik menjadi tugas kami semua termasuk platform digital global,&quot; tutup Plate.</content:encoded></item></channel></rss>
