<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ridwan Kamil Bersama 13 Rektor Cari Solusi Penanganan Covid-19</title><description>Hari ini kita menyepakati membuat forum perguruan tinggi Jawa Barat untuk menyumbangkan gagasannya kepada Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/08/525/2196296/ridwan-kamil-bersama-13-rektor-cari-solusi-penanganan-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/08/525/2196296/ridwan-kamil-bersama-13-rektor-cari-solusi-penanganan-covid-19"/><item><title>Ridwan Kamil Bersama 13 Rektor Cari Solusi Penanganan Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/08/525/2196296/ridwan-kamil-bersama-13-rektor-cari-solusi-penanganan-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/08/525/2196296/ridwan-kamil-bersama-13-rektor-cari-solusi-penanganan-covid-19</guid><pubDate>Rabu 08 April 2020 20:07 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/08/525/2196296/ridwan-kamil-bersama-13-rektor-cari-solusi-penanganan-covid-19-PjJtvpKYLe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/08/525/2196296/ridwan-kamil-bersama-13-rektor-cari-solusi-penanganan-covid-19-PjJtvpKYLe.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</title></images><description>BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil bersama 13 rektor perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Jabar sepakat membentuk Forum Perguruan Tinggi Jabar dalam rangka penanggulangan covid-19 atau virus corona.

Kesepakatan tersebut didapat melalui video conference yang dipimpin Emil dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (8/4/2020). Lewat forum tersebut, perguruan tinggi di Jabar diharapkan menyumbangkan gagasan keilmuannya, misalnya pengujian vaksin COVID-19.

&quot;Hari ini kita menyepakati membuat forum perguruan tinggi Jawa Barat untuk menyumbangkan gagasannya kepada Indonesia melalui laboratorium yang pengetesan gagasannya dilakukan di Jabar dulu, nanti diharapkan menjadi inspirasi bagi Indonesia,&quot; kata Emil.

Dirinya juga mengajak perguruan tinggi lainnya untuk bergabung dalam forum tersebut agar lebih banyak lagi gagasan dalam upaya penanggulangan COVID-19. Perguruan tinggi pun dipersilakan untuk masuk dalam Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar.

&quot;Kita akan tindak lanjuti dengan pertemuan teknis untuk membahas masing-masing peran perguruan tinggi dan siapa saja yang mau bergabung di Gugus Tugas COVID-19 Jabar, serta kira-kira sektor apa saja yang bisa disumbangkan,&quot; kata Emil.

Emil menambahkan, nantinya dalam Forum Perguruan Tinggi Jabar itu, ada penugasan untuk membimbing 27 kabupaten/kota di Jabar dalam menentukan langkah-langkah penanggulangan COVID-19.

&quot;Nanti ada penugasan dari kami, bahwa 27 daerah harus ada pembimbing keilmuannya walaupun daerah itu jauh dari domisili perguruan tingginya,&quot; ujar Emil.

Melalui forum perguruan tinggi itu pun, Emil meminta mereka untuk menguatkan peran alumni untuk membuat gerakan kemanusiaan. &quot;Saya titip kuatkan ke-alumni-an karena sebenarnya banyak orang baik yang lagi menunggu (instruksi). Kalau rektornya bikin gerakan, mereka (alumni) pasti akan ikut. Paling gampang itu bikin forum donasi alumni,&quot; kata Emil.

Baca Juga :&amp;nbsp;Jumlah Pasien Positif Corona di Papua 45 Orang, 5 di Antaranya Sembuh

Donasi jangka pendek dari alumni perguruan tinggi di Jabar itu dinilai akan membantu pembelian peralatan kesehatan. Untuk jangka menengah, donasi bisa berupa bantuan sosial-ekonomi kepada masyarakat terdampak COVID-19.

Peran alumni dan perguruan tinggi ini pun akan menjadi koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan akademisi. &quot;Jabar ingin terdepan dari sisi kekompakan, inovasi, dan kepemimpinan. Semoga bisa melewati pandemi COVID-19 dengan cepat,&quot; tutup Emil.</description><content:encoded>BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil bersama 13 rektor perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Jabar sepakat membentuk Forum Perguruan Tinggi Jabar dalam rangka penanggulangan covid-19 atau virus corona.

Kesepakatan tersebut didapat melalui video conference yang dipimpin Emil dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (8/4/2020). Lewat forum tersebut, perguruan tinggi di Jabar diharapkan menyumbangkan gagasan keilmuannya, misalnya pengujian vaksin COVID-19.

&quot;Hari ini kita menyepakati membuat forum perguruan tinggi Jawa Barat untuk menyumbangkan gagasannya kepada Indonesia melalui laboratorium yang pengetesan gagasannya dilakukan di Jabar dulu, nanti diharapkan menjadi inspirasi bagi Indonesia,&quot; kata Emil.

Dirinya juga mengajak perguruan tinggi lainnya untuk bergabung dalam forum tersebut agar lebih banyak lagi gagasan dalam upaya penanggulangan COVID-19. Perguruan tinggi pun dipersilakan untuk masuk dalam Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar.

&quot;Kita akan tindak lanjuti dengan pertemuan teknis untuk membahas masing-masing peran perguruan tinggi dan siapa saja yang mau bergabung di Gugus Tugas COVID-19 Jabar, serta kira-kira sektor apa saja yang bisa disumbangkan,&quot; kata Emil.

Emil menambahkan, nantinya dalam Forum Perguruan Tinggi Jabar itu, ada penugasan untuk membimbing 27 kabupaten/kota di Jabar dalam menentukan langkah-langkah penanggulangan COVID-19.

&quot;Nanti ada penugasan dari kami, bahwa 27 daerah harus ada pembimbing keilmuannya walaupun daerah itu jauh dari domisili perguruan tingginya,&quot; ujar Emil.

Melalui forum perguruan tinggi itu pun, Emil meminta mereka untuk menguatkan peran alumni untuk membuat gerakan kemanusiaan. &quot;Saya titip kuatkan ke-alumni-an karena sebenarnya banyak orang baik yang lagi menunggu (instruksi). Kalau rektornya bikin gerakan, mereka (alumni) pasti akan ikut. Paling gampang itu bikin forum donasi alumni,&quot; kata Emil.

Baca Juga :&amp;nbsp;Jumlah Pasien Positif Corona di Papua 45 Orang, 5 di Antaranya Sembuh

Donasi jangka pendek dari alumni perguruan tinggi di Jabar itu dinilai akan membantu pembelian peralatan kesehatan. Untuk jangka menengah, donasi bisa berupa bantuan sosial-ekonomi kepada masyarakat terdampak COVID-19.

Peran alumni dan perguruan tinggi ini pun akan menjadi koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan akademisi. &quot;Jabar ingin terdepan dari sisi kekompakan, inovasi, dan kepemimpinan. Semoga bisa melewati pandemi COVID-19 dengan cepat,&quot; tutup Emil.</content:encoded></item></channel></rss>
