<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gugus Tugas Covid-19: Orang Tanpa Gejala bak &quot;Pembunuh&quot; Potensial</title><description>Salah satu penyebab cepatnya penularan virus corona (Covid-19) yang paling sulit diantisipasi ialah orang tanpa gejala (OTG).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/09/337/2196497/gugus-tugas-covid-19-orang-tanpa-gejala-bak-pembunuh-potensial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/09/337/2196497/gugus-tugas-covid-19-orang-tanpa-gejala-bak-pembunuh-potensial"/><item><title>Gugus Tugas Covid-19: Orang Tanpa Gejala bak &quot;Pembunuh&quot; Potensial</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/09/337/2196497/gugus-tugas-covid-19-orang-tanpa-gejala-bak-pembunuh-potensial</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/09/337/2196497/gugus-tugas-covid-19-orang-tanpa-gejala-bak-pembunuh-potensial</guid><pubDate>Kamis 09 April 2020 10:21 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/09/337/2196497/gugus-tugas-covid-19-orang-tanpa-gejala-bak-pembunuh-potensial-aaZc82dnNm.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/09/337/2196497/gugus-tugas-covid-19-orang-tanpa-gejala-bak-pembunuh-potensial-aaZc82dnNm.JPG</image><title>Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Salah satu penyebab cepatnya penularan virus corona (Covid-19)  yang paling sulit diantisipasi ialah orang tanpa gejala (OTG). OTG merupakan orang yang sudah terinfeksi Covid-19 namun tidak menunjukkan gejala sakit.
&quot;OTG bagaikan penyebar maut dan pembunuh potensial yang mengancam setiap orang yang kontak dengannya, terutama kelompok rentan. Oleh karena itu harus dilakukan upaya guna menghentikan penyebaran  penularan virus corona dengan selalu menjaga jarak aman antar orang dan cuci tangan dengan sabun secara disiplin,&quot; ungkap Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4/2020).
di hadapan Pati dan Pamen TNI  yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, belum lama ini.
Saat ini lanjutnya, seluruh dunia sedang menghadapi permasalahan Covid-19. Musuh yang dihadapi adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang tidak  kelihatan secara kasat mata. Salah satunya solusinya ialah dengan segera  memutus rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat.
&quot;Adakan isolasi mandiri dengan melibatkan eleman masyarakat yang ada di wilayah masing-masing. Isolasi mandiri juga dilakukan dengan memisahkan kelompok rentan (manusia usia lanjut, dan orang dengan penyakit bawaan) untuk mencegah penularan Covid-19,&quot; paparnya.

&quot;Jika tidak, maka korban akan bertambah banyak. Kita tidak boleh kerja sendiri-sendiri melainkan dengan budayakan gotong royong yang merupakan warisan  bangsa Indonesia,&quot; tambah Doni.
Unsur TNI diharapkan dapat menjadi bagian kampanye nasional untuk mengingatkan masyarakat yang berpotensi  sebagai OTG dan membahayakan  kaum rentan, memutus mata rantai penularan dan melindungi rakyat agar tidak tertular.
Dalam pertemuan tersebut Doni juga berharap penuh kehadiran sejumlah perwira TNI yang telah tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk  bekerja lebih optimal.</description><content:encoded>JAKARTA - Salah satu penyebab cepatnya penularan virus corona (Covid-19)  yang paling sulit diantisipasi ialah orang tanpa gejala (OTG). OTG merupakan orang yang sudah terinfeksi Covid-19 namun tidak menunjukkan gejala sakit.
&quot;OTG bagaikan penyebar maut dan pembunuh potensial yang mengancam setiap orang yang kontak dengannya, terutama kelompok rentan. Oleh karena itu harus dilakukan upaya guna menghentikan penyebaran  penularan virus corona dengan selalu menjaga jarak aman antar orang dan cuci tangan dengan sabun secara disiplin,&quot; ungkap Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4/2020).
di hadapan Pati dan Pamen TNI  yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, belum lama ini.
Saat ini lanjutnya, seluruh dunia sedang menghadapi permasalahan Covid-19. Musuh yang dihadapi adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang tidak  kelihatan secara kasat mata. Salah satunya solusinya ialah dengan segera  memutus rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat.
&quot;Adakan isolasi mandiri dengan melibatkan eleman masyarakat yang ada di wilayah masing-masing. Isolasi mandiri juga dilakukan dengan memisahkan kelompok rentan (manusia usia lanjut, dan orang dengan penyakit bawaan) untuk mencegah penularan Covid-19,&quot; paparnya.

&quot;Jika tidak, maka korban akan bertambah banyak. Kita tidak boleh kerja sendiri-sendiri melainkan dengan budayakan gotong royong yang merupakan warisan  bangsa Indonesia,&quot; tambah Doni.
Unsur TNI diharapkan dapat menjadi bagian kampanye nasional untuk mengingatkan masyarakat yang berpotensi  sebagai OTG dan membahayakan  kaum rentan, memutus mata rantai penularan dan melindungi rakyat agar tidak tertular.
Dalam pertemuan tersebut Doni juga berharap penuh kehadiran sejumlah perwira TNI yang telah tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk  bekerja lebih optimal.</content:encoded></item></channel></rss>
