<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemkab Bogor Alokasikan Rp384 Miliar untuk Bantu Warga Terdampak Corona</title><description>Ade Yasin menambahkan, selama masa darurat corona banyak masyarakat yang penghasilannya menurun</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/09/338/2196588/pemkab-bogor-alokasikan-rp384-miliar-untuk-bantu-warga-terdampak-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/09/338/2196588/pemkab-bogor-alokasikan-rp384-miliar-untuk-bantu-warga-terdampak-corona"/><item><title>Pemkab Bogor Alokasikan Rp384 Miliar untuk Bantu Warga Terdampak Corona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/09/338/2196588/pemkab-bogor-alokasikan-rp384-miliar-untuk-bantu-warga-terdampak-corona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/09/338/2196588/pemkab-bogor-alokasikan-rp384-miliar-untuk-bantu-warga-terdampak-corona</guid><pubDate>Kamis 09 April 2020 12:30 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/09/338/2196588/pemkab-bogor-alokasikan-rp384-miliar-untuk-bantu-warga-terdampak-corona-nPvlEbahlq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/09/338/2196588/pemkab-bogor-alokasikan-rp384-miliar-untuk-bantu-warga-terdampak-corona-nPvlEbahlq.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. okezone)</title></images><description>BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengalokasikan anggaran untuk penanganan bencana non alam atau penanganan covid-19 di Kabupaten Bogor sebesar Rp 384 miliar.

Hal itu sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 Tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah, Mendagri instruksikan realokasi dan refocusing anggaran.

&quot;Dana penenganan covid-19 ini dibagi untuk tiga komponen nantinya, yakni penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial,&quot; kata Bupati Bogor Ade Yasin, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4/2020).

Ade Yasin menambahkan, selama masa darurat corona banyak masyarakat yang penghasilannya menurun, bahkan tak dapat penghasilan sama sekali.

&quot;Seperti dikatakan pak menteri, jika masyarakat yang terdampak tidak ditangani oleh pemerintah ataupun non lemerintah maka krisis kesehatan bisa berubah menjadi krisis ekonomi, dan krisis ekonomi ini berubah menjadi krisis sosial,&quot; ungkapnya.

Ia berharap dengan alokasi dana ini, Kabupaten Bogor benar-benar siap menghadapi segala kemungkinan terkait antisipasi penyebaran covid-19 ke depannya.

Sementara itu, Ketua Bappeda Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah menjelaskan anggaran yang disiapkan untuk penanganan kesehatan sebesar Rp 191.050.108.590, penanganan dampak ekonomi sebesar Rp 4.028.000.000, dan anggaran jaring pengamanan sosial sebesar Rp 188.994.600.000.

&quot;Semua anggaran untuk menangani covid-19 itu diarahkan pada Belanja Tidak Terduga atau BTT. Anggaran BTT Kabupaten Bogor membengkak hingga 24 kali lipat,&quot; ucap Syarifah yang merupakan Jubir Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Bogor itu.

</description><content:encoded>BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengalokasikan anggaran untuk penanganan bencana non alam atau penanganan covid-19 di Kabupaten Bogor sebesar Rp 384 miliar.

Hal itu sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 Tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah, Mendagri instruksikan realokasi dan refocusing anggaran.

&quot;Dana penenganan covid-19 ini dibagi untuk tiga komponen nantinya, yakni penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial,&quot; kata Bupati Bogor Ade Yasin, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4/2020).

Ade Yasin menambahkan, selama masa darurat corona banyak masyarakat yang penghasilannya menurun, bahkan tak dapat penghasilan sama sekali.

&quot;Seperti dikatakan pak menteri, jika masyarakat yang terdampak tidak ditangani oleh pemerintah ataupun non lemerintah maka krisis kesehatan bisa berubah menjadi krisis ekonomi, dan krisis ekonomi ini berubah menjadi krisis sosial,&quot; ungkapnya.

Ia berharap dengan alokasi dana ini, Kabupaten Bogor benar-benar siap menghadapi segala kemungkinan terkait antisipasi penyebaran covid-19 ke depannya.

Sementara itu, Ketua Bappeda Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah menjelaskan anggaran yang disiapkan untuk penanganan kesehatan sebesar Rp 191.050.108.590, penanganan dampak ekonomi sebesar Rp 4.028.000.000, dan anggaran jaring pengamanan sosial sebesar Rp 188.994.600.000.

&quot;Semua anggaran untuk menangani covid-19 itu diarahkan pada Belanja Tidak Terduga atau BTT. Anggaran BTT Kabupaten Bogor membengkak hingga 24 kali lipat,&quot; ucap Syarifah yang merupakan Jubir Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Bogor itu.

</content:encoded></item></channel></rss>
