<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pandemi Covid-19, Maluku Utara Tanami Lahan Kosong untuk Tambahan Penghasilan Warga</title><description>Pemerintah mengupayakan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan selama Pandemi Covid-19, didapatkan dari hasil pertanian daerah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/13/340/2198640/pandemi-covid-19-maluku-utara-tanami-lahan-kosong-untuk-tambahan-penghasilan-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/13/340/2198640/pandemi-covid-19-maluku-utara-tanami-lahan-kosong-untuk-tambahan-penghasilan-warga"/><item><title>Pandemi Covid-19, Maluku Utara Tanami Lahan Kosong untuk Tambahan Penghasilan Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/13/340/2198640/pandemi-covid-19-maluku-utara-tanami-lahan-kosong-untuk-tambahan-penghasilan-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/13/340/2198640/pandemi-covid-19-maluku-utara-tanami-lahan-kosong-untuk-tambahan-penghasilan-warga</guid><pubDate>Senin 13 April 2020 22:03 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/13/340/2198640/pandemi-covid-19-maluku-utara-tanami-lahan-kosong-untuk-tambahan-penghasilan-warga-ccwobApIwe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/13/340/2198640/pandemi-covid-19-maluku-utara-tanami-lahan-kosong-untuk-tambahan-penghasilan-warga-ccwobApIwe.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. okezone)</title></images><description>MANADO - Pemerintah mengupayakan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan selama Pandemi Covid-19, didapatkan dari hasil pertanian daerah.

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Provinsi Maluku Utara (Malut) Sri Harati menjelaskan pemerintah berupaya membangun ketahanan pangan kita agar daerah tidak bertumpuk pada hasil pertanian yang bersumber dari Impor.

Terlebih, Indonesia kini disibukkan dengan penanganan penyebaran Virus Corona. Untuk itu pemerintah memanfaatkan lahan kosong untuk disulap menjadi hasil pertanian agar ketahanan pangan bisa lebih maksimal. Selain itu, warga pun punya penghasilan lain dari hasil pertanian di tengah Pandemi Covid-19 yang memaksa sebagian besar warga tak bekerja di sektor formal.

Program tersebut kini disebut sebagai Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Menurut Sri, merujuk Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, program ini pada dasarnya untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sesuai dengan potensi dan kearifan lokal guna mewujudkan hidup sehat, aktif, dan produktif.

&quot;Program ini juga akan terus kami kembangkan di Provinsi Maluku Utara sebagai salah satu program utama yang strategis dalam rangka untuk memenuhi ketersediaan pangan lokal selama Pandemi Covid-19,&quot; ungkapnya.

Selain itu, program ini juga sebagai upaya ketahanan pangan menjelang masuknya beberapa momen besar seperti Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha sampai pada Hari Natal nanti bulan desember 2020.

&quot;Saat ini saya yang pimpin langsung tim turun kelapangan dengan jumlah anggota sebanyak 12 orang tersebar di 10 Kabupaten Kota melakukan sosialisasi sekaligus melakukan pemantauan pangan dan yang yang sudah kami jalani sekarang adalah 8 kabupaten kota di Maluku Utara.

&quot;Tidak menutup kemungkinan juga bahwa jangka panjang, hasil pemantauan dan monitoring kami ini akan saya jadikan sebagai role model yang saya namakan dengan Food Map Zone,&quot; jelasnya.
</description><content:encoded>MANADO - Pemerintah mengupayakan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan selama Pandemi Covid-19, didapatkan dari hasil pertanian daerah.

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Provinsi Maluku Utara (Malut) Sri Harati menjelaskan pemerintah berupaya membangun ketahanan pangan kita agar daerah tidak bertumpuk pada hasil pertanian yang bersumber dari Impor.

Terlebih, Indonesia kini disibukkan dengan penanganan penyebaran Virus Corona. Untuk itu pemerintah memanfaatkan lahan kosong untuk disulap menjadi hasil pertanian agar ketahanan pangan bisa lebih maksimal. Selain itu, warga pun punya penghasilan lain dari hasil pertanian di tengah Pandemi Covid-19 yang memaksa sebagian besar warga tak bekerja di sektor formal.

Program tersebut kini disebut sebagai Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Menurut Sri, merujuk Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, program ini pada dasarnya untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sesuai dengan potensi dan kearifan lokal guna mewujudkan hidup sehat, aktif, dan produktif.

&quot;Program ini juga akan terus kami kembangkan di Provinsi Maluku Utara sebagai salah satu program utama yang strategis dalam rangka untuk memenuhi ketersediaan pangan lokal selama Pandemi Covid-19,&quot; ungkapnya.

Selain itu, program ini juga sebagai upaya ketahanan pangan menjelang masuknya beberapa momen besar seperti Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha sampai pada Hari Natal nanti bulan desember 2020.

&quot;Saat ini saya yang pimpin langsung tim turun kelapangan dengan jumlah anggota sebanyak 12 orang tersebar di 10 Kabupaten Kota melakukan sosialisasi sekaligus melakukan pemantauan pangan dan yang yang sudah kami jalani sekarang adalah 8 kabupaten kota di Maluku Utara.

&quot;Tidak menutup kemungkinan juga bahwa jangka panjang, hasil pemantauan dan monitoring kami ini akan saya jadikan sebagai role model yang saya namakan dengan Food Map Zone,&quot; jelasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
