<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasien Covid-19 Meninggal Terus Bertambah, Pemerintah: Kita Tidak Mungkin Berdiam Diri</title><description>Yuri menyebut, berdasarkan data yang dimiliki oleh pemerintah, pasien yang meninggal sudah hampir merata di seluruh provinsi di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/14/337/2199065/pasien-covid-19-meninggal-terus-bertambah-pemerintah-kita-tidak-mungkin-berdiam-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/14/337/2199065/pasien-covid-19-meninggal-terus-bertambah-pemerintah-kita-tidak-mungkin-berdiam-diri"/><item><title>Pasien Covid-19 Meninggal Terus Bertambah, Pemerintah: Kita Tidak Mungkin Berdiam Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/14/337/2199065/pasien-covid-19-meninggal-terus-bertambah-pemerintah-kita-tidak-mungkin-berdiam-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/14/337/2199065/pasien-covid-19-meninggal-terus-bertambah-pemerintah-kita-tidak-mungkin-berdiam-diri</guid><pubDate>Selasa 14 April 2020 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/14/337/2199065/pasien-covid-19-meninggal-terus-bertambah-pemerintah-kita-tidak-mungkin-berdiam-diri-5MCpn3s4SG.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Jubir Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto (Foto: YouTube/@BNPB Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/14/337/2199065/pasien-covid-19-meninggal-terus-bertambah-pemerintah-kita-tidak-mungkin-berdiam-diri-5MCpn3s4SG.JPG</image><title>Jubir Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto (Foto: YouTube/@BNPB Indonesia)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Khusus Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah tentu sangat berduka lantaran masih adanya korban jiwa akibat terjangkit virus corona atau Covid-19.
&amp;ldquo;Kami sangat berduka dengan masih adanya saudara-saudara kita yang terpaksa harus meninggal karena penyakit Covid-19,&amp;rdquo; kata Yuri dalam konferensi pers yang siairkan langsung melalui saluran YouTube BNPB, Selasa (14/4/2020).
Data hingga Selasa hari ini, tercatat ada 459 pasien positif corona yang dilaporkan meninggal dunia. Yuri menyebut, berdasarkan data yang dimiliki oleh pemerintah, pasien yang meninggal sudah hampir merata di seluruh provinsi di Indonesia.
&amp;ldquo;Kita mencatat jumlahnya sudah merata hampir di semua provinsi,&amp;rdquo; jelas dia.
Bahkan menurutnya, masih akan ada penambahan korban jiwa akibat virus tersebut. Dengan begitu akan memberikan dampak bagi keluarta ataupun pihak lainnya.

&amp;ldquo;Kita juga meyakini bahwa ini masih akan terus terjadi ini akan mengakibatkan berbagai macam dampak baik pada keluarga yang ditinggalkan atau kepada kita semuanya,&amp;rdquo; paparnya.
Meski demikian, Yuri mengajak semua pihak untuk saling bergotong-royong dalam memberantas virus corona tersebut.
&amp;ldquo;Oleh karena itu, ini keprihatinan yang sangat mendalam bagi negara dan kita tidak mungkin lagi untuk kemudian berdiam diri tidak melanjutkan pekerjaan yang besar ini dan tidak semakin merapatkan barisan untuk bergotong-royong menyelesaikan masalah ini,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Khusus Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah tentu sangat berduka lantaran masih adanya korban jiwa akibat terjangkit virus corona atau Covid-19.
&amp;ldquo;Kami sangat berduka dengan masih adanya saudara-saudara kita yang terpaksa harus meninggal karena penyakit Covid-19,&amp;rdquo; kata Yuri dalam konferensi pers yang siairkan langsung melalui saluran YouTube BNPB, Selasa (14/4/2020).
Data hingga Selasa hari ini, tercatat ada 459 pasien positif corona yang dilaporkan meninggal dunia. Yuri menyebut, berdasarkan data yang dimiliki oleh pemerintah, pasien yang meninggal sudah hampir merata di seluruh provinsi di Indonesia.
&amp;ldquo;Kita mencatat jumlahnya sudah merata hampir di semua provinsi,&amp;rdquo; jelas dia.
Bahkan menurutnya, masih akan ada penambahan korban jiwa akibat virus tersebut. Dengan begitu akan memberikan dampak bagi keluarta ataupun pihak lainnya.

&amp;ldquo;Kita juga meyakini bahwa ini masih akan terus terjadi ini akan mengakibatkan berbagai macam dampak baik pada keluarga yang ditinggalkan atau kepada kita semuanya,&amp;rdquo; paparnya.
Meski demikian, Yuri mengajak semua pihak untuk saling bergotong-royong dalam memberantas virus corona tersebut.
&amp;ldquo;Oleh karena itu, ini keprihatinan yang sangat mendalam bagi negara dan kita tidak mungkin lagi untuk kemudian berdiam diri tidak melanjutkan pekerjaan yang besar ini dan tidak semakin merapatkan barisan untuk bergotong-royong menyelesaikan masalah ini,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
