<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Lockdown COVID-19, Bonbin Jerman Sembelih Hewannya untuk Beri Makan yang Lain</title><description>Kebun binatang di jerman diperkirakan mengalami kerugian hingga &amp;euro;500.000 per minggu karena lockdown.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/15/18/2199362/dampak-lockdown-covid-19-bonbin-jerman-sembelih-hewannya-untuk-beri-makan-yang-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/15/18/2199362/dampak-lockdown-covid-19-bonbin-jerman-sembelih-hewannya-untuk-beri-makan-yang-lain"/><item><title>Dampak Lockdown COVID-19, Bonbin Jerman Sembelih Hewannya untuk Beri Makan yang Lain</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/15/18/2199362/dampak-lockdown-covid-19-bonbin-jerman-sembelih-hewannya-untuk-beri-makan-yang-lain</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/15/18/2199362/dampak-lockdown-covid-19-bonbin-jerman-sembelih-hewannya-untuk-beri-makan-yang-lain</guid><pubDate>Rabu 15 April 2020 09:00 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/15/18/2199362/dampak-lockdown-covid-19-bonbin-jerman-sembelih-hewannya-untuk-beri-makan-yang-lain-ECiYEdlQAf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: AFP.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/15/18/2199362/dampak-lockdown-covid-19-bonbin-jerman-sembelih-hewannya-untuk-beri-makan-yang-lain-ECiYEdlQAf.jpg</image><title>Foto: AFP.</title></images><description>BERLIN - Kebun  binatang di Jerman menghadapi kesulitan untuk memberi makan hewan-hewan mereka karena wabah virus corona (COVID-19), bahkan akan mulai menyembelih beberapa hewan untuk memberi makan yang lainnya.
Media Jerman melaporkan, kebun binatang yang seharusnya ramai di hari libur Paskah sekarang kesulitan dan meminta sumbangan, karena dampak dari penguncian virus corona.
Seorang direktur kebun binatang di Jerman utara bahkan mengakui bahwa beberapa hewan mungkin harus segera diberi makan dengan hewan yang lain, jika kebun binatang ingin selamat selama penguncian.
&quot;Kami telah membuat daftar hewan yang harus disembelih terlebih dahulu,&quot; kata Verena Kaspari dari Kebun Binatang Neum&amp;uuml;nster kepada Die Welt sebagaimana dilansir BBC, Rabu (15/4/2020).
Kaspari mengatakan membunuh beberapa hewan sehingga yang lain bisa hidup akan menjadi pilihan terakhir, dan &quot;tidak menyenangkan&quot;, tetapi bahkan langkah itu tidak akan menyelesaikan masalah keuangan.
Anjing laut dan penguin membutuhkan sejumlah besar ikan segar setiap hari, katanya.
&quot;Jika itu yang terjadi, saya harus mematikan hewan-hewan itu, daripada membiarkan mereka kelaparan,&quot; katanya.
&quot;Paling buruk, kita harus memberi makan beberapa hewan kepada yang lain.&quot;
Kebun Binatang  Neum&amp;uuml;nster  yang dikelola Kaspari milik sebuah asosiasi, yang tidak ditanggung oleh dana darurat negara untuk usaha kecil.
Dia memperkirakan hilangnya pendapatan kebun binatang di musim semi ini sekitar &amp;euro;175.000 (sekira Rp3 miliar).
Kebun Binatang Berlin memiliki bayi panda kembar, tetapi para penggemar hanya dapat melihat mereka secara online.
Juru Bicara Kebun Binatang Philine Hachmeister mengatakan kepada kantor berita DPA &quot;bayi panda kembar itu sangat manis&quot;.
&quot;Terus-menerus kita berpikir 'para pengunjung harus melihat mereka secara langsung'. Kita tidak ingin panda-panda itu sudah besar pada saat kita akhirnya dibuka kembali.&quot;

DPA melaporkan, selain permintaan langsung untuk sumbangan publik,  kebun binatang Jerman bersama-sama meminta bantuan pemerintah senilai  &amp;euro;100 juta.
Asosiasi kebun binatang nasional Jerman (VdZ) berpendapat bahwa kebun  binatang, tidak seperti banyak bisnis lain, tidak dapat melakukan  hibernasi dan menurunkan biaya. Hewan masih harus diberi makan setiap  hari dan dirawat, sementara kandang tropis harus dipanaskan di atas 20C.
Kepala VdZ J&amp;ouml;rg Junhold mengatakan, kuncian itu memakan biaya kebun  binatang Jerman sekitar &amp;euro;500.000 per minggu karena kehilangan  omset.
Beberapa penjaga kebun binatang juga memperingatkan bahwa krisis  memiliki biaya emosional bagi hewan-hewan tertentu, karena mereka  kehilangan perhatian yang biasanya mereka dapatkan dari publik.</description><content:encoded>BERLIN - Kebun  binatang di Jerman menghadapi kesulitan untuk memberi makan hewan-hewan mereka karena wabah virus corona (COVID-19), bahkan akan mulai menyembelih beberapa hewan untuk memberi makan yang lainnya.
Media Jerman melaporkan, kebun binatang yang seharusnya ramai di hari libur Paskah sekarang kesulitan dan meminta sumbangan, karena dampak dari penguncian virus corona.
Seorang direktur kebun binatang di Jerman utara bahkan mengakui bahwa beberapa hewan mungkin harus segera diberi makan dengan hewan yang lain, jika kebun binatang ingin selamat selama penguncian.
&quot;Kami telah membuat daftar hewan yang harus disembelih terlebih dahulu,&quot; kata Verena Kaspari dari Kebun Binatang Neum&amp;uuml;nster kepada Die Welt sebagaimana dilansir BBC, Rabu (15/4/2020).
Kaspari mengatakan membunuh beberapa hewan sehingga yang lain bisa hidup akan menjadi pilihan terakhir, dan &quot;tidak menyenangkan&quot;, tetapi bahkan langkah itu tidak akan menyelesaikan masalah keuangan.
Anjing laut dan penguin membutuhkan sejumlah besar ikan segar setiap hari, katanya.
&quot;Jika itu yang terjadi, saya harus mematikan hewan-hewan itu, daripada membiarkan mereka kelaparan,&quot; katanya.
&quot;Paling buruk, kita harus memberi makan beberapa hewan kepada yang lain.&quot;
Kebun Binatang  Neum&amp;uuml;nster  yang dikelola Kaspari milik sebuah asosiasi, yang tidak ditanggung oleh dana darurat negara untuk usaha kecil.
Dia memperkirakan hilangnya pendapatan kebun binatang di musim semi ini sekitar &amp;euro;175.000 (sekira Rp3 miliar).
Kebun Binatang Berlin memiliki bayi panda kembar, tetapi para penggemar hanya dapat melihat mereka secara online.
Juru Bicara Kebun Binatang Philine Hachmeister mengatakan kepada kantor berita DPA &quot;bayi panda kembar itu sangat manis&quot;.
&quot;Terus-menerus kita berpikir 'para pengunjung harus melihat mereka secara langsung'. Kita tidak ingin panda-panda itu sudah besar pada saat kita akhirnya dibuka kembali.&quot;

DPA melaporkan, selain permintaan langsung untuk sumbangan publik,  kebun binatang Jerman bersama-sama meminta bantuan pemerintah senilai  &amp;euro;100 juta.
Asosiasi kebun binatang nasional Jerman (VdZ) berpendapat bahwa kebun  binatang, tidak seperti banyak bisnis lain, tidak dapat melakukan  hibernasi dan menurunkan biaya. Hewan masih harus diberi makan setiap  hari dan dirawat, sementara kandang tropis harus dipanaskan di atas 20C.
Kepala VdZ J&amp;ouml;rg Junhold mengatakan, kuncian itu memakan biaya kebun  binatang Jerman sekitar &amp;euro;500.000 per minggu karena kehilangan  omset.
Beberapa penjaga kebun binatang juga memperingatkan bahwa krisis  memiliki biaya emosional bagi hewan-hewan tertentu, karena mereka  kehilangan perhatian yang biasanya mereka dapatkan dari publik.</content:encoded></item></channel></rss>
