<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tenaga Medis Positif Corona, RSUD Lebak Tetap Layani Warga</title><description>RSUD Aji Lebak, Banten, tetap melayani warga meski ada tenaga medis di sana yang dinyatakan positif terpapar virus corona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/15/337/2199439/tenaga-medis-positif-corona-rsud-lebak-tetap-layani-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/15/337/2199439/tenaga-medis-positif-corona-rsud-lebak-tetap-layani-warga"/><item><title>Tenaga Medis Positif Corona, RSUD Lebak Tetap Layani Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/15/337/2199439/tenaga-medis-positif-corona-rsud-lebak-tetap-layani-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/15/337/2199439/tenaga-medis-positif-corona-rsud-lebak-tetap-layani-warga</guid><pubDate>Rabu 15 April 2020 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Yaomi Suhayatmi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/15/337/2199439/tenaga-medis-positif-corona-rsud-aji-lebak-tetap-layani-warga-CA7YCCNwD1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi rumah sakit. (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/15/337/2199439/tenaga-medis-positif-corona-rsud-aji-lebak-tetap-layani-warga-CA7YCCNwD1.jpg</image><title>Ilustrasi rumah sakit. (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>RSUD Lebak, Banten tetap melayani warga seperti biasa. Pelayanan berjalan normal meskipun salah seorang dokternya dinyatakan positif terpapar corona virus disease (covid-19).
Firman Rahmatullah, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebak menjelaskan, pelayanan tetap berjalan. Sang dokter dinyatakan positif terpapar virus corona atau covid-19 dari hasil swab test yang dikeluarkan RSUD Banten pada Selasa kemarin.
&quot;Memang betul ada salah satu dokter yang dinyatakan positif, akan tetapi kami pastikan bahwa pelayanan rumah saki tetap berjalan dengan normal, RS tetap melayani masyarakat seperti biasa,&quot; tegasnya.
Firman juga meminta warga masyarakat Kabupaten Lebak dan sekitarnya tidak panik menanggapi kabar ini.
&quot;Mengapa tidak perlu panik? Karena dokter yang bersangkutan bukan terpapar dari pasien RSUD Lebak. Sampai hari ini Lebak masih terkonfirmasi negatif kasus covid-19,&quot; jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, dokter yang telah dinyatakan positif tersebut merupakan penduduk DKI Jakarta, tepatnya berdomisili di Sunter, Jakarta Utara, dan sehari-hari pergi-pulang menggunakan KRL. Ia diduga terpapar dari keluarganya yang berada di Jakarta.
&quot;Kami memperoleh informasi kalau sebelumnya dokter merawat orangtuanya yang  meninggal dunia dan kabarnya karena terkena covid-19. Memang ini masih didalami informasinya.&quot;
Manajemen RSUD Lebak sendiri, kata Firman, telah melakukan antisipasi dengan mengistirahatkan dokter yang bersangkutan sejak 28 Maret untuk kemudian melakukan isolasi mandiri.
&quot;Jadi sejak 28 Maret sudah tidak bertugas karena menjalani isolasi mandiri. Kemudian pada 2 April dilakukan rapid test, tetapi hasilnya negatif.&quot;
Namun karena adanya keluhan demam, flu, dan sesak, dokter tersebut kemudian kemudian dirujuk ke RSUD Banten dan melakukan swab test. Dua minggu hasil swab keluar dan dinyatakan positif.
&quot;Saat ini dokter tersebut masih diisolasi di RSU Banten dalam kondisi baik, kita doakan semoga bisa sehat walafiat hingga negatif,&quot; harap Firman.
Guna antisipasi terjadinya persebaran dari dokter tersebut, disampaikan Firman, telah melakukan tracking ke orang-orang yang kontak langsung dengan sang dokter.
&quot;Alhamdulillah setelah melakukan tracking ke rekan-rekan Beliau dan juga tempat kosnya. Tidak ada satu pun yang menunjukkan gejala ke arah covid-19 karena memang tidak ada yang melakukan kontak erat maupun sangat erat,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>RSUD Lebak, Banten tetap melayani warga seperti biasa. Pelayanan berjalan normal meskipun salah seorang dokternya dinyatakan positif terpapar corona virus disease (covid-19).
Firman Rahmatullah, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebak menjelaskan, pelayanan tetap berjalan. Sang dokter dinyatakan positif terpapar virus corona atau covid-19 dari hasil swab test yang dikeluarkan RSUD Banten pada Selasa kemarin.
&quot;Memang betul ada salah satu dokter yang dinyatakan positif, akan tetapi kami pastikan bahwa pelayanan rumah saki tetap berjalan dengan normal, RS tetap melayani masyarakat seperti biasa,&quot; tegasnya.
Firman juga meminta warga masyarakat Kabupaten Lebak dan sekitarnya tidak panik menanggapi kabar ini.
&quot;Mengapa tidak perlu panik? Karena dokter yang bersangkutan bukan terpapar dari pasien RSUD Lebak. Sampai hari ini Lebak masih terkonfirmasi negatif kasus covid-19,&quot; jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, dokter yang telah dinyatakan positif tersebut merupakan penduduk DKI Jakarta, tepatnya berdomisili di Sunter, Jakarta Utara, dan sehari-hari pergi-pulang menggunakan KRL. Ia diduga terpapar dari keluarganya yang berada di Jakarta.
&quot;Kami memperoleh informasi kalau sebelumnya dokter merawat orangtuanya yang  meninggal dunia dan kabarnya karena terkena covid-19. Memang ini masih didalami informasinya.&quot;
Manajemen RSUD Lebak sendiri, kata Firman, telah melakukan antisipasi dengan mengistirahatkan dokter yang bersangkutan sejak 28 Maret untuk kemudian melakukan isolasi mandiri.
&quot;Jadi sejak 28 Maret sudah tidak bertugas karena menjalani isolasi mandiri. Kemudian pada 2 April dilakukan rapid test, tetapi hasilnya negatif.&quot;
Namun karena adanya keluhan demam, flu, dan sesak, dokter tersebut kemudian kemudian dirujuk ke RSUD Banten dan melakukan swab test. Dua minggu hasil swab keluar dan dinyatakan positif.
&quot;Saat ini dokter tersebut masih diisolasi di RSU Banten dalam kondisi baik, kita doakan semoga bisa sehat walafiat hingga negatif,&quot; harap Firman.
Guna antisipasi terjadinya persebaran dari dokter tersebut, disampaikan Firman, telah melakukan tracking ke orang-orang yang kontak langsung dengan sang dokter.
&quot;Alhamdulillah setelah melakukan tracking ke rekan-rekan Beliau dan juga tempat kosnya. Tidak ada satu pun yang menunjukkan gejala ke arah covid-19 karena memang tidak ada yang melakukan kontak erat maupun sangat erat,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
