<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Evaluasi PSBB Kota Bogor: Pelanggaran Konfigurasi Penumpang, Check Point Belum Maksimal</title><description>Pada hari pertama PSBB di Kota Bogor didapati masih banyak pelanggaran hingga sejumlah check point belum maksimal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/16/338/2200002/evaluasi-psbb-kota-bogor-pelanggaran-konfigurasi-penumpang-check-point-belum-maksimal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/16/338/2200002/evaluasi-psbb-kota-bogor-pelanggaran-konfigurasi-penumpang-check-point-belum-maksimal"/><item><title>Evaluasi PSBB Kota Bogor: Pelanggaran Konfigurasi Penumpang, Check Point Belum Maksimal</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/16/338/2200002/evaluasi-psbb-kota-bogor-pelanggaran-konfigurasi-penumpang-check-point-belum-maksimal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/16/338/2200002/evaluasi-psbb-kota-bogor-pelanggaran-konfigurasi-penumpang-check-point-belum-maksimal</guid><pubDate>Kamis 16 April 2020 11:22 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/16/338/2200002/evaluasi-psbb-kota-bogor-pelanggaran-konfigurasi-penumpang-check-point-belum-maksimal-uGs2efsriR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi PSBB mencegah persebaran virus corona. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/16/338/2200002/evaluasi-psbb-kota-bogor-pelanggaran-konfigurasi-penumpang-check-point-belum-maksimal-uGs2efsriR.jpg</image><title>Ilustrasi PSBB mencegah persebaran virus corona. (Foto: Okezone)</title></images><description>BOGOR &amp;ndash; Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebut masih banyak pelanggaran yang dilakukan pengendara pada hari pertama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mencegah persebaran corona virus disease (covid-19) di Kota Bogor, Jawa Barat.
Ada beberapa jenis pelanggaran yang banyak ditemukan di lapangan, seperti belum pahamnya masyarakat terkait konfigurasi penumpang mobil.
&quot;Hasil evaluasi, paling banyak pelanggaran belum paham konfigurasi penumpang juga dalam angkutan umum dan bus masih ada pelanggaran social dan physical distancing,&quot; kata Dedie, Kamis (16/4/2020).
Kemudian, lanjut dia, banyak warga belum mengenakan masker saat berkendara dan beberapa bidang yang bukan sektor dikecualikan masih beroperasi.
&quot;Untuk surat teguran akan dikoordinasikan dengan Polresta Bogor Kota,&quot; tambahnya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait check point atau titik pemeriksaan kendaraan karena masih ada beberapa yang belum optimal.
&quot;Semalam sudah dibahas dengan Dishub, misalnya lokasi check point yang kurang tepat, jauh dari lokasi dukungan operasional, jumlah personel yang kurang, dan logistik yang masih belum terpenuhi,&quot; jelas Dedie.
Kemungkinan, tambah dia, akan ada pergeseran beberapa check point agar pelaksanaan PSBB di Kota Bogor lebih efektif dan maksimal.
&quot;Geser-geser dikit (check point),&quot; tuturnya.
Seperti diketahui, Kota Bogor adalah satu dari lima wilayah di Provinsi Jawa Barat yang menerapkan PSSB selama 14 hari ke depan mulai Rabu 15 April 2020.
Dalam pelaksanaanya, Pemerintah Kota Bogor telah menyiapkan sebanyak 11 check point atau titik pemeriksaan kendaraan yang tersebar di perbatasan dan dalam kota yang dijaga petugas gabungan.</description><content:encoded>BOGOR &amp;ndash; Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebut masih banyak pelanggaran yang dilakukan pengendara pada hari pertama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mencegah persebaran corona virus disease (covid-19) di Kota Bogor, Jawa Barat.
Ada beberapa jenis pelanggaran yang banyak ditemukan di lapangan, seperti belum pahamnya masyarakat terkait konfigurasi penumpang mobil.
&quot;Hasil evaluasi, paling banyak pelanggaran belum paham konfigurasi penumpang juga dalam angkutan umum dan bus masih ada pelanggaran social dan physical distancing,&quot; kata Dedie, Kamis (16/4/2020).
Kemudian, lanjut dia, banyak warga belum mengenakan masker saat berkendara dan beberapa bidang yang bukan sektor dikecualikan masih beroperasi.
&quot;Untuk surat teguran akan dikoordinasikan dengan Polresta Bogor Kota,&quot; tambahnya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait check point atau titik pemeriksaan kendaraan karena masih ada beberapa yang belum optimal.
&quot;Semalam sudah dibahas dengan Dishub, misalnya lokasi check point yang kurang tepat, jauh dari lokasi dukungan operasional, jumlah personel yang kurang, dan logistik yang masih belum terpenuhi,&quot; jelas Dedie.
Kemungkinan, tambah dia, akan ada pergeseran beberapa check point agar pelaksanaan PSBB di Kota Bogor lebih efektif dan maksimal.
&quot;Geser-geser dikit (check point),&quot; tuturnya.
Seperti diketahui, Kota Bogor adalah satu dari lima wilayah di Provinsi Jawa Barat yang menerapkan PSSB selama 14 hari ke depan mulai Rabu 15 April 2020.
Dalam pelaksanaanya, Pemerintah Kota Bogor telah menyiapkan sebanyak 11 check point atau titik pemeriksaan kendaraan yang tersebar di perbatasan dan dalam kota yang dijaga petugas gabungan.</content:encoded></item></channel></rss>
