<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kelaparan Imbas Corona, Gerombolan Kera Acak-Acak Kantor Lurah</title><description>Gerombolan kera masuk ke Kantor Pakan Sinayan, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/16/340/2200133/kelaparan-imbas-corona-gerombolan-kera-acak-acak-kantor-lurah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/16/340/2200133/kelaparan-imbas-corona-gerombolan-kera-acak-acak-kantor-lurah"/><item><title>Kelaparan Imbas Corona, Gerombolan Kera Acak-Acak Kantor Lurah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/16/340/2200133/kelaparan-imbas-corona-gerombolan-kera-acak-acak-kantor-lurah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/16/340/2200133/kelaparan-imbas-corona-gerombolan-kera-acak-acak-kantor-lurah</guid><pubDate>Kamis 16 April 2020 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/16/340/2200133/kelaparan-imbas-corona-gerombolan-kera-acak-acak-kantor-lurah-gF5oQY2s7m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/16/340/2200133/kelaparan-imbas-corona-gerombolan-kera-acak-acak-kantor-lurah-gF5oQY2s7m.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>PAYAKUMBUH - Gerombolan kera masuk ke Kantor Pakan Sinayan, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Gerombolan kera itu mengacak-acak isi kantor termasuk alat komputer dan arsip.

Dua staf kelurahan yang sedang bekerja bernama Weni Lauza dan Ayu yang sedang berada dalam kantor panik dan mengurung diri dalam ruang arsip, ketika kawanan kera itu masuk ke dalam kantor.

&amp;ldquo;Kejadian itu kemarin sekitar pukul 10.30 WIB, saat itu kita dalam kantor, kemudian kera yang ada di halaman kantor itu masuk ke dalam kantor, awalnya induk kera dulu masuk kemudian menyusul anak-anaknya yang kecil ke dalam,&amp;rdquo; tutur Weni, Kamis (16/4/2020)

Karena mereka banyak kedua staf itu ketakutan dan lansung menutup ruang arsip, gerombolan kera itu mengobrak-abrik arsip-arsip di kantor dan komputer juga dijungkir balikkan. &amp;ldquo;Makanan staf saja ikut disikatnya, termasuk laci-laci meja dibukanya, sepertinya kera-kera itu kelaparan,&amp;rdquo; kata Weni.

Lurah Pakan Sinayan Zailendra kemudian datang mencoba menghalau kera itu ke luar bersama staf lainnya. Menurutnya gerombolan kera itu masuk ke kantor lurah karena kelaparan.

&amp;ldquo;Biasanya kera ini sering diberi makan oleh pengungjung objek Ngalau yang tidak jauh dari kantor lurah, tapi karena objek wisata ditutup sejak wabah corona ini jadi kera-kera cari makan disini (kantor lurah),&amp;rdquo; terangnya.

Selain objek wisata ditutup, sekolah di kawasan tersebut juga ditutup karena siswanya belajar di rumah. &quot;Selain pengungjung wisata yang memberi makan, kera ini juga mencari makanan dari sisa-sisa makanan anak sekolah di SD 59 Payakumbuh, nah karena tidak ada makanan lagi makanya kantor kita diserbu kera,&amp;rdquo; jelasnya.

Tambah Zailendra, objek wisata ini sudah ditutup sejak pertengahan Maret lalu ketika wabah corona muncul, agar tidak ikut terpapar akhirnya ditutup Ngalau. Saat ini yang dilakukan pihak kelurahan selanjutnya akan mengantisipasi kemungkinan terjadi serangan kera dan menghubungi petugas untuk menghalau kera tersebut.

</description><content:encoded>PAYAKUMBUH - Gerombolan kera masuk ke Kantor Pakan Sinayan, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Gerombolan kera itu mengacak-acak isi kantor termasuk alat komputer dan arsip.

Dua staf kelurahan yang sedang bekerja bernama Weni Lauza dan Ayu yang sedang berada dalam kantor panik dan mengurung diri dalam ruang arsip, ketika kawanan kera itu masuk ke dalam kantor.

&amp;ldquo;Kejadian itu kemarin sekitar pukul 10.30 WIB, saat itu kita dalam kantor, kemudian kera yang ada di halaman kantor itu masuk ke dalam kantor, awalnya induk kera dulu masuk kemudian menyusul anak-anaknya yang kecil ke dalam,&amp;rdquo; tutur Weni, Kamis (16/4/2020)

Karena mereka banyak kedua staf itu ketakutan dan lansung menutup ruang arsip, gerombolan kera itu mengobrak-abrik arsip-arsip di kantor dan komputer juga dijungkir balikkan. &amp;ldquo;Makanan staf saja ikut disikatnya, termasuk laci-laci meja dibukanya, sepertinya kera-kera itu kelaparan,&amp;rdquo; kata Weni.

Lurah Pakan Sinayan Zailendra kemudian datang mencoba menghalau kera itu ke luar bersama staf lainnya. Menurutnya gerombolan kera itu masuk ke kantor lurah karena kelaparan.

&amp;ldquo;Biasanya kera ini sering diberi makan oleh pengungjung objek Ngalau yang tidak jauh dari kantor lurah, tapi karena objek wisata ditutup sejak wabah corona ini jadi kera-kera cari makan disini (kantor lurah),&amp;rdquo; terangnya.

Selain objek wisata ditutup, sekolah di kawasan tersebut juga ditutup karena siswanya belajar di rumah. &quot;Selain pengungjung wisata yang memberi makan, kera ini juga mencari makanan dari sisa-sisa makanan anak sekolah di SD 59 Payakumbuh, nah karena tidak ada makanan lagi makanya kantor kita diserbu kera,&amp;rdquo; jelasnya.

Tambah Zailendra, objek wisata ini sudah ditutup sejak pertengahan Maret lalu ketika wabah corona muncul, agar tidak ikut terpapar akhirnya ditutup Ngalau. Saat ini yang dilakukan pihak kelurahan selanjutnya akan mengantisipasi kemungkinan terjadi serangan kera dan menghubungi petugas untuk menghalau kera tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
