<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Bisa Bekerja Akibat Corona, Warga Purworejo Makan Lauk Garam</title><description>Mereka tak bisa bekerja, padahal kebutuhan hidup harus terpenuhi terutama untuk makan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/17/512/2200685/tak-bisa-bekerja-akibat-corona-warga-purworejo-makan-lauk-garam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/17/512/2200685/tak-bisa-bekerja-akibat-corona-warga-purworejo-makan-lauk-garam"/><item><title>Tak Bisa Bekerja Akibat Corona, Warga Purworejo Makan Lauk Garam</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/17/512/2200685/tak-bisa-bekerja-akibat-corona-warga-purworejo-makan-lauk-garam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/17/512/2200685/tak-bisa-bekerja-akibat-corona-warga-purworejo-makan-lauk-garam</guid><pubDate>Jum'at 17 April 2020 14:02 WIB</pubDate><dc:creator>krjogja.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/17/512/2200685/tak-bisa-bekerja-akibat-corona-warga-purworejo-makan-lauk-garam-nIq3z1l5pL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: KRJogja)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/17/512/2200685/tak-bisa-bekerja-akibat-corona-warga-purworejo-makan-lauk-garam-nIq3z1l5pL.jpg</image><title>(Foto: KRJogja)</title></images><description>PURWOREJO&amp;nbsp;&amp;ndash; Berdiam diri di rumah di saat pandemi virus corona (Covid-19), sangat menyiksa bagi warga miskin. Mereka tak bisa bekerja, padahal kebutuhan hidup harus terpenuhi terutama untuk makan.
&amp;ldquo;Karena tidak bekerja ya makan apa adanya,&amp;rdquo; kata Agus Suratman alias Bangkit (30), warga RT 04/RW 05 Kampung Nagaran, Kelurahan Cangkrep Lor Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Kamis (16/4/2020) malam.
Kondisi keluarga Agus Suratman yang hidup besama istrinya, Ny Wagiyati (33), dengan dua orang anak yang masih kecil-kecil, sempat mendapat perhatian banyak pihak. Terlebih keluarga ini hanya makan nasi dengan lauk garam.&amp;nbsp;
Saat dikorfirmasi Agus Suratman hanya tersenyum kecut. Begitupun saat menerima kunjungan pemberi bantuan. &amp;ldquo;Saya mendengar kabar itu, dan sangat prihatin,&amp;rdquo; kata Yophy Prabowo, yang memberi bantuan.
Baca juga:&amp;nbsp;Beli Masker Rp4 Juta, Warga Palembang Malah Dikirim Kardus Bekas
Dia meminta kepada aparat pemerintah hingga tingkat RT, untuk segera melaporkan jika ada warganya yang mengalami kesulitan secara ekonomi.

&amp;ldquo;Apalagi sampai kesulitan untuk makan sehari-hari,&amp;rdquo; ucapnya.
Diakui, pada kondisi seperti sekarang ini sudah mulai banyak warga yang merasa kesulitan secara ekonomi, terutama kaum buruh yang pendapatannya tidak menentu.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini dampak yang luar biasa, pemerintah harus hadir di saat seperti ini, banyak warga yang butuh bantuan,&amp;rdquo; ucapnya.&amp;nbsp;</description><content:encoded>PURWOREJO&amp;nbsp;&amp;ndash; Berdiam diri di rumah di saat pandemi virus corona (Covid-19), sangat menyiksa bagi warga miskin. Mereka tak bisa bekerja, padahal kebutuhan hidup harus terpenuhi terutama untuk makan.
&amp;ldquo;Karena tidak bekerja ya makan apa adanya,&amp;rdquo; kata Agus Suratman alias Bangkit (30), warga RT 04/RW 05 Kampung Nagaran, Kelurahan Cangkrep Lor Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Kamis (16/4/2020) malam.
Kondisi keluarga Agus Suratman yang hidup besama istrinya, Ny Wagiyati (33), dengan dua orang anak yang masih kecil-kecil, sempat mendapat perhatian banyak pihak. Terlebih keluarga ini hanya makan nasi dengan lauk garam.&amp;nbsp;
Saat dikorfirmasi Agus Suratman hanya tersenyum kecut. Begitupun saat menerima kunjungan pemberi bantuan. &amp;ldquo;Saya mendengar kabar itu, dan sangat prihatin,&amp;rdquo; kata Yophy Prabowo, yang memberi bantuan.
Baca juga:&amp;nbsp;Beli Masker Rp4 Juta, Warga Palembang Malah Dikirim Kardus Bekas
Dia meminta kepada aparat pemerintah hingga tingkat RT, untuk segera melaporkan jika ada warganya yang mengalami kesulitan secara ekonomi.

&amp;ldquo;Apalagi sampai kesulitan untuk makan sehari-hari,&amp;rdquo; ucapnya.
Diakui, pada kondisi seperti sekarang ini sudah mulai banyak warga yang merasa kesulitan secara ekonomi, terutama kaum buruh yang pendapatannya tidak menentu.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini dampak yang luar biasa, pemerintah harus hadir di saat seperti ini, banyak warga yang butuh bantuan,&amp;rdquo; ucapnya.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
