<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Khawatir Penularan Covid-19, Masa Belajar dari Rumah Siswa Kota Jambi Diperpanjang</title><description>Pemkot Jambi memperpanjang masa belajar dari rumah siswa sekolah selama pandemi virus corona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/19/340/2201648/khawatir-penularan-covid-19-masa-belajar-dari-rumah-siswa-kota-jambi-diperpanjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/19/340/2201648/khawatir-penularan-covid-19-masa-belajar-dari-rumah-siswa-kota-jambi-diperpanjang"/><item><title>Khawatir Penularan Covid-19, Masa Belajar dari Rumah Siswa Kota Jambi Diperpanjang</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/19/340/2201648/khawatir-penularan-covid-19-masa-belajar-dari-rumah-siswa-kota-jambi-diperpanjang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/19/340/2201648/khawatir-penularan-covid-19-masa-belajar-dari-rumah-siswa-kota-jambi-diperpanjang</guid><pubDate>Minggu 19 April 2020 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/19/340/2201648/khawatir-penularan-covid-19-masa-belajar-dari-rumah-siswa-kota-jambi-diperpanjang-81KEetjkvN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi siswa sekolah. (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/19/340/2201648/khawatir-penularan-covid-19-masa-belajar-dari-rumah-siswa-kota-jambi-diperpanjang-81KEetjkvN.jpg</image><title>Ilustrasi siswa sekolah. (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAMBI &amp;ndash; Demi meminimalisasi potensi penularan corona virus disease (covid-19) di Kota Jambi, terutama terhadap para pelajar, Wali Kota Syarif Fasha menginstruksikan kembali kepada Dinas Pendidikan agar memperpanjang atau menambah 14 hari program siswa belajar dari rumah, yakni mulai 20 April hingga 3 Mei.
Fasha mengatakan keputusan ini diambil setelah pihaknya mencermati perkembangan yang terjadi. Penularan covid-19 masih menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.
&quot;Siswa yang kita rumahkan mulai pelajar PAUD, TK, SD, SMP/sederajat, negeri maupun swasta, di Kota Jambi. Dirumahkannya diperpanjang kembali selama 14 ke depan, yakni terhitung 20 April hingga 3 Mei 2020,&quot; ujarnya, Minggu (19/4/2020).&amp;#8291;
Maksud dirumahkan, kata dia, artinya bukan diliburkan, karena sekolah diwajibkan memberi materi pembelajaran jarak jauh agar anak didik tetap terus dapat belajar di rumah atau melaksanakan pembelajaran mandiri dengan sistem daring.
Pihak sekolah, sambung Fasha, juga dapat memanfaatkan aplikasi berbasis teknologi informasi untuk menunjang sistem pembelajaran tersebut.
&quot;Kepada guru hindari memberikan tugas yang hanya fokus pada aspek pengetahuan, namun juga diarahkan aspek keterampilan dan sikap. Laporan pembelajaran secara daring secara rutin dilaporkan dalam bentuk video atau foto,&quot; jelasnya.
Selanjutnya ia mengimbau orangtua agar melarang membawa dan membiarkan anak keluar rumah, kecuali untuk keperluan penting dan mendesak, seperti berobat ke fasilitas kesehatan.&amp;#8291;
&quot;Selama dirumahkan, orangtua diharapkan memberi bimbingan dan pengajaran kepada anaknya terkait bahaya, serta langkah antisipasi penularan covid-19,&quot; imbuhnya.&amp;#8291;
&quot;Instruksi ini diambil sebagai bagian dari aksi physical distancing, membatasi aktivitas masyarakat, demi meminimalisasi potensi penularan covid-19 di Kota Jambi,&quot; tegas Fasha.
Instruksi Wali Kota Jambi itu tertuang dalam nomor 188.5.5/1674/Dinkes/2020 tanggal 19 April 2020 tentang pencegahan dan pengendalian covid-19.
&quot;Saya berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan, menjaga jarak, rajin cuci tangan, dan selalu berdoa kepada Allah agar wabah corona ini bisa cepat berlalu,&quot; imbaunya.</description><content:encoded>JAMBI &amp;ndash; Demi meminimalisasi potensi penularan corona virus disease (covid-19) di Kota Jambi, terutama terhadap para pelajar, Wali Kota Syarif Fasha menginstruksikan kembali kepada Dinas Pendidikan agar memperpanjang atau menambah 14 hari program siswa belajar dari rumah, yakni mulai 20 April hingga 3 Mei.
Fasha mengatakan keputusan ini diambil setelah pihaknya mencermati perkembangan yang terjadi. Penularan covid-19 masih menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.
&quot;Siswa yang kita rumahkan mulai pelajar PAUD, TK, SD, SMP/sederajat, negeri maupun swasta, di Kota Jambi. Dirumahkannya diperpanjang kembali selama 14 ke depan, yakni terhitung 20 April hingga 3 Mei 2020,&quot; ujarnya, Minggu (19/4/2020).&amp;#8291;
Maksud dirumahkan, kata dia, artinya bukan diliburkan, karena sekolah diwajibkan memberi materi pembelajaran jarak jauh agar anak didik tetap terus dapat belajar di rumah atau melaksanakan pembelajaran mandiri dengan sistem daring.
Pihak sekolah, sambung Fasha, juga dapat memanfaatkan aplikasi berbasis teknologi informasi untuk menunjang sistem pembelajaran tersebut.
&quot;Kepada guru hindari memberikan tugas yang hanya fokus pada aspek pengetahuan, namun juga diarahkan aspek keterampilan dan sikap. Laporan pembelajaran secara daring secara rutin dilaporkan dalam bentuk video atau foto,&quot; jelasnya.
Selanjutnya ia mengimbau orangtua agar melarang membawa dan membiarkan anak keluar rumah, kecuali untuk keperluan penting dan mendesak, seperti berobat ke fasilitas kesehatan.&amp;#8291;
&quot;Selama dirumahkan, orangtua diharapkan memberi bimbingan dan pengajaran kepada anaknya terkait bahaya, serta langkah antisipasi penularan covid-19,&quot; imbuhnya.&amp;#8291;
&quot;Instruksi ini diambil sebagai bagian dari aksi physical distancing, membatasi aktivitas masyarakat, demi meminimalisasi potensi penularan covid-19 di Kota Jambi,&quot; tegas Fasha.
Instruksi Wali Kota Jambi itu tertuang dalam nomor 188.5.5/1674/Dinkes/2020 tanggal 19 April 2020 tentang pencegahan dan pengendalian covid-19.
&quot;Saya berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan, menjaga jarak, rajin cuci tangan, dan selalu berdoa kepada Allah agar wabah corona ini bisa cepat berlalu,&quot; imbaunya.</content:encoded></item></channel></rss>
