<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Balikpapan Siapkan Rp58 Miliar untuk Puluhah Ribu Warga Terdampak Covid-19</title><description>ilainya diperkirakan mencapai Rp58 miliar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/20/340/2202256/balikpapan-siapkan-rp58-miliar-untuk-puluhah-ribu-warga-terdampak-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/20/340/2202256/balikpapan-siapkan-rp58-miliar-untuk-puluhah-ribu-warga-terdampak-covid-19"/><item><title>Balikpapan Siapkan Rp58 Miliar untuk Puluhah Ribu Warga Terdampak Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/20/340/2202256/balikpapan-siapkan-rp58-miliar-untuk-puluhah-ribu-warga-terdampak-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/20/340/2202256/balikpapan-siapkan-rp58-miliar-untuk-puluhah-ribu-warga-terdampak-covid-19</guid><pubDate>Senin 20 April 2020 22:51 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Sarifudin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/20/340/2202256/balikpapan-siapkan-rp58-miliar-untuk-puluhah-ribu-warga-terdampak-covid-19-eBQgLypt4i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/20/340/2202256/balikpapan-siapkan-rp58-miliar-untuk-puluhah-ribu-warga-terdampak-covid-19-eBQgLypt4i.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan dan DPRD Balikpapan menyetujui pemberian paket sembako kepada 58 ribu hingga 70 ribu kepala keluarga yang terdampak Covid-19, selama tiga bulan. Nilainya diperkirakan mencapai Rp58 miliar.&amp;nbsp;
Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh &amp;nbsp;mengatakan, nilai paket sembako Rp250 hingga Rp300 ribu per kepala keluarga (KK). Sembako akan diberikan kepada masyarakat terdampak Covid-19, yakni pekerja informal, korban PHK, termasuk gakin baru.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami hitung-hitung kira-kira dapat angka Rp58 miliar dengan penerima kami menghendaki 30 persen KK yang ada di Balikpapan. Jumlah KK di Balikpaan 236 ribu kepala keluarga,&amp;rdquo; jelasnya usai rapat anggaran dengan tim anggaran pemkot &amp;nbsp;khusus covid19, Senin sore (20/4/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;Penyebaran Covid-19, Bupati Bogor: Kuncinya di Jabodetabek!&amp;nbsp;
&quot;Tadi tinggal teknis saja yang belum, angka insyaallah sudah. Antara Rp250-Rp300. Yang pasti kami minta 4 bulan, &amp;nbsp;Tiap-tiap bulan 250 ribu kali empat, tapi pemkot minta 300 ribu selama 3 bulan, ini masalah teknis. Angka total itu sudah Rp58 miliar &quot; beber Abdulloh.&amp;nbsp;
Rencananya, pembagian sembako dilakukan H-2 sebelum Ramadan.&amp;nbsp;Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi telah meminta kepada RT-RT melakukan pendataan tambahan bagi yang belum terdata.

&amp;ldquo;Pembagian sembako kita akan dilakukan Rabu dan Kamis ya jelang Ramadan. Saya imbau kepada ketua-ketua RT karena datanya masih berkembang, dari 9.000 masih kita buka pendataan. Saya mohon ketua RT memasukan data tambahan kepada lurah sehingga bisa disempurnakan data untuk pembagian sembako, &amp;ldquo;katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Selama PSBB, Masih Banyak Pergerakan Warga Bekasi ke Jakarta
Pembagian sembako ini akan dipadukan dengan program pemerintah pusat dan provinsi. &amp;ldquo;Kita sudah dengarkan rapt dengan DPRD agar data penerima bantuan benar-benar dipadukan, sehingga warga yang terpapar bisa menerima bantuan,&amp;rdquo; imbuhnya.
Rizal mengaku jumlah penerima bantuan akibat terdampak Covid-19 bisa bertambah, bahkan mencapai 70 ribu KK. &amp;ldquo;Malah nanti penerima jumlah bisa naik bisa sampai 70 ribu, Ini kan kita terus melakukan pendataan kita minta pak RT sempurnakan data-datanya, sambil berjalan kita bagikan nanti, kita kombinasikan ada yang menerima segera dengan data yang bagus, kita verifikasi lalu menyusul yang lainya,&amp;rdquo; ucapnya.&amp;nbsp;
</description><content:encoded>BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan dan DPRD Balikpapan menyetujui pemberian paket sembako kepada 58 ribu hingga 70 ribu kepala keluarga yang terdampak Covid-19, selama tiga bulan. Nilainya diperkirakan mencapai Rp58 miliar.&amp;nbsp;
Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh &amp;nbsp;mengatakan, nilai paket sembako Rp250 hingga Rp300 ribu per kepala keluarga (KK). Sembako akan diberikan kepada masyarakat terdampak Covid-19, yakni pekerja informal, korban PHK, termasuk gakin baru.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami hitung-hitung kira-kira dapat angka Rp58 miliar dengan penerima kami menghendaki 30 persen KK yang ada di Balikpapan. Jumlah KK di Balikpaan 236 ribu kepala keluarga,&amp;rdquo; jelasnya usai rapat anggaran dengan tim anggaran pemkot &amp;nbsp;khusus covid19, Senin sore (20/4/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;Penyebaran Covid-19, Bupati Bogor: Kuncinya di Jabodetabek!&amp;nbsp;
&quot;Tadi tinggal teknis saja yang belum, angka insyaallah sudah. Antara Rp250-Rp300. Yang pasti kami minta 4 bulan, &amp;nbsp;Tiap-tiap bulan 250 ribu kali empat, tapi pemkot minta 300 ribu selama 3 bulan, ini masalah teknis. Angka total itu sudah Rp58 miliar &quot; beber Abdulloh.&amp;nbsp;
Rencananya, pembagian sembako dilakukan H-2 sebelum Ramadan.&amp;nbsp;Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi telah meminta kepada RT-RT melakukan pendataan tambahan bagi yang belum terdata.

&amp;ldquo;Pembagian sembako kita akan dilakukan Rabu dan Kamis ya jelang Ramadan. Saya imbau kepada ketua-ketua RT karena datanya masih berkembang, dari 9.000 masih kita buka pendataan. Saya mohon ketua RT memasukan data tambahan kepada lurah sehingga bisa disempurnakan data untuk pembagian sembako, &amp;ldquo;katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Selama PSBB, Masih Banyak Pergerakan Warga Bekasi ke Jakarta
Pembagian sembako ini akan dipadukan dengan program pemerintah pusat dan provinsi. &amp;ldquo;Kita sudah dengarkan rapt dengan DPRD agar data penerima bantuan benar-benar dipadukan, sehingga warga yang terpapar bisa menerima bantuan,&amp;rdquo; imbuhnya.
Rizal mengaku jumlah penerima bantuan akibat terdampak Covid-19 bisa bertambah, bahkan mencapai 70 ribu KK. &amp;ldquo;Malah nanti penerima jumlah bisa naik bisa sampai 70 ribu, Ini kan kita terus melakukan pendataan kita minta pak RT sempurnakan data-datanya, sambil berjalan kita bagikan nanti, kita kombinasikan ada yang menerima segera dengan data yang bagus, kita verifikasi lalu menyusul yang lainya,&amp;rdquo; ucapnya.&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
