<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Napi Asimilasi Bikin Ulah, Polda Jateng: Tembak di Tempat!   </title><description>Tindak pidana yang kembali dilakukan narapidana asimilasi mengundang keprihatinan banyak masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/20/512/2202226/napi-asimilasi-bikin-ulah-polda-jateng-tembak-di-tempat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/20/512/2202226/napi-asimilasi-bikin-ulah-polda-jateng-tembak-di-tempat"/><item><title> Napi Asimilasi Bikin Ulah, Polda Jateng: Tembak di Tempat!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/20/512/2202226/napi-asimilasi-bikin-ulah-polda-jateng-tembak-di-tempat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/20/512/2202226/napi-asimilasi-bikin-ulah-polda-jateng-tembak-di-tempat</guid><pubDate>Senin 20 April 2020 23:01 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/20/512/2202226/napi-asimilasi-bikin-ulah-polda-jateng-tembak-di-tempat-xxSC9rYCzf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/20/512/2202226/napi-asimilasi-bikin-ulah-polda-jateng-tembak-di-tempat-xxSC9rYCzf.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>
SEMARANG &amp;ndash; Tindak pidana yang kembali dilakukan narapidana asimilasi mengundang keprihatinan banyak masyarakat. Sedikitnya terdapat 1.771 napi asimilasi yang sudah kembali ke masyarakat, dan tersebar di berbagai daerah Jawa Tengah.

Polisi menyatakan, bertindak tegas untuk melumpuhkan terhadap pelaku kejahatan termasuk napi asimilasi. Bahkan, tak segan untuk melakukan tembak di tempat apabila aksi napi membahayakan petugas maupun masyarakat.

&amp;ldquo;Apabila mereka masih melakukan tindak pidana, maka Polda Jateng akan melakukan tindakan tegas,&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna, Senin (20/4/2020).

&amp;ldquo;Bahkan bila sudah meresahkan dan menyakiti masyarakat kita tidak segan-segan untuk lakukan tembak melumpuhkan,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;
Polisi juga melakukan pengawasan terhadap napi-napi tersebut dengan menggandeng sejumlah pihak. Pergerakan mereka terus dipantau untuk mengantisipasi aksi kejahatan sekaligus melindungi dan mengayomi masyarakat.

&amp;ldquo;Upaya yang dilakukan oleh Polda jateng dan jajaran adalah mengawasi keberadaan dan kegiatan yang dilakukan oleh para napi asimilasi tersebut. Berkoordinasi dengan Lapas, kades, kelurahan, RT, RW melalui para Bhabinkamtibmas,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>
SEMARANG &amp;ndash; Tindak pidana yang kembali dilakukan narapidana asimilasi mengundang keprihatinan banyak masyarakat. Sedikitnya terdapat 1.771 napi asimilasi yang sudah kembali ke masyarakat, dan tersebar di berbagai daerah Jawa Tengah.

Polisi menyatakan, bertindak tegas untuk melumpuhkan terhadap pelaku kejahatan termasuk napi asimilasi. Bahkan, tak segan untuk melakukan tembak di tempat apabila aksi napi membahayakan petugas maupun masyarakat.

&amp;ldquo;Apabila mereka masih melakukan tindak pidana, maka Polda Jateng akan melakukan tindakan tegas,&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna, Senin (20/4/2020).

&amp;ldquo;Bahkan bila sudah meresahkan dan menyakiti masyarakat kita tidak segan-segan untuk lakukan tembak melumpuhkan,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;
Polisi juga melakukan pengawasan terhadap napi-napi tersebut dengan menggandeng sejumlah pihak. Pergerakan mereka terus dipantau untuk mengantisipasi aksi kejahatan sekaligus melindungi dan mengayomi masyarakat.

&amp;ldquo;Upaya yang dilakukan oleh Polda jateng dan jajaran adalah mengawasi keberadaan dan kegiatan yang dilakukan oleh para napi asimilasi tersebut. Berkoordinasi dengan Lapas, kades, kelurahan, RT, RW melalui para Bhabinkamtibmas,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
