<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Bolsonaro Ikut Serta dalam Unjuk Rasa Anti Lockdown di Brasil </title><description>Bolsonaro menentang keras penerapan penutupan yang dianggap merusak ekonomi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/21/18/2202342/presiden-bolsonaro-ikut-serta-dalam-unjuk-rasa-anti-lockdown-di-brasil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/21/18/2202342/presiden-bolsonaro-ikut-serta-dalam-unjuk-rasa-anti-lockdown-di-brasil"/><item><title>Presiden Bolsonaro Ikut Serta dalam Unjuk Rasa Anti Lockdown di Brasil </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/21/18/2202342/presiden-bolsonaro-ikut-serta-dalam-unjuk-rasa-anti-lockdown-di-brasil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/21/18/2202342/presiden-bolsonaro-ikut-serta-dalam-unjuk-rasa-anti-lockdown-di-brasil</guid><pubDate>Selasa 21 April 2020 08:25 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/21/18/2202342/presiden-bolsonaro-ikut-serta-dalam-unjuk-rasa-anti-lockdown-di-brasil-Omma2q86Om.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Brasil, Jair Bolsonaro. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/21/18/2202342/presiden-bolsonaro-ikut-serta-dalam-unjuk-rasa-anti-lockdown-di-brasil-Omma2q86Om.jpg</image><title>Presiden Brasil, Jair Bolsonaro. (Foto: Reuters)</title></images><description>BRASILIA - Presiden Brasil Jair Bolsonaro dikecam karena bergabung dalam unjuk rasa menuntut penghapusan pembatasan pergerakan yang diterapkan untuk membendung penyebaran virus corona (COVID-19).
Dalam beberapa pekan terakhir, Bolsonaro telah berselisih dengan gubernur negara bagian yang memberlakukan penutupan (lockdown). Dia mengecam pemberlakuan penutupan itu sebagai tindakan &amp;ldquo;diktator&amp;rdquo;.
Hingga Minggu (19/4/2020), Brasil memiliki sedikitnya 38.000 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi, angka tertinggi di Amerika Latin. Lebih dari 2.400 orang di negara itu telah meninggal karena penyakit tersebut.
Pada unjuk rasa Minggu, Bolsonaro berbicara kepada ratusan pendukungnya yang berkumpul di luar markas tentara di Ibu Kota Brasilia. Dia mengatakan para pengunjuk rasa adalah &quot;patriot&quot; karena membela kebebasan individu, demikian diwartakan BBC, Selasa (21/4/2020).
Selain menuntut diakhirinya penguncian, beberapa dari demonstran yang hadir juga mengangkat tanda-tanda yang menyerukan agar Kongres Brasil dan Mahkamah Agung ditutup. Sementara yang lain mengatakan mereka ingin militer mengambil alih penanganan krisis virus corona.
Brasil berada di bawah kekuasaan militer selama lebih dari dua dekade dari 1964 hingga 1985 dan seruan agar angkatan bersenjata diberi lebih banyak kekuatan sangat kontroversial.
Bolsonaro tidak menanggapi tuntutan tersebut, tetapi pada Senin (20/4/2020) dia mengatakan kepada wartawan bahwa Brasil adalah negara yang demokratis, dan pengadilan tinggi negara, serta Kongres, akan tetap terbuka.&amp;nbsp;
Pada pertemuan Minggu, Bolsonaro yang tidak mengenakan masker terlihat terkadang batuk. Presiden sayap kanan itu selalu menyebut virus corona sebagai penyakit yang &amp;ldquo;sedikit lebih dari flu&amp;rdquo;.
Pekan lalu, Bolsonaro memecat menteri kesehatannya, Luiz Henrique Mandetta, yang mendukung langkah-langkah penguncian.
Bolsonaro berpendapat bahwa langkah-langkah penguncian itu merusak ekonomi dan meyakini bahwa langkah-langkah itu harus dilonggarkan dan perbatasan Brasil dibuka kembali.</description><content:encoded>BRASILIA - Presiden Brasil Jair Bolsonaro dikecam karena bergabung dalam unjuk rasa menuntut penghapusan pembatasan pergerakan yang diterapkan untuk membendung penyebaran virus corona (COVID-19).
Dalam beberapa pekan terakhir, Bolsonaro telah berselisih dengan gubernur negara bagian yang memberlakukan penutupan (lockdown). Dia mengecam pemberlakuan penutupan itu sebagai tindakan &amp;ldquo;diktator&amp;rdquo;.
Hingga Minggu (19/4/2020), Brasil memiliki sedikitnya 38.000 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi, angka tertinggi di Amerika Latin. Lebih dari 2.400 orang di negara itu telah meninggal karena penyakit tersebut.
Pada unjuk rasa Minggu, Bolsonaro berbicara kepada ratusan pendukungnya yang berkumpul di luar markas tentara di Ibu Kota Brasilia. Dia mengatakan para pengunjuk rasa adalah &quot;patriot&quot; karena membela kebebasan individu, demikian diwartakan BBC, Selasa (21/4/2020).
Selain menuntut diakhirinya penguncian, beberapa dari demonstran yang hadir juga mengangkat tanda-tanda yang menyerukan agar Kongres Brasil dan Mahkamah Agung ditutup. Sementara yang lain mengatakan mereka ingin militer mengambil alih penanganan krisis virus corona.
Brasil berada di bawah kekuasaan militer selama lebih dari dua dekade dari 1964 hingga 1985 dan seruan agar angkatan bersenjata diberi lebih banyak kekuatan sangat kontroversial.
Bolsonaro tidak menanggapi tuntutan tersebut, tetapi pada Senin (20/4/2020) dia mengatakan kepada wartawan bahwa Brasil adalah negara yang demokratis, dan pengadilan tinggi negara, serta Kongres, akan tetap terbuka.&amp;nbsp;
Pada pertemuan Minggu, Bolsonaro yang tidak mengenakan masker terlihat terkadang batuk. Presiden sayap kanan itu selalu menyebut virus corona sebagai penyakit yang &amp;ldquo;sedikit lebih dari flu&amp;rdquo;.
Pekan lalu, Bolsonaro memecat menteri kesehatannya, Luiz Henrique Mandetta, yang mendukung langkah-langkah penguncian.
Bolsonaro berpendapat bahwa langkah-langkah penguncian itu merusak ekonomi dan meyakini bahwa langkah-langkah itu harus dilonggarkan dan perbatasan Brasil dibuka kembali.</content:encoded></item></channel></rss>
