<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangladesh Tutup Tujuh Desa Setelah Puluhan Ribu Orang Hadiri Pemakaman Ulama</title><description>Dua pejabat polisi dipecat karena membiarkan perkumpulan besar orang terjadi di tengah penguncian Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/21/18/2202750/bangladesh-tutup-tujuh-desa-setelah-puluhan-ribu-orang-hadiri-pemakaman-ulama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/21/18/2202750/bangladesh-tutup-tujuh-desa-setelah-puluhan-ribu-orang-hadiri-pemakaman-ulama"/><item><title>Bangladesh Tutup Tujuh Desa Setelah Puluhan Ribu Orang Hadiri Pemakaman Ulama</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/21/18/2202750/bangladesh-tutup-tujuh-desa-setelah-puluhan-ribu-orang-hadiri-pemakaman-ulama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/21/18/2202750/bangladesh-tutup-tujuh-desa-setelah-puluhan-ribu-orang-hadiri-pemakaman-ulama</guid><pubDate>Selasa 21 April 2020 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/21/18/2202750/bangladesh-tutup-tujuh-desa-setelah-puluhan-ribu-orang-hadiri-pemakaman-ulama-uHQCRqGwgi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Twitter.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/21/18/2202750/bangladesh-tutup-tujuh-desa-setelah-puluhan-ribu-orang-hadiri-pemakaman-ulama-uHQCRqGwgi.jpg</image><title>Foto: Twitter.</title></images><description>DHAKA - Bangladesh telah memperketat tindakan keras terhadap tujuh desa setelah puluhan ribu orang menghadiri pemakaman seorang ulama setempat kendati telah diberlakukan penutupan (lockdown) secara nasional untuk mengendalikan penyebaran virus corona.&amp;nbsp;
Pemakaman besar yang berlangsung pada Sabtu (18/4/2020) di Distrik Brahmanbaria, sekira 60 km sebelah timur Ibu Kota Dhaka, telah menimbulkan kekhawatiran tentang potensi lonjakan infeksi di negara berpenduduk 160 juta itu. Kekhawatiran itu bertambah karena Bangladesh memiliki infrastruktur medis yang buruk.
&quot;Kami telah dengan ketat memerintahkan semua penduduk tujuh desa untuk tinggal di rumah setiap saat setidaknya selama 14 hari ke depan sehingga kami dapat mengidentifikasi apakah ada yang tertular virus setelah pertemuan Sabtu,&quot; kata seorang petugas kepolisian setempat kepada Reuters.
Polisi tidak memprediksi begitu banyak orang berkumpul untuk menghadiri pemakaman, melanggar penerapan penguncian selama sepekan yang diberlakukan. Media setempat mengatakan hanya beberapa pelayat mengenakan masker.
Pemerintah telah memerintahkan dua polisi paling senior di distrik itu untuk dipecat dari tugas mereka  karena gagal mencegah kerumunan orang berkumpul untuk doa pemakaman Maulana Jubayer Ahmed Ansari yang meninggal karena kanker.
Bangladesh memiliki 2.456 kasus virus corona yang dikonfirmasi dan 91 kematian. Penguncian yang diberlakukan oleh pemerintah diberlakukan sampai setidaknya 25 April tetapi banyak yang mulai mengabaikan peraturan tersebut.
Para pemimpin agama yang berpengaruh juga terus mengizinkan jemaat kecil di masjid-masjid meskipun ada risiko penularan dan peringatan dari Perdana Menteri Sheikh Hasina.
Pejabat juga mengatakan bahwa banyak orang masih menghadiri salat Jumat dan awal bulan puasa Ramadhan akhir pekan ini, ketika biasanya lebih banyak jamaah akan berkumpul di masjid-masjid, akan memberikan tekanan tambahan pada pihak berwenang.</description><content:encoded>DHAKA - Bangladesh telah memperketat tindakan keras terhadap tujuh desa setelah puluhan ribu orang menghadiri pemakaman seorang ulama setempat kendati telah diberlakukan penutupan (lockdown) secara nasional untuk mengendalikan penyebaran virus corona.&amp;nbsp;
Pemakaman besar yang berlangsung pada Sabtu (18/4/2020) di Distrik Brahmanbaria, sekira 60 km sebelah timur Ibu Kota Dhaka, telah menimbulkan kekhawatiran tentang potensi lonjakan infeksi di negara berpenduduk 160 juta itu. Kekhawatiran itu bertambah karena Bangladesh memiliki infrastruktur medis yang buruk.
&quot;Kami telah dengan ketat memerintahkan semua penduduk tujuh desa untuk tinggal di rumah setiap saat setidaknya selama 14 hari ke depan sehingga kami dapat mengidentifikasi apakah ada yang tertular virus setelah pertemuan Sabtu,&quot; kata seorang petugas kepolisian setempat kepada Reuters.
Polisi tidak memprediksi begitu banyak orang berkumpul untuk menghadiri pemakaman, melanggar penerapan penguncian selama sepekan yang diberlakukan. Media setempat mengatakan hanya beberapa pelayat mengenakan masker.
Pemerintah telah memerintahkan dua polisi paling senior di distrik itu untuk dipecat dari tugas mereka  karena gagal mencegah kerumunan orang berkumpul untuk doa pemakaman Maulana Jubayer Ahmed Ansari yang meninggal karena kanker.
Bangladesh memiliki 2.456 kasus virus corona yang dikonfirmasi dan 91 kematian. Penguncian yang diberlakukan oleh pemerintah diberlakukan sampai setidaknya 25 April tetapi banyak yang mulai mengabaikan peraturan tersebut.
Para pemimpin agama yang berpengaruh juga terus mengizinkan jemaat kecil di masjid-masjid meskipun ada risiko penularan dan peringatan dari Perdana Menteri Sheikh Hasina.
Pejabat juga mengatakan bahwa banyak orang masih menghadiri salat Jumat dan awal bulan puasa Ramadhan akhir pekan ini, ketika biasanya lebih banyak jamaah akan berkumpul di masjid-masjid, akan memberikan tekanan tambahan pada pihak berwenang.</content:encoded></item></channel></rss>
