<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Riau Zona Merah Corona, Gubernur Larang Masyarakat Mudik</title><description>Gubernur Riau Syamsuar melarang  masyarakatnya mudik Lebaran untuk memutus penyebaran virus corona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/22/340/2202976/riau-zona-merah-corona-gubernur-larang-masyarakat-mudik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/22/340/2202976/riau-zona-merah-corona-gubernur-larang-masyarakat-mudik"/><item><title>Riau Zona Merah Corona, Gubernur Larang Masyarakat Mudik</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/22/340/2202976/riau-zona-merah-corona-gubernur-larang-masyarakat-mudik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/22/340/2202976/riau-zona-merah-corona-gubernur-larang-masyarakat-mudik</guid><pubDate>Rabu 22 April 2020 10:34 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/22/340/2202976/riau-zona-merah-corona-gubernur-larang-masyarakat-mudik-37iuMZ0Okl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/22/340/2202976/riau-zona-merah-corona-gubernur-larang-masyarakat-mudik-37iuMZ0Okl.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok Okezone)</title></images><description>PEKANBARU &amp;ndash; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendukung langkah pemerintah pusat yang melarang masyarakat mudik Lebaran tahun ini. Untuk itu, Gubernur Riau Syamsuar melarang&amp;nbsp; masyarakatnya mudik Lebaran untuk memutus penyebaran virus corona.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, saat ini wilayahnya berstatus zona merah corona (Covid-19). Jika sayang dengan keluarga di kampung halaman, masyarakat jangan mudik.

&quot;Kita minta jangan ada yang mudik lebaran. Berlebaran di Riau saja. Wilayah kita masuk penyebaran virus corona, sudah ada ditemukan transmisi lokal. Artinya ada penularan antarwarga Riau,&quot; kata Gubernur Riau, Rabu (22/4/2020).

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/05/31/57545/293191_medium.jpg&quot; alt=&quot;Puncak Arus Mudik Terminal Kalideres Diprediksi Akhir Pekan Ini&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebelumnya, Pemprov Riau sudah mengeluarkan larangan keras kepada ASN maupun honorer untuk tidak mudik lebaran. Jika tetap nekat mudik, akan ada sanksi tegas bagi mereka yang bandel.

&quot;Kalau ASN atau honorer yang bandel sudah disiapkan sanksi. Pak Mendagri juga mengeluarkan aturan,&quot; ucapnya.

Baca Juga : Mudik Dilarang, TNI-Polri Siapkan 2.582 Pos Penjagaan

Untuk meminta warga tidak mudik, Gubernur Riau menggandeng tokoh agama, masyarakat, adat. Suara mereka diharapkan bisa menambah keyakinan agar warga tidak mudik.

&quot;Kita sudah melakukan pertemuan dengan tokoh dari Batak, Jawa, Melayu, Minang, dan etnis lain di Riau untuk meminta warganya tak mudik,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Masjid Istiqlal Tidak Menggelar Salat Tarawih, Buka Bersama, dan Iktikaf Ramadan


</description><content:encoded>PEKANBARU &amp;ndash; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendukung langkah pemerintah pusat yang melarang masyarakat mudik Lebaran tahun ini. Untuk itu, Gubernur Riau Syamsuar melarang&amp;nbsp; masyarakatnya mudik Lebaran untuk memutus penyebaran virus corona.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, saat ini wilayahnya berstatus zona merah corona (Covid-19). Jika sayang dengan keluarga di kampung halaman, masyarakat jangan mudik.

&quot;Kita minta jangan ada yang mudik lebaran. Berlebaran di Riau saja. Wilayah kita masuk penyebaran virus corona, sudah ada ditemukan transmisi lokal. Artinya ada penularan antarwarga Riau,&quot; kata Gubernur Riau, Rabu (22/4/2020).

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/05/31/57545/293191_medium.jpg&quot; alt=&quot;Puncak Arus Mudik Terminal Kalideres Diprediksi Akhir Pekan Ini&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebelumnya, Pemprov Riau sudah mengeluarkan larangan keras kepada ASN maupun honorer untuk tidak mudik lebaran. Jika tetap nekat mudik, akan ada sanksi tegas bagi mereka yang bandel.

&quot;Kalau ASN atau honorer yang bandel sudah disiapkan sanksi. Pak Mendagri juga mengeluarkan aturan,&quot; ucapnya.

Baca Juga : Mudik Dilarang, TNI-Polri Siapkan 2.582 Pos Penjagaan

Untuk meminta warga tidak mudik, Gubernur Riau menggandeng tokoh agama, masyarakat, adat. Suara mereka diharapkan bisa menambah keyakinan agar warga tidak mudik.

&quot;Kita sudah melakukan pertemuan dengan tokoh dari Batak, Jawa, Melayu, Minang, dan etnis lain di Riau untuk meminta warganya tak mudik,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Masjid Istiqlal Tidak Menggelar Salat Tarawih, Buka Bersama, dan Iktikaf Ramadan


</content:encoded></item></channel></rss>
