<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ramadan di Tengah Covid-19, Menag: Jangan Kurangi Semangat Beribadah   </title><description>Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan, bulan suci Ramadan 1441 Hijriah bertepatan pada Jumat 24 April 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/23/337/2203896/ramadan-di-tengah-covid-19-menag-jangan-kurangi-semangat-beribadah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/23/337/2203896/ramadan-di-tengah-covid-19-menag-jangan-kurangi-semangat-beribadah"/><item><title> Ramadan di Tengah Covid-19, Menag: Jangan Kurangi Semangat Beribadah   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/23/337/2203896/ramadan-di-tengah-covid-19-menag-jangan-kurangi-semangat-beribadah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/23/337/2203896/ramadan-di-tengah-covid-19-menag-jangan-kurangi-semangat-beribadah</guid><pubDate>Kamis 23 April 2020 19:27 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/23/337/2203896/ramadan-di-tengah-covid-19-menag-jangan-kurangi-semangat-beribadah-CpXTNa3vTL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Agama, Fachrul Razi (foto: Dok Kemenag RI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/23/337/2203896/ramadan-di-tengah-covid-19-menag-jangan-kurangi-semangat-beribadah-CpXTNa3vTL.jpg</image><title>Menteri Agama, Fachrul Razi (foto: Dok Kemenag RI)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan, bulan suci Ramadan 1441 Hijriah bertepatan pada Jumat 24 April 2020, yang harus dilaksanakan dengan penyesuaian karena di tengah virus pandemi corona.

Namun, kata Menag Fachrul, pandemi corona tidak boleh menyurutkan semangat untuk melaksanakan ibadah di bulan suci tersebut.

&quot;Ramadan kali ini di saat pandemi banyak hal yang harus kita seusaikan. Meski di tahun ini kita tak bisa buka bersama, tadarus bersama, taraweh bersama di masjid, namun hal itu tak boleh mengurangi semangat kita memanfaatkan Ramadan,&quot; kata Menag Fachrul, Kamis (23/4/2020).

Fachrul Razi meminta agar masyarakat bisa melaksanakan ibadah Ramadan secara maksimal.

&quot;Ibadah puasa harus ditekuni karena wajib untuk meningkatkan ketakwaan kita,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, sidang diawali dengaan pemaparan oleh anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya terkait pemantauan atau rukyatul hilal di 82 titik yang tersebar di  34 provinsi di seluruh Indonesia.

Dalam sidang hasil pantauan tersebut akan menjadi salah satu bahan untuk bermusyawarah dalam menentukan 1 Ramadhan 1441 H.

Adapun sidang sendiri dimulai pukul 18.55 WIB dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdullah Zaidi, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi, Plt Sekjen Kemenag Nizar, dan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dan diikuti perwakilan ormas melalui aplikasi pertemuan daring.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan, bulan suci Ramadan 1441 Hijriah bertepatan pada Jumat 24 April 2020, yang harus dilaksanakan dengan penyesuaian karena di tengah virus pandemi corona.

Namun, kata Menag Fachrul, pandemi corona tidak boleh menyurutkan semangat untuk melaksanakan ibadah di bulan suci tersebut.

&quot;Ramadan kali ini di saat pandemi banyak hal yang harus kita seusaikan. Meski di tahun ini kita tak bisa buka bersama, tadarus bersama, taraweh bersama di masjid, namun hal itu tak boleh mengurangi semangat kita memanfaatkan Ramadan,&quot; kata Menag Fachrul, Kamis (23/4/2020).

Fachrul Razi meminta agar masyarakat bisa melaksanakan ibadah Ramadan secara maksimal.

&quot;Ibadah puasa harus ditekuni karena wajib untuk meningkatkan ketakwaan kita,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, sidang diawali dengaan pemaparan oleh anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya terkait pemantauan atau rukyatul hilal di 82 titik yang tersebar di  34 provinsi di seluruh Indonesia.

Dalam sidang hasil pantauan tersebut akan menjadi salah satu bahan untuk bermusyawarah dalam menentukan 1 Ramadhan 1441 H.

Adapun sidang sendiri dimulai pukul 18.55 WIB dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdullah Zaidi, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi, Plt Sekjen Kemenag Nizar, dan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dan diikuti perwakilan ormas melalui aplikasi pertemuan daring.
</content:encoded></item></channel></rss>
