<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>30 Warga Wonosari Isolasi Mandiri, Urusan Logistik Dijamin Pemerintah Desa</title><description>Mereka melakukan isolasi mandiri. Sedangkan untuk kebutuhan makanan, kami pasok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/23/510/2203832/30-warga-wonosari-isolasi-mandiri-urusan-logistik-dijamin-pemerintah-desa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/23/510/2203832/30-warga-wonosari-isolasi-mandiri-urusan-logistik-dijamin-pemerintah-desa"/><item><title>30 Warga Wonosari Isolasi Mandiri, Urusan Logistik Dijamin Pemerintah Desa</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/23/510/2203832/30-warga-wonosari-isolasi-mandiri-urusan-logistik-dijamin-pemerintah-desa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/23/510/2203832/30-warga-wonosari-isolasi-mandiri-urusan-logistik-dijamin-pemerintah-desa</guid><pubDate>Kamis 23 April 2020 17:23 WIB</pubDate><dc:creator>Harian Jogja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/23/510/2203832/30-warga-wonosari-isolasi-mandiri-urusan-logistik-dijamin-pemerintah-desa-UrmnDFd5dg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Scope Zone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/23/510/2203832/30-warga-wonosari-isolasi-mandiri-urusan-logistik-dijamin-pemerintah-desa-UrmnDFd5dg.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Scope Zone)</title></images><description>WONOSARI - Sebanyak 30 warga Wonosari melakukan isolasi mandiri. Kepala Desa Wonosari, Wonosari, Gunungkidul, Tumija mengatakan, gak tersebut dilakukan setelah ada tiga kasus pasien positif corona di wilayahnya.

Untuk sementara, saat ini warga dilarang keluar dengan kebutuhan makanan dicukupi dari desa. &amp;ldquo;Mereka melakukan isolasi mandiri. Sedangkan untuk kebutuhan makanan, kami pasok,&amp;rdquo; kata Tumija, Kamis (23/4/2020).

Menurut dia, untuk kebutuhan logistik, Pemerintah Desa (Pemdes) memiliki alokasi dana sosial sebesar Rp30 juta. Selain itu, ada juga bantuan dari masyarakat untuk membantu dalam upaya menyukseskan karantina mandiri tersebut.

&amp;ldquo;Terus dibantu dan untuk logistik yang disalurkan nominalnya sudah mencapai lebih dari Rp10 juta,&amp;rdquo; ungkapnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Ketua DPR : Kalau Semua Pulang Kampung, Usaha 2 Bulan Ini Sia-Sia

Tumija berharap warga yang sakit bisa segera sembuh serta ancaman virus bisa dihilangkan. Untuk antisipasi, ia mengakui juga ada rencana untuk rappid tes ke masyarakat. &amp;ldquo;Mudah-mudahan semua bisa segera normal seperti sedia kala sehingga keresahan di masyarakat bisa dihilangkan,&amp;rdquo; katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, upaya penelusuran terus dilakukan. Hanya saja, ia belum bisa memberikan rincian karena proses masih berlangsung. &amp;ldquo;Tracing masih berjalan dan hingga sekarang [kemarin] belum ada perkembangan berarti,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>WONOSARI - Sebanyak 30 warga Wonosari melakukan isolasi mandiri. Kepala Desa Wonosari, Wonosari, Gunungkidul, Tumija mengatakan, gak tersebut dilakukan setelah ada tiga kasus pasien positif corona di wilayahnya.

Untuk sementara, saat ini warga dilarang keluar dengan kebutuhan makanan dicukupi dari desa. &amp;ldquo;Mereka melakukan isolasi mandiri. Sedangkan untuk kebutuhan makanan, kami pasok,&amp;rdquo; kata Tumija, Kamis (23/4/2020).

Menurut dia, untuk kebutuhan logistik, Pemerintah Desa (Pemdes) memiliki alokasi dana sosial sebesar Rp30 juta. Selain itu, ada juga bantuan dari masyarakat untuk membantu dalam upaya menyukseskan karantina mandiri tersebut.

&amp;ldquo;Terus dibantu dan untuk logistik yang disalurkan nominalnya sudah mencapai lebih dari Rp10 juta,&amp;rdquo; ungkapnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Ketua DPR : Kalau Semua Pulang Kampung, Usaha 2 Bulan Ini Sia-Sia

Tumija berharap warga yang sakit bisa segera sembuh serta ancaman virus bisa dihilangkan. Untuk antisipasi, ia mengakui juga ada rencana untuk rappid tes ke masyarakat. &amp;ldquo;Mudah-mudahan semua bisa segera normal seperti sedia kala sehingga keresahan di masyarakat bisa dihilangkan,&amp;rdquo; katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, upaya penelusuran terus dilakukan. Hanya saja, ia belum bisa memberikan rincian karena proses masih berlangsung. &amp;ldquo;Tracing masih berjalan dan hingga sekarang [kemarin] belum ada perkembangan berarti,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
