<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Sejumlah RS di Kaltim Kekurangan Masker N95   </title><description>Rumah sakit di Balikpapan saat ini mengalami kekurangan masker medis N95 termasuk RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan .
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/24/340/2204414/sejumlah-rs-di-kaltim-kekurangan-masker-n95</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/24/340/2204414/sejumlah-rs-di-kaltim-kekurangan-masker-n95"/><item><title> Sejumlah RS di Kaltim Kekurangan Masker N95   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/24/340/2204414/sejumlah-rs-di-kaltim-kekurangan-masker-n95</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/24/340/2204414/sejumlah-rs-di-kaltim-kekurangan-masker-n95</guid><pubDate>Jum'at 24 April 2020 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Sarifudin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/24/340/2204414/sejumlah-rs-di-kaltim-kekurangan-masker-n95-T2R9Af8nN1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/24/340/2204414/sejumlah-rs-di-kaltim-kekurangan-masker-n95-T2R9Af8nN1.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>
BALIKPAPAN - Rumah sakit di Balikpapan saat ini mengalami kekurangan masker medis N95 termasuk RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan .

Direktur RSKD Eddy ISkandar mendesak agar gugus tugas covid-19 di pusat mengirimkan masker N95. Pihaknya sudah mengirimkan permintan melalui provinsi ke pusat namun masih dikirim APD.

Diakui pengiriman bantuan pusat sudah keempat kalinya namun masih didominasi APD berupa baju pelindung tidak ada masker medis.

&amp;ldquo;Kita hubungi dengan pusat melalui gugus tugas provinsi untuk mendapatkan masker N95. Jadi beberapa rumah sakit sudah menipis masker N95. Beberapa kali pengirman ini belum didroping ke daerah. Jadi kita mungkin mendesak itu,&amp;rdquo; katanya di saat menirima 64 koli APD baju Hazmat dari Kementerian Kesehatan RI, Jumat (24/4/2020).
&amp;nbsp;
Selain itu, lanjut Eddy yang menjadi kekhawatiran saat ini dengan diberlakukan penutupan bandara, pengiriman sampel swab menjadi persoalan.

&amp;ldquo;Dengan adanya kendala penerbangan terhenti ini akan jadi masalah. Karena pengiriman sampel apakah bisa lancar atau tidak paling tidak kita cepat miliki PCR itu, di salah satu rumah sakit di Kaltim baik di Pertaminam,&quot; ungkapnya.

Apalagi hari ini mulai dilakukan lockdown penerbangan. &amp;ldquo;Jadi kita juga mendesak pusat menyegerakan adanya PCR di masing-masing provinsi,&amp;rdquo; ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan alat regean PCR dijadwalkan akan tiba akhir bulan ini untuk dioperasionalkan di RS Pertamina Balikpapan. dia juga menegaskan bandara masih melayani penerbangan logistic sehingga bisa dikordinasikan.

&amp;ldquo;Bandara itu masih  melayani penerbangan logistic nanti kita coba cek dulu. Karena ini tinggal satu minggu mudah-mudahan pertamina (RSPB) sudah beroperasi artinya PRC sudah aman. Nanti kita cek lagi ya,&amp;rdquo; tukasnya.
</description><content:encoded>
BALIKPAPAN - Rumah sakit di Balikpapan saat ini mengalami kekurangan masker medis N95 termasuk RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan .

Direktur RSKD Eddy ISkandar mendesak agar gugus tugas covid-19 di pusat mengirimkan masker N95. Pihaknya sudah mengirimkan permintan melalui provinsi ke pusat namun masih dikirim APD.

Diakui pengiriman bantuan pusat sudah keempat kalinya namun masih didominasi APD berupa baju pelindung tidak ada masker medis.

&amp;ldquo;Kita hubungi dengan pusat melalui gugus tugas provinsi untuk mendapatkan masker N95. Jadi beberapa rumah sakit sudah menipis masker N95. Beberapa kali pengirman ini belum didroping ke daerah. Jadi kita mungkin mendesak itu,&amp;rdquo; katanya di saat menirima 64 koli APD baju Hazmat dari Kementerian Kesehatan RI, Jumat (24/4/2020).
&amp;nbsp;
Selain itu, lanjut Eddy yang menjadi kekhawatiran saat ini dengan diberlakukan penutupan bandara, pengiriman sampel swab menjadi persoalan.

&amp;ldquo;Dengan adanya kendala penerbangan terhenti ini akan jadi masalah. Karena pengiriman sampel apakah bisa lancar atau tidak paling tidak kita cepat miliki PCR itu, di salah satu rumah sakit di Kaltim baik di Pertaminam,&quot; ungkapnya.

Apalagi hari ini mulai dilakukan lockdown penerbangan. &amp;ldquo;Jadi kita juga mendesak pusat menyegerakan adanya PCR di masing-masing provinsi,&amp;rdquo; ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan alat regean PCR dijadwalkan akan tiba akhir bulan ini untuk dioperasionalkan di RS Pertamina Balikpapan. dia juga menegaskan bandara masih melayani penerbangan logistic sehingga bisa dikordinasikan.

&amp;ldquo;Bandara itu masih  melayani penerbangan logistic nanti kita coba cek dulu. Karena ini tinggal satu minggu mudah-mudahan pertamina (RSPB) sudah beroperasi artinya PRC sudah aman. Nanti kita cek lagi ya,&amp;rdquo; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
