<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Corona, Pendatang Bersuhu Badan Tinggi Dilarang Masuk Merangin</title><description>Pendatang dengan suhu tubuh tinggi dilarang masuk Kabupaten Merangin untuk mencegah persebaran virus corona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/26/340/2204923/cegah-corona-pendatang-bersuhu-badan-tinggi-dilarang-masuk-merangin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/26/340/2204923/cegah-corona-pendatang-bersuhu-badan-tinggi-dilarang-masuk-merangin"/><item><title>Cegah Corona, Pendatang Bersuhu Badan Tinggi Dilarang Masuk Merangin</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/26/340/2204923/cegah-corona-pendatang-bersuhu-badan-tinggi-dilarang-masuk-merangin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/26/340/2204923/cegah-corona-pendatang-bersuhu-badan-tinggi-dilarang-masuk-merangin</guid><pubDate>Minggu 26 April 2020 01:31 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/26/340/2204923/cegah-corona-pendatang-bersuhu-badan-tinggi-dilarang-masuk-merangin-Hzwe7H6ssS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemeriksaan kesehatan pendatang di Kabupaten Merangin, Jambi. (Foto: Nanang Fahrurozi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/26/340/2204923/cegah-corona-pendatang-bersuhu-badan-tinggi-dilarang-masuk-merangin-Hzwe7H6ssS.jpg</image><title>Pemeriksaan kesehatan pendatang di Kabupaten Merangin, Jambi. (Foto: Nanang Fahrurozi/Okezone)</title></images><description>MERANGIN &amp;ndash; Sejumlah posko pencegahan corona virus disease (covid-19) didirikan di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Di antaranya di perbatasan Merangin-Kerinci dan di Kecamatan Masurai.
&quot;Semua Posko Covid-19 beroperasi dan itu yang paling penting. Kita harus lebih waspada covid-19. Jangan ada lagi warga yang pulang kampung, guna memutus mata rantai covid-19,&quot; ujar Bupati Merangin Al Haris ketika melakukan peninjauan, Sabtu 25 April 2020.
Ia menyatakan instruksi Presiden Joko Widodo sudah sangat jelas. Warga tidak ada yang mudik ke kampung halaman dan tetap di tempatnya tinggal. Pasalnya, virus corona ini sangat penting untuk diantisipasi.
Hari mengatakan, jika masih ada warga pulang kampung, mata rantai persebaran covid-19 tidak akan putus. Sebab, warga yang pulang kampung itu belum diketahui secara pasti kondisi kesehatannya.
&quot;Jika warga yang pulang kampung tersebut ada yang positif, tentu akan menjadi sumber penularan covid-19 di desanya. Ini tidak kita inginkan, makanya jangan pulang kampung untuk sementara waktu, di rumah saja dulu,&quot; pintanya.

Saat memantau aktivitas Posko Covid-19 Kecamatan Lembah Masurai, Haris minta kepada petugas jaga jangan ada lagi warga luar yang masuk ke wilayah Kabupaten Merangin.
Apalagi jika pendatang tersebut memiliki suhu badan tinggi, tentu bisa dicurigai positif corona dan sangat rawan menjadi sumber penularan. Dirinya tidak ingin Kabupaten Merangin menjadi daerah zona merah covid-19.
Kepala Puskesmas Masurai Jonaipa Bafendi menambahkan, warga pendatang yang masuk melewati Posko Covid-19 selalu diperiksa suhu badannya. Jika tinggi, diinstruksikan istirahat dulu di posko.
&quot;Kalau sudah 20 menit istirahat, ternyata suhu tubuhnya masih tinggi juga, warga tersebut tidak kami perbolehkan masuk ke wilayah Kabupaten Merangin dan kami suruh balik ke daerah asal,&quot; tegasnya.
Ia mengatakan setiap harinya petugas jaga di Posko Covid-19 Masurai digilir dua orang warga utusan dari setiap desa di Kecamatan Lembah Masurai. Lalu ada juga dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan tenaga medis Puskesmas Masurai.</description><content:encoded>MERANGIN &amp;ndash; Sejumlah posko pencegahan corona virus disease (covid-19) didirikan di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Di antaranya di perbatasan Merangin-Kerinci dan di Kecamatan Masurai.
&quot;Semua Posko Covid-19 beroperasi dan itu yang paling penting. Kita harus lebih waspada covid-19. Jangan ada lagi warga yang pulang kampung, guna memutus mata rantai covid-19,&quot; ujar Bupati Merangin Al Haris ketika melakukan peninjauan, Sabtu 25 April 2020.
Ia menyatakan instruksi Presiden Joko Widodo sudah sangat jelas. Warga tidak ada yang mudik ke kampung halaman dan tetap di tempatnya tinggal. Pasalnya, virus corona ini sangat penting untuk diantisipasi.
Hari mengatakan, jika masih ada warga pulang kampung, mata rantai persebaran covid-19 tidak akan putus. Sebab, warga yang pulang kampung itu belum diketahui secara pasti kondisi kesehatannya.
&quot;Jika warga yang pulang kampung tersebut ada yang positif, tentu akan menjadi sumber penularan covid-19 di desanya. Ini tidak kita inginkan, makanya jangan pulang kampung untuk sementara waktu, di rumah saja dulu,&quot; pintanya.

Saat memantau aktivitas Posko Covid-19 Kecamatan Lembah Masurai, Haris minta kepada petugas jaga jangan ada lagi warga luar yang masuk ke wilayah Kabupaten Merangin.
Apalagi jika pendatang tersebut memiliki suhu badan tinggi, tentu bisa dicurigai positif corona dan sangat rawan menjadi sumber penularan. Dirinya tidak ingin Kabupaten Merangin menjadi daerah zona merah covid-19.
Kepala Puskesmas Masurai Jonaipa Bafendi menambahkan, warga pendatang yang masuk melewati Posko Covid-19 selalu diperiksa suhu badannya. Jika tinggi, diinstruksikan istirahat dulu di posko.
&quot;Kalau sudah 20 menit istirahat, ternyata suhu tubuhnya masih tinggi juga, warga tersebut tidak kami perbolehkan masuk ke wilayah Kabupaten Merangin dan kami suruh balik ke daerah asal,&quot; tegasnya.
Ia mengatakan setiap harinya petugas jaga di Posko Covid-19 Masurai digilir dua orang warga utusan dari setiap desa di Kecamatan Lembah Masurai. Lalu ada juga dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan tenaga medis Puskesmas Masurai.</content:encoded></item></channel></rss>
