<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hujan Deras Akibatkan Banjir di Mandailing Natal, Warga Mengungsi</title><description>Wilayah Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, dilanda banjir setelah diguyur hujan deras.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/26/608/2204940/hujan-deras-akibatkan-banjir-di-mandailing-natal-warga-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/26/608/2204940/hujan-deras-akibatkan-banjir-di-mandailing-natal-warga-mengungsi"/><item><title>Hujan Deras Akibatkan Banjir di Mandailing Natal, Warga Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/26/608/2204940/hujan-deras-akibatkan-banjir-di-mandailing-natal-warga-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/26/608/2204940/hujan-deras-akibatkan-banjir-di-mandailing-natal-warga-mengungsi</guid><pubDate>Minggu 26 April 2020 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Liansah Rangkuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/26/608/2204940/hujan-deras-akibatkan-banjir-di-mandailing-natal-warga-mengungsi-SrFk0rNdC7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi hujan deras. (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/26/608/2204940/hujan-deras-akibatkan-banjir-di-mandailing-natal-warga-mengungsi-SrFk0rNdC7.jpg</image><title>Ilustrasi hujan deras. (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>MADINA &amp;ndash; Sejak Sabtu sore hingga Minggu dini hari tadi hujan lebat mengguyur wilayah Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara. Derasnya hujan mengakibatkan timbulnya banjir bandang. Sebagian warga pun tidak bisa keluar karena terkepung air banjir.
&quot;Kami ketakutan, jadi kami tidak bisa keluar rumah, karena jalan semua di kawasan ini tergenang air,&quot; kata Joki Nasution (37), warga Jalan Abri, Panyabungan, Madina, kepada Okezone, minggu (26/4/2020).
Bahkan, ungkap dia, sebagian warga setempat sudah mengungsi karena ketakutan air makin tinggi. Mereka berharap petugas terkait segera memberi bantuan penyedotan air.
&quot;Seperti tetangga saya sudah mengungsi duluan tadi. Mereka takut air terus naik. Harapan kami BPBD turun tangan meninjau bencana ini,&quot; ucapnya.

Terpisah di Panyabungan Tonga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, air Sungai Aek Mata yang meluap menggenangi rumah-rumah hingga mengakibatkan warga panik dan keluar.
&quot;Iya air yang meluap dari Sungai Aek Mata sangat kencang memasuki rumah kami, jadi kami semua sudah keluar rumah, takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Bahkan tadi sudah terdengar dari masjid suara kumandang azan untuk meminta kepada Sang Pencipta alam semesta bencana banjir ini berhenti,&quot; tambah Bahri Efendi Nasution, warga Panyabungan Tonga.
Berdasarkan pantauan Okezone, banjir bandang yang melanda Panyabungan bahkan merendam beberapa ruko di kawasan Pusat Panyabungan, seperti di Pasar Lama Panyabungan, tinggi air  yang merendam mencapai 40 sampai 50 sentimeter atau sekira setinggi lutut kaki orang dewasa.</description><content:encoded>MADINA &amp;ndash; Sejak Sabtu sore hingga Minggu dini hari tadi hujan lebat mengguyur wilayah Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara. Derasnya hujan mengakibatkan timbulnya banjir bandang. Sebagian warga pun tidak bisa keluar karena terkepung air banjir.
&quot;Kami ketakutan, jadi kami tidak bisa keluar rumah, karena jalan semua di kawasan ini tergenang air,&quot; kata Joki Nasution (37), warga Jalan Abri, Panyabungan, Madina, kepada Okezone, minggu (26/4/2020).
Bahkan, ungkap dia, sebagian warga setempat sudah mengungsi karena ketakutan air makin tinggi. Mereka berharap petugas terkait segera memberi bantuan penyedotan air.
&quot;Seperti tetangga saya sudah mengungsi duluan tadi. Mereka takut air terus naik. Harapan kami BPBD turun tangan meninjau bencana ini,&quot; ucapnya.

Terpisah di Panyabungan Tonga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, air Sungai Aek Mata yang meluap menggenangi rumah-rumah hingga mengakibatkan warga panik dan keluar.
&quot;Iya air yang meluap dari Sungai Aek Mata sangat kencang memasuki rumah kami, jadi kami semua sudah keluar rumah, takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Bahkan tadi sudah terdengar dari masjid suara kumandang azan untuk meminta kepada Sang Pencipta alam semesta bencana banjir ini berhenti,&quot; tambah Bahri Efendi Nasution, warga Panyabungan Tonga.
Berdasarkan pantauan Okezone, banjir bandang yang melanda Panyabungan bahkan merendam beberapa ruko di kawasan Pusat Panyabungan, seperti di Pasar Lama Panyabungan, tinggi air  yang merendam mencapai 40 sampai 50 sentimeter atau sekira setinggi lutut kaki orang dewasa.</content:encoded></item></channel></rss>
