<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dikurung Bersama Pasien COVID-19, Cara Polisi India Hukum Pelanggar Lockdown Jadi Viral </title><description>Cara unik itu jadi viral di media sosial.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/27/18/2205718/dikurung-bersama-pasien-covid-19-cara-polisi-india-hukum-pelanggar-lockdown-jadi-viral</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/27/18/2205718/dikurung-bersama-pasien-covid-19-cara-polisi-india-hukum-pelanggar-lockdown-jadi-viral"/><item><title>Dikurung Bersama Pasien COVID-19, Cara Polisi India Hukum Pelanggar Lockdown Jadi Viral </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/27/18/2205718/dikurung-bersama-pasien-covid-19-cara-polisi-india-hukum-pelanggar-lockdown-jadi-viral</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/27/18/2205718/dikurung-bersama-pasien-covid-19-cara-polisi-india-hukum-pelanggar-lockdown-jadi-viral</guid><pubDate>Senin 27 April 2020 19:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/27/18/2205718/dikurung-bersama-pasien-covid-19-cara-polisi-india-hukum-pelanggar-lockdown-jadi-viral-zq8jhUy2TK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Twitter/Aakriti Sharma.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/27/18/2205718/dikurung-bersama-pasien-covid-19-cara-polisi-india-hukum-pelanggar-lockdown-jadi-viral-zq8jhUy2TK.jpg</image><title>Foto: Twitter/Aakriti Sharma.</title></images><description>NEW DELHI - Polisi di negara-negara bagian di India telah menggunakan berbagai cara untuk menghukum orang-orang yang melanggar kuncian (lockdown) yang diterapkan untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19).&amp;nbsp;
Tindakan yang telah diambil termasuk tindakan ekstrem seperti pemukulan, sit-up untuk membuat mereka menulis sumpah tentang tidak melanggar kuncian. Tetapi ada juga yang menggunakan cara unik: dengan memaparkan mereka pada pasien Covid-19 palsu.
Diwartakan Sputnik, cara yang tidak biasa yang itu digunakan polisi di Negara Bagian Tamil Nadu di India Selatan untuk memberikan rasa takut akan Covid-19 pada para pelanggar kuncian.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Police in Tamil Nadu put violators of lockdown in ambulance with fake COVID-19 patient to teach them a lesson &amp;lt;br&amp;gt;Source: Tamil Nadu Police &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/I5ICOoGFsv&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/I5ICOoGFsv&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Aakriti Sharma (@_aakritisharma) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/_aakritisharma/status/1253664854407249923?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;April 24, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Dalam video yang beredar di media sosial, polisi terlihat menghentikan pelanggar kuncian dan memasukkan mereka ke ambulans bersama seorang pasien di dalam. Ketika melihat seseorang di ambulans, pelanggar mencoba melarikan diri tetapi pasien itu adalah pasien Covid-19 palsu yang digunakan untuk menakut-nakuti orang.</description><content:encoded>NEW DELHI - Polisi di negara-negara bagian di India telah menggunakan berbagai cara untuk menghukum orang-orang yang melanggar kuncian (lockdown) yang diterapkan untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19).&amp;nbsp;
Tindakan yang telah diambil termasuk tindakan ekstrem seperti pemukulan, sit-up untuk membuat mereka menulis sumpah tentang tidak melanggar kuncian. Tetapi ada juga yang menggunakan cara unik: dengan memaparkan mereka pada pasien Covid-19 palsu.
Diwartakan Sputnik, cara yang tidak biasa yang itu digunakan polisi di Negara Bagian Tamil Nadu di India Selatan untuk memberikan rasa takut akan Covid-19 pada para pelanggar kuncian.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Police in Tamil Nadu put violators of lockdown in ambulance with fake COVID-19 patient to teach them a lesson &amp;lt;br&amp;gt;Source: Tamil Nadu Police &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/I5ICOoGFsv&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/I5ICOoGFsv&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Aakriti Sharma (@_aakritisharma) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/_aakritisharma/status/1253664854407249923?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;April 24, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Dalam video yang beredar di media sosial, polisi terlihat menghentikan pelanggar kuncian dan memasukkan mereka ke ambulans bersama seorang pasien di dalam. Ketika melihat seseorang di ambulans, pelanggar mencoba melarikan diri tetapi pasien itu adalah pasien Covid-19 palsu yang digunakan untuk menakut-nakuti orang.</content:encoded></item></channel></rss>
