<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pandemi Corona Lumpuhkan Sektor Pariwisata, Anak Muda Bali Diajak Bertani</title><description>Generasi muda kami harapkan agar tidak gengsi dan malu, ataupun takut untuk bertani.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/27/244/2205617/pandemi-corona-lumpuhkan-sektor-pariwisata-anak-muda-bali-diajak-bertani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/27/244/2205617/pandemi-corona-lumpuhkan-sektor-pariwisata-anak-muda-bali-diajak-bertani"/><item><title>Pandemi Corona Lumpuhkan Sektor Pariwisata, Anak Muda Bali Diajak Bertani</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/27/244/2205617/pandemi-corona-lumpuhkan-sektor-pariwisata-anak-muda-bali-diajak-bertani</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/27/244/2205617/pandemi-corona-lumpuhkan-sektor-pariwisata-anak-muda-bali-diajak-bertani</guid><pubDate>Senin 27 April 2020 16:08 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Balipost.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/27/244/2205617/pandemi-corona-lumpuhkan-sektor-pariwisata-anak-muda-bali-diajak-bertani-gcRlJUmJ65.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/27/244/2205617/pandemi-corona-lumpuhkan-sektor-pariwisata-anak-muda-bali-diajak-bertani-gcRlJUmJ65.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Kementan)</title></images><description>GIANYAR &amp;ndash;  Pandemi virus corona atau covid-19 melumpuhkan sektor pariwisata di Bali. Dalam kondisi tidak menentu seperti saat ini, generasi muda diminta melirik sektor pertanian.

Hal ini diungkakan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Gianyar, Made Raka, Senin (27/4/2020). Made Raka mengajak generasi muda untuk tidak gengsi bertani. Terlebih lagi saat ini banyak generasi muda  terutama yang sebelumnya bekerja di sektor pariwisata sebagian besar dirumahkan.

Diharapkan, kesempatan tersebut dapat digunakan untuk bertani, khususnya bagi yang memiliki lahan yang mencukupi untuk bertani.

&amp;ldquo;Generasi muda kami harapkan agar tidak gengsi dan malu, ataupun takut untuk bertani. Manfaatkan lahan yang ada untuk memulai bertani, walaupun hanya untuk menanam sayur sayuran.  Apalagi saat ini banyak pekerja dirumahkan akibat COVID- 19,&amp;rdquo; jelasnya.

Bila tidak memiliki lahan pertanian seperti sawah, generasi muda dapat memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam cabai atau sayuran yang lainnya. &amp;ldquo;Contohnya bisa menanam cabai di pekarangan rumah, tidak harus memiliki sawah. Cukup di pekarangan rumah saja,&amp;rdquo; imbuhnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Rapat Setelah Sembuh Corona, Menhub: Saya Kangen Sekali

Ditambahkan bahwa saat ini dengan bertani atau berkebun, juga dapat memenuhi kebutuhan dapur. Mengingat jika menanam sayuran mayur atau cabai  di pekarangan rumah dapat dipanenen dan dikonsumsi langsung tanpa harus membeli.

&amp;ldquo;Dengan berkebun ini kan dapat mencukupi kebutuhan, seperti menanam cabai, sayur mayur, atau buah buahan,&amp;rdquo;  tandasnya.</description><content:encoded>GIANYAR &amp;ndash;  Pandemi virus corona atau covid-19 melumpuhkan sektor pariwisata di Bali. Dalam kondisi tidak menentu seperti saat ini, generasi muda diminta melirik sektor pertanian.

Hal ini diungkakan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Gianyar, Made Raka, Senin (27/4/2020). Made Raka mengajak generasi muda untuk tidak gengsi bertani. Terlebih lagi saat ini banyak generasi muda  terutama yang sebelumnya bekerja di sektor pariwisata sebagian besar dirumahkan.

Diharapkan, kesempatan tersebut dapat digunakan untuk bertani, khususnya bagi yang memiliki lahan yang mencukupi untuk bertani.

&amp;ldquo;Generasi muda kami harapkan agar tidak gengsi dan malu, ataupun takut untuk bertani. Manfaatkan lahan yang ada untuk memulai bertani, walaupun hanya untuk menanam sayur sayuran.  Apalagi saat ini banyak pekerja dirumahkan akibat COVID- 19,&amp;rdquo; jelasnya.

Bila tidak memiliki lahan pertanian seperti sawah, generasi muda dapat memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam cabai atau sayuran yang lainnya. &amp;ldquo;Contohnya bisa menanam cabai di pekarangan rumah, tidak harus memiliki sawah. Cukup di pekarangan rumah saja,&amp;rdquo; imbuhnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Rapat Setelah Sembuh Corona, Menhub: Saya Kangen Sekali

Ditambahkan bahwa saat ini dengan bertani atau berkebun, juga dapat memenuhi kebutuhan dapur. Mengingat jika menanam sayuran mayur atau cabai  di pekarangan rumah dapat dipanenen dan dikonsumsi langsung tanpa harus membeli.

&amp;ldquo;Dengan berkebun ini kan dapat mencukupi kebutuhan, seperti menanam cabai, sayur mayur, atau buah buahan,&amp;rdquo;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
