<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lemkapi Sebut Tingginya Kriminalitas saat Pandemi Terkait Merosotnya Perekonomian</title><description>Lemkapi menilai tingginya tindak kejahatan di tengah pandemi corona terkait merosotnya perekonomian masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/27/337/2205315/lemkapi-sebut-tingginya-kriminalitas-saat-pandemi-terkait-merosotnya-perekonomian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/27/337/2205315/lemkapi-sebut-tingginya-kriminalitas-saat-pandemi-terkait-merosotnya-perekonomian"/><item><title>Lemkapi Sebut Tingginya Kriminalitas saat Pandemi Terkait Merosotnya Perekonomian</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/27/337/2205315/lemkapi-sebut-tingginya-kriminalitas-saat-pandemi-terkait-merosotnya-perekonomian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/27/337/2205315/lemkapi-sebut-tingginya-kriminalitas-saat-pandemi-terkait-merosotnya-perekonomian</guid><pubDate>Senin 27 April 2020 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/27/337/2205315/lemkapi-sebut-tingginya-kriminalitas-saat-pandemi-terkait-merosotnya-perekonomian-kMyWdrAhv9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/27/337/2205315/lemkapi-sebut-tingginya-kriminalitas-saat-pandemi-terkait-merosotnya-perekonomian-kMyWdrAhv9.jpg</image><title>Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) menilai tingginya angka kriminalitas di tengah pandemi virus corona atau covid-19 juga terkait merosotnya perekonomian masyarakat.
&quot;Pendapat kami lebih pada faktor ekonomi masyarakat dan ditambah lagi banyaknya napi yang dibebaskan,&quot; kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan kepada Okezone, Minggu 26 April 2020.
Menurut dia, tingginya angka kriminalitas akan semakin membuat beban kerja aparat kepolisian makin berat.
&quot;Ini akan semakin membuat polisi bekerja keras untuk memberi rasa aman kepada masyarakat,&quot; ujar Edi.

Ia menambahkan, pandemi covid-19 memang menghancurkan roda perekonomian warga. Apalagi, adanya kebijakan pembebasan napi melalui program asimilasi corona.
&quot;Kita tahu ekonomi masyarakat semakin sulit saat ini. Banyak yang di-PHK dan tidak bisa cari nafkah. Kami minta masyarakat kini waspada untuk melindungi diri dan keluarganya,&quot; papar Edi.
Oleh karena itu, lanjut dia, warga harus lebih menjaga diri dan tidak mengambil langkah dengan memancing munculnya tindak kriminalitas atau kejahatan.
&quot;Jangan membawa perhiasan berlebihan,&quot; ujar Edi.
Sebelumnya Kemenkumham telah membebaskan 38.822 narapidana, termasuk anak, melalui program asimilasi dan integrasi sebagai upaya mencegah persebaran covid-19 di lapas maupun rutan di Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) menilai tingginya angka kriminalitas di tengah pandemi virus corona atau covid-19 juga terkait merosotnya perekonomian masyarakat.
&quot;Pendapat kami lebih pada faktor ekonomi masyarakat dan ditambah lagi banyaknya napi yang dibebaskan,&quot; kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan kepada Okezone, Minggu 26 April 2020.
Menurut dia, tingginya angka kriminalitas akan semakin membuat beban kerja aparat kepolisian makin berat.
&quot;Ini akan semakin membuat polisi bekerja keras untuk memberi rasa aman kepada masyarakat,&quot; ujar Edi.

Ia menambahkan, pandemi covid-19 memang menghancurkan roda perekonomian warga. Apalagi, adanya kebijakan pembebasan napi melalui program asimilasi corona.
&quot;Kita tahu ekonomi masyarakat semakin sulit saat ini. Banyak yang di-PHK dan tidak bisa cari nafkah. Kami minta masyarakat kini waspada untuk melindungi diri dan keluarganya,&quot; papar Edi.
Oleh karena itu, lanjut dia, warga harus lebih menjaga diri dan tidak mengambil langkah dengan memancing munculnya tindak kriminalitas atau kejahatan.
&quot;Jangan membawa perhiasan berlebihan,&quot; ujar Edi.
Sebelumnya Kemenkumham telah membebaskan 38.822 narapidana, termasuk anak, melalui program asimilasi dan integrasi sebagai upaya mencegah persebaran covid-19 di lapas maupun rutan di Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
