<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyebaran Virus Corona ke Daerah Tambah Beban Fasilitas Kesehatan</title><description>Wiku mengatakan, persebaran virus corona meningkatkan beban berat pada fasilitas kesehatan serta mengganggu aktivitas masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/27/337/2205460/penyebaran-virus-corona-ke-daerah-tambah-beban-fasilitas-kesehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/04/27/337/2205460/penyebaran-virus-corona-ke-daerah-tambah-beban-fasilitas-kesehatan"/><item><title>Penyebaran Virus Corona ke Daerah Tambah Beban Fasilitas Kesehatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/04/27/337/2205460/penyebaran-virus-corona-ke-daerah-tambah-beban-fasilitas-kesehatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/04/27/337/2205460/penyebaran-virus-corona-ke-daerah-tambah-beban-fasilitas-kesehatan</guid><pubDate>Senin 27 April 2020 12:48 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/27/337/2205460/penyebaran-virus-corona-ke-daerah-tambah-beban-fasilitas-kesehatan-QYduL39OBe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. (Ilustrasi/Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/27/337/2205460/penyebaran-virus-corona-ke-daerah-tambah-beban-fasilitas-kesehatan-QYduL39OBe.jpg</image><title>Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. (Ilustrasi/Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pasien positif virus corona (Covid-19) saat ini telah menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia.
Sebagaimana diketahui, jumlah pasien positif corona di Indonesia per 26 April 2020 telah mencapai 8.882 orang.
&quot;Terbesar di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur yang juga dengan meningkatnya persebaran penyakit telah terjadi di seluruh provinsi,&quot; kata Wiku saat telekonferensi di Graha BNPB, Jakarta, Senin (27/4/2020).
Menurutnya, persebaran jumlah pasien positif corona di seluruh provinsi Indonesia itu meningkatkan beban pada fasilitas kesehatan. Hal itu juga menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu.
&quot;Ini dapat meningkatkan beban yang berat pada fasilitas kesehatan. Selain itu, kondisi ini akan mengganggu aktivitas masyarakat,&quot; tuturnya.

Karena itu, kata Wiku, pemerintah membentuk sebuah sistem bernama 'Satu Data' untuk percepatan penanganan virus corona di Indonesia.  Sistem tersebut nantinya menghubungkan antara pemerintah pusat hingga daerah.
&quot;Sesuai dengan arahan presiden mengenai keterbukaan informasi dan data yang diintegrasikan di gugus tugas, sebagai negara kepulauan, maka diperlukan kolaborasi yang kuat baik di tingkat pusat hingga daerah kabupaten/kota sampai dengan RT dan RW,&quot; katanya.
Baca Juga : Pemerintah Luncurkan Sistem Data Terpadu Penanganan Covid-19
Namun, kata dia, dalam penanganan pembentukan sistem itu sendiri dibutuhkan bantuan dari lintas sektor. Dengan begitu penanganan virus corona yang kini telah tersebar bisa diatasi dengan baik.
&quot;Diharapkan dengan informasi yang tersedia, kita dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga diri sendiri, menjaga orang lain, dalam semangat gotong-royong,&quot; tuturnya. (erh)</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pasien positif virus corona (Covid-19) saat ini telah menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia.
Sebagaimana diketahui, jumlah pasien positif corona di Indonesia per 26 April 2020 telah mencapai 8.882 orang.
&quot;Terbesar di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur yang juga dengan meningkatnya persebaran penyakit telah terjadi di seluruh provinsi,&quot; kata Wiku saat telekonferensi di Graha BNPB, Jakarta, Senin (27/4/2020).
Menurutnya, persebaran jumlah pasien positif corona di seluruh provinsi Indonesia itu meningkatkan beban pada fasilitas kesehatan. Hal itu juga menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu.
&quot;Ini dapat meningkatkan beban yang berat pada fasilitas kesehatan. Selain itu, kondisi ini akan mengganggu aktivitas masyarakat,&quot; tuturnya.

Karena itu, kata Wiku, pemerintah membentuk sebuah sistem bernama 'Satu Data' untuk percepatan penanganan virus corona di Indonesia.  Sistem tersebut nantinya menghubungkan antara pemerintah pusat hingga daerah.
&quot;Sesuai dengan arahan presiden mengenai keterbukaan informasi dan data yang diintegrasikan di gugus tugas, sebagai negara kepulauan, maka diperlukan kolaborasi yang kuat baik di tingkat pusat hingga daerah kabupaten/kota sampai dengan RT dan RW,&quot; katanya.
Baca Juga : Pemerintah Luncurkan Sistem Data Terpadu Penanganan Covid-19
Namun, kata dia, dalam penanganan pembentukan sistem itu sendiri dibutuhkan bantuan dari lintas sektor. Dengan begitu penanganan virus corona yang kini telah tersebar bisa diatasi dengan baik.
&quot;Diharapkan dengan informasi yang tersedia, kita dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga diri sendiri, menjaga orang lain, dalam semangat gotong-royong,&quot; tuturnya. (erh)</content:encoded></item></channel></rss>
