<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Tenaga Kesehatan di Pontianak Positif Covid-19, Masyarakat di Rumah Saja!</title><description>Dengan adanya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada tenaga kesehatan, sudah seharusnya menjadi peringatan bagi semua pihak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/01/340/2207798/3-tenaga-kesehatan-di-pontianak-positif-covid-19-masyarakat-di-rumah-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/01/340/2207798/3-tenaga-kesehatan-di-pontianak-positif-covid-19-masyarakat-di-rumah-saja"/><item><title>3 Tenaga Kesehatan di Pontianak Positif Covid-19, Masyarakat di Rumah Saja!</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/01/340/2207798/3-tenaga-kesehatan-di-pontianak-positif-covid-19-masyarakat-di-rumah-saja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/01/340/2207798/3-tenaga-kesehatan-di-pontianak-positif-covid-19-masyarakat-di-rumah-saja</guid><pubDate>Jum'at 01 Mei 2020 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/01/340/2207798/3-tenaga-kesehatan-di-pontianak-positif-covid-19-masyarakat-di-rumah-saja-zrQ4ffOAS5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/01/340/2207798/3-tenaga-kesehatan-di-pontianak-positif-covid-19-masyarakat-di-rumah-saja-zrQ4ffOAS5.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>PONTIANAK - Data terbaru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat mengalami penambahan sebanyak tiga orang. Ketiganya masuk dalam kategori tenaga kesehatan.

&quot;Dengan demikian, saat ini jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 33 orang,&quot; ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu sesaat setelah melakukan screening rapid test di mawasan Pasar Tengah, Jumat (1/5/2020).

Dengan adanya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada tenaga kesehatan, menurut Sidiq, sudah seharusnya menjadi peringatan bagi semua pihak. Tenaga kesehatan sebagai garda pengawal paling terakhir saja, saat ini sudah mulai terkena Covid-19.

&quot;Maka kita harapkan masyarakat sebagai garda terdepan, harus lebih ketat dalam menjaga kesehatan,&quot; harapnya.

Upaya menjaga kesehatan masyarakat, kata Sidiq, bisa dilakukan dengan personal distancing, jaga jarak, hindari kerumunan, kurangi aktivitas di luar, menggunakan masker, dan sering-sering mencuci tangan dengan sabun.

&quot;Jadi, bilamana masyarakat sebagai garda terdepan dalam memberantas Covid-19 sukses, maka tidak akan menyerang garda paling belakang yakni tenaga kesehatan,&quot; katanya.

Ia berpandangan, kondisi semakin mengkhawatirkan jika tenaga kerja kesehatan yang menjadi korban Covid-19 terus bertambah. Karena, dengan jumlah tenaga kesehatan yang terbatas tentu akan mengurangi sumberdaya kesehatan yang ada.

&quot;Jika ada satu tenaga kesehatan yang terkena tentu yang lain akan terpapar. Ya, akibatnya tentu memerlukan masa pemulihan,&quot; ujar dia.

Saat ini, sambung Sidiq, pihaknya secara intensif sedang melakukan tracking terhadap orang orang yang pernah berkontak dengan pasien terkonfirmasi Covid-19 dalam waktu satu bulan terakhir. Bahkan, orang yang terakhir ketemu dengan pasien tersebut juga ditelusuri.

&quot;Masyarakat juga kita harapkan secara sadar melaporkan diri bilamana ada kontak dengan PDP maupun terkonfirmasi positif Covid-19,&quot; imbaunya.

</description><content:encoded>PONTIANAK - Data terbaru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat mengalami penambahan sebanyak tiga orang. Ketiganya masuk dalam kategori tenaga kesehatan.

&quot;Dengan demikian, saat ini jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 33 orang,&quot; ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu sesaat setelah melakukan screening rapid test di mawasan Pasar Tengah, Jumat (1/5/2020).

Dengan adanya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada tenaga kesehatan, menurut Sidiq, sudah seharusnya menjadi peringatan bagi semua pihak. Tenaga kesehatan sebagai garda pengawal paling terakhir saja, saat ini sudah mulai terkena Covid-19.

&quot;Maka kita harapkan masyarakat sebagai garda terdepan, harus lebih ketat dalam menjaga kesehatan,&quot; harapnya.

Upaya menjaga kesehatan masyarakat, kata Sidiq, bisa dilakukan dengan personal distancing, jaga jarak, hindari kerumunan, kurangi aktivitas di luar, menggunakan masker, dan sering-sering mencuci tangan dengan sabun.

&quot;Jadi, bilamana masyarakat sebagai garda terdepan dalam memberantas Covid-19 sukses, maka tidak akan menyerang garda paling belakang yakni tenaga kesehatan,&quot; katanya.

Ia berpandangan, kondisi semakin mengkhawatirkan jika tenaga kerja kesehatan yang menjadi korban Covid-19 terus bertambah. Karena, dengan jumlah tenaga kesehatan yang terbatas tentu akan mengurangi sumberdaya kesehatan yang ada.

&quot;Jika ada satu tenaga kesehatan yang terkena tentu yang lain akan terpapar. Ya, akibatnya tentu memerlukan masa pemulihan,&quot; ujar dia.

Saat ini, sambung Sidiq, pihaknya secara intensif sedang melakukan tracking terhadap orang orang yang pernah berkontak dengan pasien terkonfirmasi Covid-19 dalam waktu satu bulan terakhir. Bahkan, orang yang terakhir ketemu dengan pasien tersebut juga ditelusuri.

&quot;Masyarakat juga kita harapkan secara sadar melaporkan diri bilamana ada kontak dengan PDP maupun terkonfirmasi positif Covid-19,&quot; imbaunya.

</content:encoded></item></channel></rss>
