<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Besaran Zakat Fitrah dan Kapan Waktu yang Tepat untuk Membayarnya</title><description>Pembayaran zakat fitrah bisa dilakukan sejak awal Ramadhan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/02/338/2208017/besaran-zakat-fitrah-dan-kapan-waktu-yang-tepat-untuk-membayarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/02/338/2208017/besaran-zakat-fitrah-dan-kapan-waktu-yang-tepat-untuk-membayarnya"/><item><title>Besaran Zakat Fitrah dan Kapan Waktu yang Tepat untuk Membayarnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/02/338/2208017/besaran-zakat-fitrah-dan-kapan-waktu-yang-tepat-untuk-membayarnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/02/338/2208017/besaran-zakat-fitrah-dan-kapan-waktu-yang-tepat-untuk-membayarnya</guid><pubDate>Sabtu 02 Mei 2020 06:44 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/02/338/2208017/besaran-zakat-fitrah-dan-kapan-waktu-yang-tepat-untuk-membayarnya-tIIgoPBix4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/02/338/2208017/besaran-zakat-fitrah-dan-kapan-waktu-yang-tepat-untuk-membayarnya-tIIgoPBix4.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah sudah berjalan lebih dari satu pekan. Di bulan ini sebagai umat Islam baik laki-laki maupun perempuan diwajibkan membayar zakat fitrah.

Zakat fitrah adalah zakat bagi masyarakat yang mampu. Namun tahukah kamu, berapa besaran zakat yang harus dibayarkan dan kapan waktu untuk pembayarannya.

Mantan Sekretaris Umum MUI DKI Jakarta Zulfa Mustofa menjelaskan, zakat fitrah ditentukan dari makanan pokok sehari-hari. Dalam hal ini masyarakat Indonesia adalah beras dengan besaran 2,5 sampai 3,5 kilogram.

&quot;Pertama yang dipakai patokan adalah makanan sehari-hari yang dia makan. Tentunya beras orang menengah atas berbeda dengan menengah ke bawah,&quot; kata Zulfa kepada Okezone, Sabtu (2/5/2020).

Zulfa menuturkan, setiap masyarakat harus mengetahui apa makan pokok yang biasanya dikonsumsi untuk mengukur besaran zakat yang akan diberikan. Artinya tidak menyamakan dengan patokan orang lain atau biasanya yang ada di masjid, dan musala yang menggunakan patokan umum.

Bahkan, kata dia, lebih bagus jika masyarakat membayar zakat lebih dari makanan pokok yang biasa dikonsumsi.

&quot;Dalam agama bagusnya orang itu (bayar zakat) memang lebih dari standar kewajiban. Misal dia beli beras 10 ribu per kilogram maka dia beli harga di atasnya. Akan lebih bagus jika dia memiliki kelebihan harta ditambahi dengan sedekah di mana si penerima itu bisa ditambah lauk pauk atau uang, walaupun ini bukan kewajiban hanya anjuran. Itu malah bagus,&quot; tuturnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNC8yMy8xLzEyMTI2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Untuk pembayaran zakat fitrah, kata Zulfa, bisa dilakukan sejak awal Ramadhan. Namun dalam aturan agama ada aturan wajib membayar zakat fitrah yakni saat malam takbiran Idul Fitri.

&quot;Tapi dalam fiqih orang boleh menyegerakan zakat sebelum waktu wajib, artinya dia sudah masuk waktu yang diperbolehkan zakat fitrah sebelum waktu wajib,&quot; ujarnya.

Lebih jauh Zulfa mengatakan, batas akhir pembayaran zakat fitrah adalah saat khotib naik ke atas mimbar untuk melakukan khotbah saat salat Idul Fitri.

Baca Juga : MUI Tetapkan Besaran Zakat Fitrah di Bekasi Rp40.600 Per Orang

&quot;Kira-kira antara jam 7 pagi. Orang habis subuh masih bisa bayar zakat fitrah kecuali ketika dia mau memberi zakat fitrah kepada seseorang, orangnya enggak ada, itu boleh diundur sampai orang itu datang,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah sudah berjalan lebih dari satu pekan. Di bulan ini sebagai umat Islam baik laki-laki maupun perempuan diwajibkan membayar zakat fitrah.

Zakat fitrah adalah zakat bagi masyarakat yang mampu. Namun tahukah kamu, berapa besaran zakat yang harus dibayarkan dan kapan waktu untuk pembayarannya.

Mantan Sekretaris Umum MUI DKI Jakarta Zulfa Mustofa menjelaskan, zakat fitrah ditentukan dari makanan pokok sehari-hari. Dalam hal ini masyarakat Indonesia adalah beras dengan besaran 2,5 sampai 3,5 kilogram.

&quot;Pertama yang dipakai patokan adalah makanan sehari-hari yang dia makan. Tentunya beras orang menengah atas berbeda dengan menengah ke bawah,&quot; kata Zulfa kepada Okezone, Sabtu (2/5/2020).

Zulfa menuturkan, setiap masyarakat harus mengetahui apa makan pokok yang biasanya dikonsumsi untuk mengukur besaran zakat yang akan diberikan. Artinya tidak menyamakan dengan patokan orang lain atau biasanya yang ada di masjid, dan musala yang menggunakan patokan umum.

Bahkan, kata dia, lebih bagus jika masyarakat membayar zakat lebih dari makanan pokok yang biasa dikonsumsi.

&quot;Dalam agama bagusnya orang itu (bayar zakat) memang lebih dari standar kewajiban. Misal dia beli beras 10 ribu per kilogram maka dia beli harga di atasnya. Akan lebih bagus jika dia memiliki kelebihan harta ditambahi dengan sedekah di mana si penerima itu bisa ditambah lauk pauk atau uang, walaupun ini bukan kewajiban hanya anjuran. Itu malah bagus,&quot; tuturnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNC8yMy8xLzEyMTI2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Untuk pembayaran zakat fitrah, kata Zulfa, bisa dilakukan sejak awal Ramadhan. Namun dalam aturan agama ada aturan wajib membayar zakat fitrah yakni saat malam takbiran Idul Fitri.

&quot;Tapi dalam fiqih orang boleh menyegerakan zakat sebelum waktu wajib, artinya dia sudah masuk waktu yang diperbolehkan zakat fitrah sebelum waktu wajib,&quot; ujarnya.

Lebih jauh Zulfa mengatakan, batas akhir pembayaran zakat fitrah adalah saat khotib naik ke atas mimbar untuk melakukan khotbah saat salat Idul Fitri.

Baca Juga : MUI Tetapkan Besaran Zakat Fitrah di Bekasi Rp40.600 Per Orang

&quot;Kira-kira antara jam 7 pagi. Orang habis subuh masih bisa bayar zakat fitrah kecuali ketika dia mau memberi zakat fitrah kepada seseorang, orangnya enggak ada, itu boleh diundur sampai orang itu datang,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
