<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 37 Makam di TPU Cikutra Terdampak Longsor Beberapa Jadi Tak Beridentitas   </title><description>Ada 37 jenazah dari makam yang terdampak bencana longsor, di TPU Cikutra, Kelurahan Neglasari,</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/02/525/2208264/37-makam-di-tpu-cikutra-terdampak-longsor-beberapa-jadi-tak-beridentitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/02/525/2208264/37-makam-di-tpu-cikutra-terdampak-longsor-beberapa-jadi-tak-beridentitas"/><item><title> 37 Makam di TPU Cikutra Terdampak Longsor Beberapa Jadi Tak Beridentitas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/02/525/2208264/37-makam-di-tpu-cikutra-terdampak-longsor-beberapa-jadi-tak-beridentitas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/02/525/2208264/37-makam-di-tpu-cikutra-terdampak-longsor-beberapa-jadi-tak-beridentitas</guid><pubDate>Sabtu 02 Mei 2020 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/02/525/2208264/37-makam-di-tpu-cikutra-terdampak-longsor-beberapa-jadi-tak-beridentitas-osdncFv5KI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas saat mengangkat jasad yang hanyut (foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/02/525/2208264/37-makam-di-tpu-cikutra-terdampak-longsor-beberapa-jadi-tak-beridentitas-osdncFv5KI.jpg</image><title>Petugas saat mengangkat jasad yang hanyut (foto: ist)</title></images><description>
BANDUNG - Hasil dari pendataan yang dilakukan petugas UTP wilayah 3  Dinas Penataan Ruang Kota Bandung, bersama aparat kewilayahan, diketahui, ada 37 jenazah dari makam yang terdampak bencana longsor, di TPU Cikutra, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunyi Kaler, Kota Bandung.

&quot;Total 37, dengan rincian yang tertimbun, yang tergerus dan terancam hanyut dan tertimbun longsor,&quot; kata Camat Cibeunying Kaler, Suardi, saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (2/5/2020).

Suardi mengatakan, dari total 37, satu diantaranya yang sempat terbawa hanyut aliran sungai anak Cidurian. Suardi mengatakan, beberapa jenazah tidak beridentitas. Pasalnya saat kejadian, papannya namanya pun berserakan.
&amp;nbsp;
Beberapa jenazah yang ditemukan, lanjut Suardi, kondisinya ada yang tinggal kerangka tulang belulang, dan ada yang masih dapat keadaan utuh berdaging.

&quot;Kita sudah makamkan kembali seluruhnya. Tadi juga ada dari beberapa keluarga yah datang yah,&quot; kata dia.

Sementara itu, disinggung soal penyebab longsor, Suardi, mengatakan longsor disebabkan karena hujan deras yang terjadi sejak Jumat malam, (1/5/2020), yang juga memicu runtuhnya dinding kirmir, yang berada di kawasan makam sudah dalam keadaan rapuh.
</description><content:encoded>
BANDUNG - Hasil dari pendataan yang dilakukan petugas UTP wilayah 3  Dinas Penataan Ruang Kota Bandung, bersama aparat kewilayahan, diketahui, ada 37 jenazah dari makam yang terdampak bencana longsor, di TPU Cikutra, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunyi Kaler, Kota Bandung.

&quot;Total 37, dengan rincian yang tertimbun, yang tergerus dan terancam hanyut dan tertimbun longsor,&quot; kata Camat Cibeunying Kaler, Suardi, saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (2/5/2020).

Suardi mengatakan, dari total 37, satu diantaranya yang sempat terbawa hanyut aliran sungai anak Cidurian. Suardi mengatakan, beberapa jenazah tidak beridentitas. Pasalnya saat kejadian, papannya namanya pun berserakan.
&amp;nbsp;
Beberapa jenazah yang ditemukan, lanjut Suardi, kondisinya ada yang tinggal kerangka tulang belulang, dan ada yang masih dapat keadaan utuh berdaging.

&quot;Kita sudah makamkan kembali seluruhnya. Tadi juga ada dari beberapa keluarga yah datang yah,&quot; kata dia.

Sementara itu, disinggung soal penyebab longsor, Suardi, mengatakan longsor disebabkan karena hujan deras yang terjadi sejak Jumat malam, (1/5/2020), yang juga memicu runtuhnya dinding kirmir, yang berada di kawasan makam sudah dalam keadaan rapuh.
</content:encoded></item></channel></rss>
