<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan WNI Kru Kapal Pesiar AIDA Cruise Dipulangkan ke Indonesia</title><description>Para kru dijadwalkan tiba di Bandara Soetta hari ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/03/18/2208418/ratusan-wni-kru-kapal-pesiar-aida-cruise-dipulangkan-ke-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/03/18/2208418/ratusan-wni-kru-kapal-pesiar-aida-cruise-dipulangkan-ke-indonesia"/><item><title>Ratusan WNI Kru Kapal Pesiar AIDA Cruise Dipulangkan ke Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/03/18/2208418/ratusan-wni-kru-kapal-pesiar-aida-cruise-dipulangkan-ke-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/03/18/2208418/ratusan-wni-kru-kapal-pesiar-aida-cruise-dipulangkan-ke-indonesia</guid><pubDate>Minggu 03 Mei 2020 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/03/18/2208418/ratusan-wni-kru-kapal-pesiar-aida-cruise-dipulangkan-ke-indonesia-e1pzzrROlt.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dok. KBRI Berlin. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/03/18/2208418/ratusan-wni-kru-kapal-pesiar-aida-cruise-dipulangkan-ke-indonesia-e1pzzrROlt.jpeg</image><title>Foto: Dok. KBRI Berlin. </title></images><description>BERLIN &amp;ndash; Sebanyak 239 warga negara Indonesia (WNI) kru dari kapal-kapal perusahaan AIDA Cruise diterbangkan pulang ke Indonesia dari Bandara Frankfurt pada 2 Mei dengan pesawat sewaan. Sebelumnya, para kru diberangkatkan dari Canary Island di hari yang sama.
Vice President urusan Komunikasi AIDA, Hansj&amp;ouml;rg Kunze dalam keterangannya mengatakan bahwa perusahaan itu memang telah menghentikan seluruh operasi pelayarannya sejak 13 Maret lalu. Sejak itu sebagian besar dari 14 kapal yang dioperasikan bersandar di Canary Island dan Tenerife.
&amp;ldquo;Setelah keputusan untuk menghentikan operasi, kami segera berupaya memulangkan para penumpang ke negara mereka masing-masing. Kemudian dilanjutkan dengan memulangkan dan mengamankan para kru dan pegawai kami ke negara asalnya. Kami sangat bersyukur respon dan koordinasi cepat dengan berbagai pihak sangat baik, termasuk tanggapan dan fasilitasi yang diberikan KBRI Berlin,&amp;rdquo; jelas Hansj&amp;ouml;rg sebagaimana dikutip KBRI Berlin dalam keterangan pers yang diterima media Minggu (3/5/2020).
Pihak AIDA melakukan koordinasi dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Robert Koch Institute (RKI) untuk memantau standar kesehatan para kru. AIDA juga memastikan bahwa para awak kapal yang dipulangkan tidak terpapar COVID-19 dan telah melalui tes sesuai dengan standar protokol kesehatan yang berlaku di negara penerima.
Duta Besar RI di Berlin, Arif Havas Oegroseno mengatakan pihak sangat kooperatif dengan KBRI Berlin dan memperhatikan standar kesehatan bagi para awaknya.
&amp;ldquo;Melalui koordinasi kita dengan pihak AIDA, kita secara tegas mensyaratkan bahwa para ABK yang dipulangkan masing-masing harus telah memiliki sertifikat kesehatan bebas COVID-19, yang dikeluarkan oleh instansi berwenang&amp;rdquo;, tutur Dubes Oegroseno.
Dubes Orgoseno menambahkan bahwa sebelum repatriasi ABK kapal AIDA, KBRI Berlin telah dilakukan repatriasi 56 ABK Kapal Mein Schiff 4. Pemulangan dilakukan pada tanggal 16 April 2020 dengan pesawat komersil, melalui koordinasi KBRI Berlin, KJRI Hamburg dan KJRI Frankfurt. Dalam waktu dekat, ada beberapa ABK dari Kapal lain yang rencananya juga akan dipulangkan.


Pesawat sewaan Condor, DE 8536 yang mengangkut ABK WNI, diberangkatkan  dari bandara Frankfurt pukul 15.45 waktu setempat. Direncanakan pesawat  akan tiba di Bandara Seokarno Hatta, pada Minggu, 3 Mei 2020. Dari  cengkareng mereka akan langsung dipulangkan ke daerah masing-masing  dengan trasnportasi bus.
Untuk ABK yang berdomisili di Sulawesi,  rencananya akan diinapkan di hotel terlebih dahulu hingga penerbangan  dalam negeri tersedia kembali. Seluruh biaya pemulangan para kru  termasuk untuk pengaturan transportasi dan akomodasi di Indonesia  ditanggung oleh pihak AIDA.
Sedikitnya terdapat sekitar 1000 WNI yang bekerja di perusahaan AIDA.  Sebagian besar bekerja sebagai awak kapal dan beberapa orang sebagai  staf kantor yang berpusat di Rostock dan Hamburg, Jerman.
Kunze menyebutkan bahwa para kru yang dipulangkan ke negaranya telah  dipenuhi hak gajinya. Sebagian ada yang memang telah habis masa  kontraknya. Sementara bagi mereka yang masa kontraknya baru akan habis  dalam beberapa bulan ke depan, pihak perusahaan akan memberikan gaji  untuk 60 hari ke depan, yang akan dibayarkan setelah mereka tiba di  negaranya.
AIDA merupakan perusahaan Kapal Pesiar dengan total pegawai sekitar  15.000, dan 13.500 di antaranya adalah para awak kapal. Kapal-kapal AIDA  beroperasi di wilayah Mediterrania, sekitar Canary Islands, di sebelah  utara Laut Baltic, Karibia, America Utara, Dubai and Asia. Sejak 2004  perusahaan ini dalam Costa Group. Selain itu perusahaan ini juga anggota  dari Carnival Corporation &amp;amp; plc yang merupakan salah satu  organisasi jasa perjalanan liburan terbesar di dunia.</description><content:encoded>BERLIN &amp;ndash; Sebanyak 239 warga negara Indonesia (WNI) kru dari kapal-kapal perusahaan AIDA Cruise diterbangkan pulang ke Indonesia dari Bandara Frankfurt pada 2 Mei dengan pesawat sewaan. Sebelumnya, para kru diberangkatkan dari Canary Island di hari yang sama.
Vice President urusan Komunikasi AIDA, Hansj&amp;ouml;rg Kunze dalam keterangannya mengatakan bahwa perusahaan itu memang telah menghentikan seluruh operasi pelayarannya sejak 13 Maret lalu. Sejak itu sebagian besar dari 14 kapal yang dioperasikan bersandar di Canary Island dan Tenerife.
&amp;ldquo;Setelah keputusan untuk menghentikan operasi, kami segera berupaya memulangkan para penumpang ke negara mereka masing-masing. Kemudian dilanjutkan dengan memulangkan dan mengamankan para kru dan pegawai kami ke negara asalnya. Kami sangat bersyukur respon dan koordinasi cepat dengan berbagai pihak sangat baik, termasuk tanggapan dan fasilitasi yang diberikan KBRI Berlin,&amp;rdquo; jelas Hansj&amp;ouml;rg sebagaimana dikutip KBRI Berlin dalam keterangan pers yang diterima media Minggu (3/5/2020).
Pihak AIDA melakukan koordinasi dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Robert Koch Institute (RKI) untuk memantau standar kesehatan para kru. AIDA juga memastikan bahwa para awak kapal yang dipulangkan tidak terpapar COVID-19 dan telah melalui tes sesuai dengan standar protokol kesehatan yang berlaku di negara penerima.
Duta Besar RI di Berlin, Arif Havas Oegroseno mengatakan pihak sangat kooperatif dengan KBRI Berlin dan memperhatikan standar kesehatan bagi para awaknya.
&amp;ldquo;Melalui koordinasi kita dengan pihak AIDA, kita secara tegas mensyaratkan bahwa para ABK yang dipulangkan masing-masing harus telah memiliki sertifikat kesehatan bebas COVID-19, yang dikeluarkan oleh instansi berwenang&amp;rdquo;, tutur Dubes Oegroseno.
Dubes Orgoseno menambahkan bahwa sebelum repatriasi ABK kapal AIDA, KBRI Berlin telah dilakukan repatriasi 56 ABK Kapal Mein Schiff 4. Pemulangan dilakukan pada tanggal 16 April 2020 dengan pesawat komersil, melalui koordinasi KBRI Berlin, KJRI Hamburg dan KJRI Frankfurt. Dalam waktu dekat, ada beberapa ABK dari Kapal lain yang rencananya juga akan dipulangkan.


Pesawat sewaan Condor, DE 8536 yang mengangkut ABK WNI, diberangkatkan  dari bandara Frankfurt pukul 15.45 waktu setempat. Direncanakan pesawat  akan tiba di Bandara Seokarno Hatta, pada Minggu, 3 Mei 2020. Dari  cengkareng mereka akan langsung dipulangkan ke daerah masing-masing  dengan trasnportasi bus.
Untuk ABK yang berdomisili di Sulawesi,  rencananya akan diinapkan di hotel terlebih dahulu hingga penerbangan  dalam negeri tersedia kembali. Seluruh biaya pemulangan para kru  termasuk untuk pengaturan transportasi dan akomodasi di Indonesia  ditanggung oleh pihak AIDA.
Sedikitnya terdapat sekitar 1000 WNI yang bekerja di perusahaan AIDA.  Sebagian besar bekerja sebagai awak kapal dan beberapa orang sebagai  staf kantor yang berpusat di Rostock dan Hamburg, Jerman.
Kunze menyebutkan bahwa para kru yang dipulangkan ke negaranya telah  dipenuhi hak gajinya. Sebagian ada yang memang telah habis masa  kontraknya. Sementara bagi mereka yang masa kontraknya baru akan habis  dalam beberapa bulan ke depan, pihak perusahaan akan memberikan gaji  untuk 60 hari ke depan, yang akan dibayarkan setelah mereka tiba di  negaranya.
AIDA merupakan perusahaan Kapal Pesiar dengan total pegawai sekitar  15.000, dan 13.500 di antaranya adalah para awak kapal. Kapal-kapal AIDA  beroperasi di wilayah Mediterrania, sekitar Canary Islands, di sebelah  utara Laut Baltic, Karibia, America Utara, Dubai and Asia. Sejak 2004  perusahaan ini dalam Costa Group. Selain itu perusahaan ini juga anggota  dari Carnival Corporation &amp;amp; plc yang merupakan salah satu  organisasi jasa perjalanan liburan terbesar di dunia.</content:encoded></item></channel></rss>
